Saham Micron Technology (MU) menguat hampir 5% setelah perusahaan mengumumkan putaran investasi baru untuk memperkuat rantai pasok semikonduktor di Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan di tengah permintaan chip memori yang terus meningkat akibat pesatnya pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Selain mendorong saham Micron, sentimen positif juga menyebar ke sektor semikonduktor. Saham Broadcom (AVGO), Marvell (MRVL), Western Digital (WDC), AMD, ARM Holdings (ARM), Applied Materials (AMAT), KLA (KLAC), hingga Lam Research (LRCX) ikut bergerak lebih tinggi dalam perdagangan yang sama.
Investasi Baru Perkuat Pasokan Chip AI
Micron akan mengalokasikan investasi hingga US$3 miliar, termasuk US$500 juta kepada pemasok wafer silikon asal Taiwan, GlobalWafers, untuk memperluas fasilitas produksi di Texas.
Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, kedua perusahaan juga menandatangani perjanjian pasokan selama 10 tahun. Kesepakatan ini bertujuan memastikan ketersediaan wafer silikon mentah yang menjadi bahan baku utama chip memori Micron.
Perusahaan menilai pasokan bahan baku yang stabil menjadi faktor penting untuk mendukung pengembangan teknologi memori generasi berikutnya di tengah meningkatnya kebutuhan AI.
Total Investasi di AS Naik Jadi US$250 Miliar
Dalam pengumuman terpisah, Micron juga menaikkan komitmen investasinya di Amerika Serikat menjadi US$250 miliar hingga 2035, meningkat sekitar US$50 miliar dibanding rencana sebelumnya.
Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas kapasitas manufaktur chip, termasuk pembangunan dua fasilitas baru di Boise, Idaho, serta pengembangan kompleks manufaktur di Clay, New York. Fasilitas di New York bahkan diproyeksikan menjadi salah satu lokasi manufaktur semikonduktor terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.
Melalui ekspansi ini, Micron menargetkan sekitar 40% produksi DRAM globalnya dapat berasal dari Amerika Serikat dalam dekade mendatang. Strategi tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada rantai pasok luar negeri sekaligus memperkuat posisi perusahaan menghadapi risiko geopolitik.
Permintaan Memori AI Terus Mendorong Sektor Chip
Reli saham Micron juga didukung optimisme terhadap industri memori AI secara keseluruhan. Permintaan terhadap high-bandwidth memory (HBM) yang digunakan pada pusat data AI diperkirakan masih melampaui pasokan hingga 2027.
Selain itu, laporan mengenai tingginya minat investor terhadap IPO SK Hynix di Amerika Serikat memperkuat keyakinan bahwa prospek industri memori masih sangat positif.
Kombinasi ekspansi kapasitas, kontrak pasokan jangka panjang, dan pertumbuhan kebutuhan chip AI membuat investor kembali memburu saham-saham semikonduktor. Bagi pelaku pasar, perkembangan ini menjadi sinyal bahwa belanja infrastruktur AI masih menjadi salah satu tema investasi terbesar dalam beberapa tahun ke depan.
Lonjakan investasi Micron menunjukkan bahwa perlombaan membangun infrastruktur AI masih terus berlanjut, terutama di sektor chip memori yang menjadi fondasi pengembangan AI generatif. Ikuti terus News dan Artikel Tips Nanovest untuk mendapatkan insight terbaru seputar pasar global, serta temukan peluang investasi saham AS, kripto, dan emas digital langsung di aplikasi Nanovest.
Referensi +
- Yahoo Finance: Micron, Sandisk, Marvell stocks jump, leading chip sector gains
- CNBC: Micron shares rise almost 5% after company announces billions more in U.S. chipmaking investments






