Bitcoin(BTC)$62,687.000.45%
Ethereum(ETH)$1,760.740.16%
Tether(USDT)$1.00-0.01%
BNB(BNB)$575.340.50%
USDC(USDC)$1.00-0.01%
XRP(XRP)$1.13-0.60%
Solana(SOL)$80.15-2.26%
TRON(TRX)$0.3246650.25%
Figure Heloc(FIGR_HELOC)$1.010.00%
Hyperliquid(HYPE)$68.58-3.51%
Di tengah inflasi nasional yang tetap terjaga di kisaran 2,5%, biaya kebutuhan jangka panjang justru meningkat jauh lebih cepat. OJK mengedukasi bahwa uang pangkal pendidikan dapat naik sekitar 10–15% setiap tahun, sementara inflasi di bidang…
Berita Terbaru
Harga emas turun lebih dari 2% akibat penguatan dolar AS dan kemenangan Trump yang membawa ketidakpastian kebijakan The Fed terkait suku bunga dan inflasi.
Harga emas hari ini melonjak 1% ke $2.587 per ons setelah pelemahan dolar AS. Investor menanti sinyal Federal Reserve tentang arah suku bunga AS.
Harga emas hari ini mencatat kenaikan 0,5% ke $2.644,91 per ounce. Pasar menantikan data inflasi AS yang akan menjadi petunjuk kebijakan The Fed bulan ini.
Harga Emas Level Tertinggi Bertahan di Angka $2.100
Emas kini turun ke level terendah sejak pertengahan November minggu lalu sebagai imbas dari kenaikan 0,4% yang mendekati level tertinggi dalam 2 tahun.
Harga emas turun di tengah penguatan imbal hasil obligasi AS, sementara pasar menanti data non-farm payrolls untuk petunjuk kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Emas naik hampir 2%, dari level terendah dua bulan yang dicapai pada hari Kamis. Secara teknis, emas ingin kembali mendekati $2.700 Paladium melonjak lebih dari 5%
Para investor mencari perlindungan pada emas di tengah kegelisahan geopolitik antara Ukraina dan Rusia. Kini, spot emas naik 0.6% pada $2,647.43 per ounce.
Harga Emas Naik Pasca-Natal, Didukung Ketegangan Geopolitik dan Prospek Inflasi di Tengah Penantian Kebijakan Ekonomi AS di Bawah Pemerintahan Trump





















