Bitcoin(BTC)$70,332.002.14%
Ethereum(ETH)$2,075.911.14%
Tether(USDT)$1.000.01%
XRP(XRP)$1.538.36%
BNB(BNB)$637.913.51%
USDC(USDC)$1.000.00%
Solana(SOL)$89.064.86%
TRON(TRX)$0.281969-0.15%
Dogecoin(DOGE)$0.11632320.42%
Figure Heloc(FIGR_HELOC)$1.02-1.31%
AS dan Taiwan Menandatangani Kesepakatan Untuk Mengurangi Tarif dan Meningkatkan Pembelian Barang-Barang AS
Pemerintah Amerika Serikat dan Taiwan resmi menuntaskan perjanjian dagang resiprokal yang menetapkan tarif impor AS sebesar 15% terhadap berbagai produk asal Taiwan. Kesepakatan final ini menjadi kelanjutan dari kerangka kerja perdagangan yang sebelumnya telah disepakati…
Berita Terbaru
Dogecoin tembus tren turun dan bentuk pola bullish. Potensi reli ke $0,42–$0,43 terbuka lebar dengan momentum positif yang terus menguat.
Harga emas turun 3% setelah AS dan China sepakat menurunkan tarif sementara, memicu optimisme pasar dan penguatan dolar AS.
Harga emas dan Bitcoin melonjak jelang keputusan suku bunga The Fed dan meningkatnya ketegangan geopolitik. Apa dampaknya bagi pasar dan investor Indonesia?
Meskipun Analis memperkirakan adanya potensi koreksi, tren kenaikan harga emas diperkirakan akan berlanjut selama ketidakpastian global masih tinggi.
Harga emas turun karena meredanya ketegangan dagang AS-China dan fokus pasar pada data inflasi yang bisa pengaruhi arah suku bunga The Fed.
Harga emas turun dua hari beruntun akibat sentimen risiko yang membaik usai penundaan tarif AS terhadap UE dan penguatan dolar AS.
Harga emas turun tajam akibat dolar AS menguat dan meredanya ketegangan dagang AS-Tiongkok, ditambah sikap hati-hati The Fed yang bikin pasar kecewa.
Ketidakpastian ekonomi dan tarif Trump mendorong lonjakan harga emas, diperkirakan menembus $3.100 per ons pada 2025, mengungguli pasar saham sebagai aset safe haven.
Emas naik tipis ke $3.316/ons usai pekan fluktuatif, didukung kesepakatan dagang AS-Inggris dan harapan positif dari pembicaraan dagang AS-China.




















