Integrasi antara aset digital dan sistem keuangan tradisional kembali memasuki babak baru. Standard Chartered bersama Circle resmi menghadirkan layanan yang memungkinkan nasabah institusional mencetak (mint) dan menukarkan (redeem) stablecoin USDC langsung melalui hubungan perbankan yang sudah dimiliki.
Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah paling signifikan dalam membawa stablecoin ke infrastruktur perbankan global. Bagi institusi, proses konversi dolar AS ke USDC maupun sebaliknya kini dapat dilakukan tanpa perlu membuka akun terpisah di Circle, sehingga akses terhadap aset digital menjadi lebih sederhana dan tetap berada dalam kerangka kepatuhan perbankan.
Standard Chartered Buka Akses USDC untuk Institusi
Standard Chartered mengumumkan bahwa mereka menjadi Global Systemically Important Bank (G-SIB) pertama yang menawarkan layanan pencetakan dan penukaran USDC secara langsung kepada klien institusional.
Peluncuran awal dilakukan melalui operasional bank di Dubai International Financial Centre (DIFC). Melalui layanan ini, institusi dapat mengakses USDC menggunakan infrastruktur perbankan yang sudah ada, sekaligus memanfaatkan standar manajemen risiko, kepatuhan, dan tata kelola yang sama seperti layanan keuangan tradisional.
Layanan tersebut dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan institusi, mulai dari penyelesaian transaksi onchain, pengelolaan treasury, hingga manajemen likuiditas. Standard Chartered juga menyatakan bahwa kemampuan ini nantinya akan diperluas untuk mendukung berbagai kebutuhan pembayaran berbasis stablecoin.
Persaingan Stablecoin Masuk ke Fase Baru
Kerja sama ini hadir di tengah meningkatnya persaingan di industri stablecoin. Belum lama ini, lebih dari 140 perusahaan, termasuk Visa, Mastercard, dan Coinbase, mengumumkan dukungan terhadap proyek stablecoin baru Open USD (OUSD), yang menawarkan model pembagian pendapatan cadangan kepada para mitranya.
Di sisi lain, Circle terus memperkuat distribusi USDC melalui jaringan perbankan. CEO Circle, Jeremy Allaire, menegaskan bahwa perusahaan tetap melihat mitra-mitra baru sebagai bagian dari ekosistem USDC, meski persaingan di pasar stablecoin semakin ketat.
Menurut data DefiLlama, kapitalisasi pasar USDC saat ini mencapai sekitar US$73 miliar, menjadikannya stablecoin terbesar kedua setelah USDT.
Integrasi Perbankan Diperkirakan Terus Meluas
Meski peluncuran saat ini masih terbatas di Dubai, Standard Chartered berencana memperluas layanan tersebut ke berbagai negara lain, bergantung pada persetujuan regulator dan kesiapan masing-masing pasar.
Langkah ini juga mengikuti tren yang mulai dilakukan sejumlah bank global. Beberapa hari sebelumnya, BNY Mellon juga meluncurkan layanan serupa yang memungkinkan klien institusional mencetak, menukarkan, dan menyimpan USDC melalui platform kustodi aset digitalnya.
Semakin banyaknya bank besar yang mengintegrasikan stablecoin menunjukkan bahwa aset digital mulai dipandang sebagai bagian dari infrastruktur keuangan modern. Jika tren ini berlanjut, adopsi stablecoin oleh institusi diperkirakan akan semakin meluas, tidak hanya untuk investasi, tetapi juga untuk pembayaran lintas negara dan pengelolaan kas perusahaan.
Pantau berbagai peluang di dunia aset digital bersama Nanovest, dan ikuti News serta Artikel Tips Nanovest untuk mendapatkan insight terbaru seputar pasar kripto, blockchain, dan investasi global.
Referensi +
- BeInCrypto: Two Big Banks Adopt Circle’s USDC Stablecoin This Week
- CoinTelegraph: Standard Chartered, Circle bring USDC minting onto banking rails






