Bitcoin(BTC)$68,923.00-0.71%
Ethereum(ETH)$2,002.38-3.29%
Tether(USDT)$1.000.01%
XRP(XRP)$1.524.15%
BNB(BNB)$617.42-1.92%
USDC(USDC)$1.000.00%
Solana(SOL)$87.080.82%
TRON(TRX)$0.280257-1.05%
Dogecoin(DOGE)$0.1077977.76%
Figure Heloc(FIGR_HELOC)$1.02-1.32%
AS dan Taiwan Menandatangani Kesepakatan Untuk Mengurangi Tarif dan Meningkatkan Pembelian Barang-Barang AS
Pemerintah Amerika Serikat dan Taiwan resmi menuntaskan perjanjian dagang resiprokal yang menetapkan tarif impor AS sebesar 15% terhadap berbagai produk asal Taiwan. Kesepakatan final ini menjadi kelanjutan dari kerangka kerja perdagangan yang sebelumnya telah disepakati…
Berita Terbaru
Di tengah tekanan keuangan dan ketidakpastian politik, Musk nyatakan akan kembali fokus pada Tesla. Saham TSLA melonjak usai pengumuman. Apa strategi di balik keputusan ini?
Tindakan dan pernyataan Elon Musk, terutama yang berkaitan dengan kebijakan politik dan ekonomi, dianggap sebagai faktor utama yang memicu penurunan harga saham.
Emas turun usai sentuh rekor $3.500 per ons, dipicu komentar soal meredanya tensi dagang AS-Tiongkok yang dorong penguatan dolar dan lonjakan pasar saham.
Emas Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi, Sentimen Trump Pengaruhi Permintaan Aset Berharga
Selain permintaan safe haven, faktor-faktor lain seperti pembelian Bank Sentral dan ekspektasi penurunan suku bunga juga berkontribusi pada kenaikan harga emas.
Harga emas cetak rekor baru imbas ketegangan dagang AS-China dan pelemahan dolar. Investor beralih ke aset aman di tengah ketidakpastian global.
Emas mencetak rekor tertinggi di atas $3.000 per ons, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, ketegangan geopolitik, dan pelemahan dolar AS.
Harga emas menembus rekor $3.000 per ons akibat melemahnya dolar, ketidakpastian tarif, dan meningkatnya permintaan safe-haven di tengah ketegangan geopolitik.
Tren kenaikan harga emas diprediksi akan terus berlanjut, dengan banyak Bank yang meningkatkan target harga mereka. Emas telah mengalami peningkatan 14% di tahun ini, dan melanjutkan tren positif.
Emas Jadi “Safe Haven”, Investor Berlindung di Tengah Ketidakpastian Ekonomi dan Perang Tarif
Analis mengatakan emas akan tetap menguat di tengah ketidakpastian pasar saat ini.




















