Bitcoin(BTC)$88,376.00-4.55%
Ethereum(ETH)$2,940.91-7.78%
Tether(USDT)$1.00-0.05%
BNB(BNB)$886.07-4.01%
XRP(XRP)$1.89-5.15%
USDC(USDC)$1.000.00%
Solana(SOL)$126.06-5.62%
TRON(TRX)$0.297080-4.77%
Lido Staked Ether(STETH)$2,940.31-7.81%Dogecoin(DOGE)$0.123344-4.60%
Highlights Rupiah melemah sampai sekitar Rp16.988 per US$, level terendah sepanjang sejarah. Pasar khawatir Bank Indonesia (BI) tidak cukup “bebas” mengambil keputusan, setelah ada kabar penunjukan orang dekat kekuasaan di posisi penting. Kalau kekhawatiran ini…
Berita Terbaru
Laporan Kinerja Q1 Bank of America (BAC) Unggul karena Pendapatan Bunga dan Aktivitas Trading
Meskipun biaya perbankan investasi mengalami penurunan, kinerja keseluruhan bank tetap positif, didukung oleh ketahanan konsumen dan kinerja bisnis yang baik.
Kebijakan tarif ini bertujuan untuk mengurangi defisit perdagangan barang global AS, yang mencapai $1.2 triliun.
Trump ancam balas tarif negara mitra dagang, tapi beri sinyal “diskon” untuk beberapa negara. Ketidakjelasan arah kebijakan tarif buat pasar waspada dan perusahaan besar seperti Tesla mulai bersuara.
Setelah badai manipulasi JELLY, HyperLiquid membuktikan ketahanan dengan lonjakan $HYPE 75%. Simak analisis lengkap, termasuk token BTCBULL yang siap menunggangi gelombang Bitcoin berikutnya.
BlackRock’s IBIT dinobatkan sebagai ETF baru terbaik 2024, mencatat arus masuk tertinggi sejak Januari dan menguasai pasar ETF Bitcoin spot
Panama City adalah salah satu kota, provinsi, dan pemerintah nasional yang semakin menerima mata uang kripto sebagai bentuk pembayaran.
Faktor yang mendorong penurunan indeks ini antara lain ekspektasi inflasi yang meningkat, ekspektasi pekerjaan dan pendapatan di masa depan yang menurun, serta ketidakpastian seputar tarif, PHK pemerintah, dan suku bunga.
Balina percaya bahwa perubahan prioritas pemerintahan, khususnya penunjukan Mark Uyeda menjadi alasan utama. Dia mengklaim bahwa pemerintahan baru lebih pro-kripto dan “waktu telah berakhir” untuk regulasi kripto melalui penegakan hukum.
Langkah ini diambil saat Intel mengalami kerugian besar bertujuan untuk menghentikan kerugian, mempertajam fokus bisnis Intel, menurunkan struktur biaya, dan memperkuat neraca keuangan.





















