Bitcoin(BTC)$61,660.00-2.25%
Ethereum(ETH)$1,638.17-3.07%
Tether(USDT)$1.00-0.02%
BNB(BNB)$592.89-1.44%
USDC(USDC)$1.000.02%
XRP(XRP)$1.14-2.55%
Solana(SOL)$64.97-2.61%
TRON(TRX)$0.322619-1.21%
Figure Heloc(FIGR_HELOC)$1.030.54%Dogecoin(DOGE)$0.084795-1.72%
Pasar saham Amerika memasuki perdagangan hari ini dengan sentimen yang kembali membaik setelah aksi jual pada saham-saham AI pekan lalu. Wall Street berhasil rebound didorong penguatan sektor teknologi dan semikonduktor, sementara investor mulai mengalihkan perhatian…
Berita Terbaru
Saham Intel Melonjak: Catat Kenaikan Lima Hari Tertinggi Sepanjang Sejarah di Tengah Rumor Perpecahan Perusahaan
Saham Intel melonjak 16% pada hari Selasa karena laporan bahwa Broadcom dan TSMC sedang menjajaki kesepakatan potensial dengan Intel yang dapat memecah perusahaan menjadi dua bagian.
Kemitraan dengan Nvidia memberikan dorongan besar bagi Micron. Permintaan yang tinggi terhadap chip HBM telah mendorong pertumbuhan bisnis dan meningkatkan kepercayaan investor, yang tercermin dalam kenaikan harga saham.
Penurunan ini mencapai puncaknya pada 10 Maret, dengan penurunan harian sebesar 17%, yang terjadi seiring dengan aksi jual yang lebih luas di pasar saham teknologi.
Saham Supermicro melonjak hari ini. Equity Research menerbitkan kembali target harga satu tahun sebesar $60 per saham, yang menyiratkan kenaikan lebih dari 60%, dan Supermicro dapat memperoleh keuntungan dari prosesor GB300 Nvidia.
Tesla mengalami penurunan harga saham akibat dua faktor utama: penyelidikan pemerintah terhadap fitur Smart Summon yang berpotensi berbahaya, dan penurunan peringkat saham oleh Bank of America.
Saham Trump Media (DJT) melonjak hingga 25% usai kemenangan Donald Trump. Namun, dengan fundamental yang lemah dan volatilitas tinggi, apakah lonjakan ini akan bertahan lama?
Menurut Analis dari Barclays, perusahaan yang menawarkan layanan AI seperti Salesforce dan ServiceNow diuntungkan dari perkembangan teknologi AI yang semakin pesat. Kini, kedua saham masing-masing naik sebesar 2.6% dan 2.3%.
Saylor membayangkan Bitcoin sebagai aset transformatif dengan potensi kapitalisasi pasar sebesar $200 triliun, dan menganjurkan agar Bitcoin dimasukkan ke dalam cadangan strategis AS untuk mendukung industri kripto.
SBI VC Trade jadi perusahaan pertama di Jepang yang mendapat lisensi stablecoin, membuka jalan bagi adopsi USDC dan pembayaran digital yang aman serta sesuai regulasi.




















