Apple Inc. adalah salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia yang dikenal melalui berbagai produk yang kita kenal, seperti iPhone, iPad, Mac, Apple Watch, hingga aplikasi seperti App Store, Apple Music, dan iCloud. Tak heran jika saham Apple menjadi salah satu saham Amerika Serikat yang paling banyak diminati oleh investor global.
Lalu, apa itu saham Apple? bagaimana cara membeli saham Apple dari Indonesia?
Yuk, simak artikel berikut ini!
Apa Itu Saham Apple?
Saham Apple adalah bukti kepemilikan atas Apple Inc., perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang didirikan oleh Steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ronald Wayne pada tahun 1976.
Saham Apple diperdagangkan di bursa NASDAQ dengan kode ticker AAPL. Dengan membeli saham Apple, investor memiliki kepemilikan perusahaan dan berpotensi memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham (capital gain) maupun pembagian dividen apabila perusahaan membagikannya.
Selama beberapa dekade terakhir, Apple berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia berkat inovasi produk, loyalitas pelanggan, dan pertumbuhan bisnisnya.
Prospek Saham Apple
Prospek saham Apple masih menarik, tidak hanya mengandalkan penjualan perangkat seperti iPhone, iPad, dan Mac, tetapi Apple juga memperoleh pendapatan dari bisnis layanan digital (Services), seperti App Store, Apple Music, iCloud, Apple TV+, dan Apple Pay.
Kinerja keuangan Apple juga menunjukkan pertumbuhan yang solid. Pada kuartal pertama tahun fiskal 2026, Apple membukukan pendapatan sebesar US$143,8 miliar, meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba per saham (earnings per share atau EPS) juga naik 19% menjadi US$2,84, sementara pendapatan dari segmen iPhone dan Services sama-sama mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Selain itu, Apple mengungkapkan bahwa jumlah perangkat aktif yang digunakan pelanggannya kini telah melampaui 2,5 miliar unit di seluruh dunia, mencerminkan kekuatan ekosistem dan loyalitas pengguna yang sangat tinggi.
Dari sisi pasar, Apple juga terus menjadi salah satu perusahaan publik paling bernilai di dunia. Pada Juli 2026, kapitalisasi pasarnya sempat mencapai sekitar US$4,9 triliun, menjadikannya perusahaan dengan valuasi terbesar di dunia. Pencapaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek bisnis Apple, terutama di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan pertumbuhan bisnis layanannya.
Baca juga: 6 Cara Beli Saham Amerika dari Indonesia untuk Pemula: Legal dan Mudah
Tren Harga Saham Apple (AAPL)

Apple Inc. resmi melantai di bursa NASDAQ pada 12 Desember 1980 dengan kode ticker AAPL. Sejak IPO, saham Apple telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dan menjadi salah satu saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia.
Tren positif tersebut masih berlanjut pada 2026. Berdasarkan laporan Investopedia, harga saham Apple berhasil mencetak rekor tertinggi (all-time high) dengan ditutup di atas US$327 per saham pada pertengahan Juli 2026. Sepanjang tahun berjalan (year-to-date), saham Apple juga telah menguat sekitar 20%, menjadikannya saham dengan kinerja terbaik di kelompok perusahaan teknologi “Magnificent Seven”. Kenaikan ini didorong oleh optimisme investor terhadap strategi pengembangan kecerdasan buatan (AI), rencana akuisisi startup AI chip, serta ekspektasi positif terhadap peluncuran produk-produk terbaru Apple.
Meski demikian, seperti saham lainnya, harga saham Apple tetap dapat berfluktuasi dalam jangka pendek akibat perubahan kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga, hingga sentimen pasar.
Maka, investor sebaiknya tidak hanya memperhatikan pergerakan harga saham, tetapi juga mengevaluasi fundamental perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi.
Cara Membeli Saham Apple di Indonesia
Investor di Indonesia kini dapat membeli saham Apple dengan lebih mudah melalui apliaksi saham yang menyediakan akses ke pasar saham Amerika Serikat, seperti Nanovest.
Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Nanovest dan registrasi akun kamu.
- Selesaikan proses verifikasi identitas (KYC).
- Lakukan top up saldo menggunakan metode pembayaran yang tersedia.
- Masuk ke menu Saham AS dan cari kode saham AAPL.
- Pelajari informasi saham, seperti harga, grafik, dan profil perusahaan.
- Masukkan nominal investasi yang diinginkan.
- Konfirmasi transaksi dan saham Apple akan masuk ke portofolio kamu.
Investasi saham Amerika di Nanovest telah berizin dan diawasi oleh OJK, dan menggunakan model Fully Disclosed. Artinya, akun brokerage dibuka atas nama masing-masing investor sehingga kepemilikan saham tercatat secara individual di Alpaca Securities LLC, bukan atas nama pihak lain.
Investor juga dapat mengakses dokumen resmi, seperti Account Statement, Trade Confirmation, dan Form 1042-S, yang diterbitkan atas nama pemilik akun sesuai ketentuan yang berlaku.
