Bitcoin(BTC)$58,518.00-3.07%
Ethereum(ETH)$1,573.96-3.06%
Tether(USDT)$1.000.00%
BNB(BNB)$545.47-2.83%
USDC(USDC)$1.00-0.01%
XRP(XRP)$1.04-2.93%
Solana(SOL)$73.32-3.40%
TRON(TRX)$0.315163-1.82%
Figure Heloc(FIGR_HELOC)$1.01-2.07%
Hyperliquid(HYPE)$64.79-2.41%
Ada banyak cara menghasilkan uang dari telegram. Telegram kini tidak lagi sekadar digunakan untuk berkirim pesan. Semakin besarnya jumlah pengguna membuat Telegram semakin menarik bagi kreator konten, pelaku usaha, freelancer, maupun affiliate marketer yang ingin…
Berita Terbaru
Harga emas dan Bitcoin melonjak jelang keputusan suku bunga The Fed dan meningkatnya ketegangan geopolitik. Apa dampaknya bagi pasar dan investor Indonesia?
Meskipun Analis memperkirakan adanya potensi koreksi, tren kenaikan harga emas diperkirakan akan berlanjut selama ketidakpastian global masih tinggi.
Harga emas turun karena meredanya ketegangan dagang AS-China dan fokus pasar pada data inflasi yang bisa pengaruhi arah suku bunga The Fed.
Harga emas turun dua hari beruntun akibat sentimen risiko yang membaik usai penundaan tarif AS terhadap UE dan penguatan dolar AS.
Harga emas turun tajam akibat dolar AS menguat dan meredanya ketegangan dagang AS-Tiongkok, ditambah sikap hati-hati The Fed yang bikin pasar kecewa.
Ketidakpastian ekonomi dan tarif Trump mendorong lonjakan harga emas, diperkirakan menembus $3.100 per ons pada 2025, mengungguli pasar saham sebagai aset safe haven.
Emas naik tipis ke $3.316/ons usai pekan fluktuatif, didukung kesepakatan dagang AS-Inggris dan harapan positif dari pembicaraan dagang AS-China.
Emas naik tajam pekan ini karena dolar melemah dan kekhawatiran fiskal AS meningkat, mendorong minat pada aset safe haven.
Analis memperkirakan potensi kenaikan harga emas lebih lanjut, meskipun risiko aksi ambil untung dan perkembangan positif dalam perdagangan AS-China dapat memicu penurunan.





















