Bitcoin(BTC)$80,728.000.36%
Ethereum(ETH)$2,325.850.30%
Tether(USDT)$1.00-0.01%
XRP(XRP)$1.42-0.60%
BNB(BNB)$647.34-1.12%
USDC(USDC)$1.000.00%
Solana(SOL)$93.02-0.43%
TRON(TRX)$0.3507540.17%
Figure Heloc(FIGR_HELOC)$1.030.07%Dogecoin(DOGE)$0.108687-1.76%
Dana darurat adalah salah satu fondasi terpenting dalam perencanaan keuangan. Sebelum mulai fokus berinvestasi, setiap orang sebaiknya memiliki dana cadangan untuk menghadapi kondisi tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, biaya rumah sakit, perbaikan kendaraan, atau kebutuhan…
Berita Terbaru
Uber Masuk ke Pasar Asia Pertama dalam Bertahun-tahun dengan Peluncuran Ulang di Macau
Perusahaan transportasi berbasis aplikasi, Uber Technologies, kembali memperluas jejaknya di Asia dengan meluncurkan layanan pemesanan transportasi di Makau.…
Token HYPE mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatatkan kenaikan harga signifikan pada awal pekan. Lonjakan ini terjadi menyusul…
Perusahaan Strategy kembali menjadi sorotan pasar kripto setelah sang pendiri sekaligus Executive Chairman, Michael Saylor, mengisyaratkan adanya penambahan…
Wall Street Melihat Perbedaan Kinerja Saham Teknologi Setelah Laporan Kinerja Keuangan
Pergerakan saham perusahaan teknologi besar setelah rilis laporan keuangan terbaru menunjukkan arah yang semakin terfragmentasi. Alih-alih bergerak serempak,…
Saham CoreWeave naik tajam setelah Nvidia menyuntikkan dana USD 2 miliar. Investasi ini memperkuat posisi CRWV sebagai tulang punggung infrastruktur AI global.
Harga Emas Stabil di Sekitar $5.400, Sementara Perak Tetap Stabil Saat Reli Logam Mulia Memasuki ‘Fase Berbahaya’
Harga emas dan perak global memasuki fase konsolidasi setelah reli tajam yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Emas…
21Shares Hadirkan Produk Solana dengan Staking Jito di Eropa, Apa Artinya bagi Investor? Perkembangan adopsi kripto di kalangan…
Pasar saham Indonesia kembali diuji. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang belakangan didominasi warna merah, salah satunya…
Saham Palantir (PLTR) menghadapi risiko penurunan tajam setelah analis Wall Street memperingatkan valuasi terlalu tinggi dan potensi pelemahan kontrak bisnis.






























