Bitcoin(BTC)$66,520.00-1.69%
Ethereum(ETH)$1,944.97-1.12%
Tether(USDT)$1.00-0.01%
BNB(BNB)$610.71-0.60%
XRP(XRP)$1.36-1.29%
USDC(USDC)$1.000.00%
Solana(SOL)$78.65-1.96%
TRON(TRX)$0.2793820.32%
Figure Heloc(FIGR_HELOC)$1.04-0.40%Dogecoin(DOGE)$0.0925031.06%
Saham Amazon (AMZN) tertekan usai laporan Q4 2025 dan lonjakan capex 2026 ke US$200 miliar. Apakah ini sinyal bahaya atau peluang emas menuju US$300? Simak analisis lengkapnya.
Berita Terbaru
Setelah pertarungan hukum panjang, Grayscale konversi dana kripto menjadi ETF. Apa arti keputusan SEC ini bagi investor, pasar, dan masa depan regulasi kripto?
Jaksa Agung New York Letitia James memperingatkan Kongres bahwa RUU stablecoin saat ini belum cukup kuat lindungi investor. Ia desak penerbit stablecoin diatur layaknya bank dan wajib punya asuransi FDIC.
Persaingan semakin memanas karena semakin banyak bursa yang beroperasi di Eropa, di mana MiCA memberikan “aturan main” yang baru.
Meskipun harga Bitcoin baru-baru ini goyah dan awal kuartal ketiga – yang secara historis merupakan kuartal terlemah – sentimen pasar kripto tetap kuat.
Ketua The Fed Jerome Powell mengungkap tarif dagang Trump berisiko besar bagi inflasi dan pertumbuhan. Pasar saham langsung terpukul. Baca ulasan mendalamnya sekarang.
Dengan langkah agresif Morgan Stanley dan Schwab, kripto makin mainstream. Bitcoin naik ke $97K, menandai transformasi besar dalam strategi investasi keuangan tradisional.
Walmart tetap percaya diri dengan strategi harga rendah dan mempertahankan proyeksi tahunannya, meski ada tekanan dari tarif impor AS dan perilaku belanja yang fluktuatif.
Walmart mencatat lonjakan penjualan 4,5% sementara Target anjlok 3,8%. Efisiensi harga, komposisi produk, dan dampak tarif jadi faktor pembeda utama.
Web3 masih eksklusif dan sulit dijangkau. Namun proyek seperti Celo, Valora, dan Jambo mulai menjawab tantangan nyata di pasar berkembang. Mungkinkah inilah awal momen Apple-nya?
























