Bitcoin(BTC)$64,399.002.63%
Ethereum(ETH)$1,797.782.93%
Tether(USDT)$1.000.02%
BNB(BNB)$576.281.14%
USDC(USDC)$1.00-0.01%
XRP(XRP)$1.112.08%
Solana(SOL)$79.352.23%
TRON(TRX)$0.329375-0.50%
Figure Heloc(FIGR_HELOC)$1.00-3.05%
Hyperliquid(HYPE)$68.882.53%
Musim laporan keuangan kuartal II tinggal menghitung hari, tetapi perhatian investor sudah lebih dulu berubah. Jika beberapa pekan terakhir pasar banyak digerakkan oleh sentimen makro dan geopolitik, kini fokus mulai beralih pada satu hal yang…
Berita Terbaru
Harga emas jatuh dari level psikologis US$2.500, tertekan penguatan dolar AS dan imbal hasil US Treasury. Pasar kini menunggu data ekonomi AS dan keputusan suku bunga The Fed di bulan September.
Setelah mencapai rekor tertinggi, harga emas turun akibat penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil US Treasury, bagaimana dampaknya ke depan?
Emas terus menguat seiring spekulasi pemotongan suku bunga The Fed di tengah inflasi yang melambat. Simak analisis lengkap kondisi pasar di 2024.
Rekor Tertinggi! Harga Emas Dunia Terbang di Tengah Pelemahan Dolar dan Spekulasi Suku Bunga The Fed.
Harga emas turun ke $2.430 per ons akibat penguatan Dolar AS, namun ketegangan geopolitik di Timur Tengah membatasi penurunan dan meningkatkan permintaan aset ini.
Harga emas dunia mencetak rekor baru menembus US$2.500 per troy ons, dengan potensi naik hingga US$2.700 di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed.
Melemahnya harga emas US$2.503,92 per troy ons berbanding balik saat mengalami lonjakan pekan lalu, ketegangan geopolitik menjadi penyebab turunnya harga emas.
Harga FLOKI melonjak hingga mencapai titik tertinggi bulanan, mendorong banyak investor untuk mengambil keuntungan dengan banyaknya penjualan aset.
Minyak mentah AS melonjak lebih dari 3% setelah penghentian produksi di Libya dan ketegangan timur tengah.





















