Bitcoin(BTC)$61,575.002.49%
Ethereum(ETH)$1,701.595.24%
Tether(USDT)$1.000.01%
BNB(BNB)$558.401.38%
USDC(USDC)$1.000.01%
XRP(XRP)$1.092.43%
Solana(SOL)$81.055.23%
TRON(TRX)$0.3172970.05%
Figure Heloc(FIGR_HELOC)$1.031.73%
Hyperliquid(HYPE)$66.485.35%
Awal semester kedua dibuka dengan perhatian investor yang mulai beralih dari laporan perusahaan ke data ekonomi. Dalam beberapa hari ke depan, Wall Street akan menerima serangkaian indikator penting, mulai dari data ketenagakerjaan ADP hingga laporan…
Berita Terbaru
Harga Dogecoin Melonjak 13% Dalam Hitungan Menit Pada Peluncuran Situs Web Resmi DOGE AS
Harga DOGE membalikkan kerugian dengan lonjakan 13% dalam 15 menit karena situs web resmi Departemen Efisiensi Pemerintah sekarang menampilkan logo token Dogecoin.
Harga emas diperkirakan tetap tinggi di 2025, didorong oleh ketegangan geopolitik, perang dagang Trump, dan meningkatnya permintaan investasi serta pembelian bank sentral.
Harga emas melonjak ke $2.817 per ounce akibat rencana tarif Trump. Analis memperkirakan emas bisa tembus $3.000 dalam beberapa bulan ke depan.
Harga emas naik ke USD 2.670,19, mencatat reli tiga hari. Kebijakan ekonomi Trump dan ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Harga emas naik 1% didorong pelemahan dolar dan kekhawatiran tarif Trump. Perak, platinum, dan paladium juga menguat seiring prospek pemulihan industri global.
Harga emas naik mendekati rekor tertinggi akibat ketegangan dagang AS-China, sementara investor menanti data ketenagakerjaan AS untuk petunjuk kebijakan suku bunga.
Menurut para analis, data ekonomi akan menjadi krusial bagi status emas minggu ini.
Emas menguat 1,8% ke $2.901 karena ketidakpastian kebijakan tarif Trump dan pelemahan dolar. Investor waspada menanti langkah The Fed berikutnya.
Harga emas menguat karena melemahnya dolar setelah seruan Trump untuk menurunkan suku bunga, sementara pasar tetap waspada terhadap kebijakan globalnya.





