Tips Investasi Saham Apple

Sebelum membeli saham Apple, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:
- Pelajari laporan keuangan dan kinerja bisnis Apple secara berkala.
- Perhatikan valuasi saham sebelum membeli.
- Terapkan strategi investasi jangka panjang sesuai tujuan keuangan kita.
- Lakukan diversifikasi portofolio agar risiko investasi lebih terkelola.
- Hindari mengambil keputusan investasi hanya berdasarkan FOMO.
Kesimpulan
Saham Apple (AAPL) merupakan salah satu saham Amerika Serikat yang banyak dipilih investor karena didukung fundamental perusahaan yang kuat, inovasi, serta kinerja bisnisnya.
Meski memiliki prospek yang menarik, investasi saham tetap memiliki risiko sehingga penting untuk melakukan analisis dan menyesuaikannya dengan profil risiko masing-masing investor sebelum berinvestasi.
Baca juga: Apa Itu Margin of Safety Saham Amerika? Cara Menentukan Harga Beli Ideal
FAQ Seputar Saham Apple
Apa itu saham Apple?
Saham Apple adalah bukti kepemilikan atas Apple Inc., salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Saham ini diperdagangkan di bursa NASDAQ dengan kode ticker AAPL dan dapat dibeli oleh investor yang ingin memiliki sebagian kepemilikan perusahaan.
Apakah saham Apple cocok untuk investasi jangka panjang?
Banyak investor menjadikan saham Apple sebagai pilihan investasi jangka panjang karena didukung oleh fundamental perusahaan yang kuat, ekosistem produk yang luas, serta inovasi yang terus berkembang. Namun, seperti investasi saham pada umumnya, harga saham Apple tetap dapat mengalami fluktuasi sehingga penting untuk menyesuaikannya dengan profil risiko masing-masing.
Apa kode saham Apple?
Kode saham Apple adalah AAPL. Saham ini diperdagangkan di bursa NASDAQ, salah satu bursa saham terbesar di Amerika Serikat.
Bagaimana cara membeli saham Apple di Indonesia?
Investor di Indonesia dapat membeli saham Apple melalui platform yang menyediakan akses ke pasar saham Amerika Serikat, seperti Nanovest. Cukup membuat akun, menyelesaikan proses verifikasi identitas (KYC), melakukan top up saldo, lalu mencari kode saham AAPL untuk mulai berinvestasi.
Berapa harga satu saham Apple?
Harga saham Apple berubah setiap hari mengikuti aktivitas perdagangan di bursa NASDAQ. Oleh karena itu, investor disarankan untuk memantau harga saham secara real-time melalui aplikasi investasi sebelum melakukan transaksi.
Apakah saham Apple membagikan dividen?
Ya. Apple secara rutin membagikan dividen kepada pemegang saham dan juga menjalankan program pembelian kembali saham (share buyback). Namun, besaran dividen dapat berubah sesuai kebijakan perusahaan dan persetujuan dewan direksi.
Faktor apa saja yang memengaruhi harga saham Apple?
Harga saham Apple dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kinerja keuangan perusahaan, peluncuran produk baru, perkembangan teknologi, kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga, hingga sentimen investor terhadap sektor teknologi.
Apakah bisa membeli saham Apple dengan modal kecil?
Bisa. Melalui platform yang mendukung pembelian saham fraksional (fractional shares), investor dapat mulai berinvestasi saham Apple tanpa harus membeli satu lembar saham secara utuh, sehingga modal yang dibutuhkan menjadi lebih terjangkau.
Apa keuntungan berinvestasi di saham Apple?
Potensi keuntungan investasi saham Apple berasal dari kenaikan harga saham (capital gain) dan pembagian dividen apabila perusahaan membagikannya. Meski demikian, keuntungan tidak dijamin dan nilai investasi dapat naik maupun turun mengikuti kondisi pasar.
Apakah investasi saham Apple memiliki risiko?
Ya. Sama seperti saham lainnya, investasi saham Apple memiliki risiko, seperti fluktuasi harga akibat kondisi pasar, perubahan kinerja perusahaan, maupun faktor ekonomi global. Oleh karena itu, lakukan riset terlebih dahulu dan sesuaikan investasi dengan tujuan keuangan serta profil risiko Anda.
Disclaimer: Investasi saham memiliki risiko. Kinerja saham di masa lalu tidak menjamin hasil investasi di masa depan. Informasi dalam artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual saham tertentu. Sebelum berinvestasi, pastikan Anda telah memahami profil risiko, tujuan investasi, serta melakukan riset secara mandiri (Do Your Own Research/DYOR).
Referensi +
- Apple reports first quarter results-Apple
- Apple’s stock is beating the S&P 500 by a remarkable degree — and it may have more room to run-MarketWatch
- Apple Could Buy an AI Chip Company. Its Hot Stock Just Set a Fresh Record High-Investopedia






