Investasi emas semakin diminati di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan. Menurut World Gold Council (WGC), permintaan emas global pada kuartal I 2026 mencapai 1.231 ton, naik 2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Nilai permintaan emas bahkan menyentuh rekor US$193 miliar, didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap emas batangan sebagai aset safe haven.
Di Indonesia, dua produk emas batangan yang paling populer adalah emas Antam dan emas UBS. Namun, apa perbedaan emas Antam dan UBS?
Apa Itu Emas Antam dan Emas UBS?
Emas Antam adalah logam mulia yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), perusahaan pertambangan yang merupakan bagian dari holding BUMN pertambangan MIND ID. Emas Antam dikenal luas sebagai salah satu produk emas batangan paling populer di Indonesia dan telah memiliki sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA), sehingga diakui di pasar internasional.
Emas UBS adalah emas batangan yang diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera (UBS), perusahaan swasta yang juga bergerak di bidang manufaktur perhiasan emas. Selain memproduksi emas batangan, UBS telah lama dikenal melalui berbagai produk perhiasannya dan memiliki jaringan distribusi yang luas di Indonesia.
Baik emas Antam maupun emas UBS sama-sama memiliki kadar kemurnian 99,99% atau 24 karat, sehingga keduanya dapat menjadi pilihan untuk investasi emas. Perbedaan utama di antara keduanya terletak pada produsen, sertifikasi, pilihan gramasi, desain produk, harga, serta tingkat likuiditas di pasar.
Perbedaan Emas Antam dan UBS

1. Produsen
Perbedaan emas Antam dan UBS terletak pada perusahaan yang memproduksinya.
- Emas Antam diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), perusahaan pertambangan milik negara (BUMN) yang merupakan bagian dari MIND ID.
- Emas UBS diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera (UBS), perusahaan swasta yang juga dikenal sebagai produsen perhiasan emas melalui berbagai mereknya.
2. Bentuk Fisik
Secara visual, emas Antam dan UBS memiliki desain serta dimensi yang berbeda.
- Emas Antam umumnya memiliki bentuk yang lebih kecil dan tebal.
- Emas UBS cenderung lebih lebar dan tipis.
Meski demikian, keduanya sama-sama mengandung emas murni dengan kadar 99,99%, sehingga tidak ada perbedaan dari sisi kemurnian logamnya.
3. Sertifikat
Sertifikat menjadi salah satu aspek yang paling membedakan kedua produk ini.
Emas Antam memiliki sertifikasi dari London Bullion Market Association (LBMA) yang diakui secara internasional. Sertifikasi tersebut membuat emas Antam lebih mudah diperjualbelikan di pasar global.
Sementara itu, emas UBS menggunakan sertifikat yang diterbitkan oleh PT Untung Bersama Sejahtera. Untuk pecahan kecil, sertifikat biasanya menyatu dengan kemasan emas, sedangkan pecahan yang lebih besar umumnya dilengkapi sertifikat terpisah.
Baca juga: Cara Cek Emas Antam yang Asli dan Palsu melalui Sertifikat dan Kondisi Fisik Emas!
4. Harga
Harga emas Antam umumnya sedikit lebih tinggi dibandingkan emas UBS dengan berat yang sama.
Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti sertifikasi internasional, tingkat permintaan pasar, serta likuiditas yang lebih tinggi. Meski demikian, selisih harga dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan kebijakan masing-masing produsen.
Cek Harga Emas Hari Ini
Cek harga emas hari ini dan pantau pergerakan harga emas secara real-time melalui Nanovest Gold.
5. Tempat Pembelian
Kedua produk emas ini sama-sama mudah ditemukan di Indonesia, namun saluran penjualannya sedikit berbeda.
Emas Antam dapat dibeli melalui butik Logam Mulia, distributor resmi, maupun platform investasi emas digital seperti Nanovest.
Sementara itu, emas UBS umumnya tersedia di berbagai toko emas, distributor resmi, dan beberapa platform investasi emas yang bekerja sama dengan UBS.
6. Pilihan Gramasi
Emas Antam dan UBS sama-sama tersedia dalam berbagai pilihan gramasi sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran investasi. Namun, pilihan ukuran yang ditawarkan keduanya sedikit berbeda.

Emas Antam umumnya tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram

Sedangkan emas UBS tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram.
Variasi gramasi ini memberikan fleksibilitas bagi investor, baik yang baru memulai investasi emas maupun yang ingin membeli dalam jumlah besar.
7. Desain dan Logo
Perbedaan lain dapat dilihat dari desain kemasan dan logo produk.
Kemasan emas Antam didominasi warna putih dengan logo Antam Logam Mulia (LM) yang tercetak pada emas batangan maupun kemasannya. Sementara itu, emas UBS memiliki kemasan bernuansa biru dengan logo UBS yang tertera langsung pada permukaan emas.
Perbedaan desain ini tidak memengaruhi kadar maupun nilai investasi emas, tetapi dapat membantu investor mengenali keaslian produk.
8. Likuiditas dan Kemudahan Dijual Kembali
Selain harga dan sertifikat, faktor likuiditas juga menjadi pertimbangan penting saat memilih emas batangan.
Emas Antam umumnya memiliki likuiditas yang lebih tinggi karena telah mengantongi sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA) dan dikenal luas, baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini membuat emas Antam relatif lebih mudah dijual kembali melalui berbagai butik emas, toko emas, maupun lembaga keuangan.
Di sisi lain, emas UBS juga memiliki pasar yang luas di Indonesia dan dapat dijual kembali di banyak toko emas atau mitra resminya. Namun, karena sertifikasinya bersifat nasional, cakupan pasarnya tidak seluas emas Antam di pasar internasional.
Baca juga: 7 Tips Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal di Masa Depan
Kenapa Harga Emas Antam Lebih Mahal daripada UBS?
Harga emas Antam umumnya sedikit lebih tinggi dibandingkan emas UBS dengan gramasi yang sama. Perbedaan ini bukan karena kadar emasnya, sebab keduanya sama-sama memiliki kemurnian 99,99% atau 24 karat, melainkan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA) yang diakui secara internasional, reputasi merek yang lebih kuat, tingginya permintaan pasar, likuiditas yang lebih baik, serta biaya produksi dan distribusi. Meski demikian, selisih harga antara keduanya dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan harga emas dunia.
Baca juga: 7 Risiko Investasi Emas dan Cara Mengelolanya
Mana yang Lebih Baik untuk Investasi, Emas Antam atau UBS?
Baik emas Antam maupun emas UBS sama-sama dapat menjadi pilihan investasi karena keduanya memiliki kadar emas murni 99,99% (24 karat). Oleh karena itu, tidak ada jawaban mutlak mengenai mana yang lebih baik. Pilihan terbaik bergantung pada tujuan investasi, anggaran, serta preferensi masing-masing investor.
Pilih Emas Antam Jika:
Emas Antam dapat menjadi pilihan yang tepat apabila Anda:
- Menginginkan emas batangan yang telah memiliki sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA) dan diakui secara internasional.
- Berencana menjual kembali emas di pasar yang lebih luas, termasuk pasar global.
- Mengutamakan likuiditas yang tinggi karena emas Antam lebih mudah diterima oleh berbagai lembaga maupun toko emas.
- Tidak keberatan membayar harga yang sedikit lebih tinggi sebagai imbalan atas reputasi merek dan sertifikasi internasional.
Pilih Emas UBS Jika:
Sementara itu, emas UBS dapat menjadi pilihan apabila Anda:
- Menginginkan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan emas Antam dengan gramasi yang sama.
- Berfokus pada investasi emas untuk kebutuhan di pasar domestik.
- Ingin membeli emas batangan dari produsen yang telah lama dikenal dan memiliki jaringan distribusi luas di Indonesia.
- Mencari alternatif investasi emas dengan kualitas yang tetap terjamin karena memiliki kadar emas murni 99,99%.
Baca juga: Mana yang Lebih Untung? Investasi Emas Antam atau Perhiasan?
Kesimpulan
Jika tujuan utama Anda adalah memperoleh likuiditas tinggi dan fleksibilitas saat menjual kembali, emas Antam bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai. Namun, jika Anda ingin mulai berinvestasi emas dengan harga yang lebih kompetitif tanpa mengorbankan tingkat kemurnian emas, emas UBS juga merupakan pilihan yang layak dipertimbangkan.
Pada akhirnya, baik emas Antam maupun UBS sama-sama memiliki keunggulan masing-masing. Sebelum membeli, pastikan Anda menyesuaikan pilihan dengan tujuan investasi, anggaran, serta strategi keuangan jangka panjang yang ingin dicapai.
Melalui Nanovest Gold, Anda dapat membeli emas digital mulai dari Rp5.000 dengan harga yang diperbarui secara real-time. Menariknya, kepemilikan emas digital di Nanovest juga dapat dicetak menjadi emas fisik merek Antam. Download aplikasi Nanovest sekarang!
FAQ Seputar Emas Antam dan UBS
Apa perbedaan emas Antam dan UBS?
Perbedaan utama emas Antam dan UBS terletak pada produsennya, sertifikasi, pilihan gramasi, desain, harga, serta tingkat likuiditas. Emas Antam diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan memiliki sertifikasi LBMA, sedangkan emas UBS diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) dengan sertifikat yang diterbitkan oleh produsennya.
Emas Antam atau UBS, mana yang lebih bagus untuk investasi?
Keduanya sama-sama cocok untuk investasi karena memiliki kadar emas murni 99,99% (24 karat). Jika Anda mengutamakan likuiditas dan sertifikasi internasional, emas Antam dapat menjadi pilihan. Sementara itu, jika ingin membeli emas dengan harga yang relatif lebih terjangkau untuk investasi di pasar domestik, emas UBS juga layak dipertimbangkan.
Apakah emas Antam dan UBS sama-sama 24 karat?
Ya. Emas Antam maupun emas UBS sama-sama memiliki tingkat kemurnian 99,99% atau 24 karat, sehingga keduanya termasuk emas batangan berkualitas tinggi untuk investasi.
Mengapa harga emas Antam lebih mahal daripada UBS?
Harga emas Antam umumnya lebih tinggi karena memiliki sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA) yang diakui secara internasional, tingkat permintaan yang tinggi, serta likuiditas yang lebih luas. Meski demikian, selisih harga dapat berubah mengikuti kondisi pasar.
Apakah emas UBS bisa dijual kembali?
Bisa. Emas UBS dapat dijual kembali melalui toko emas, distributor resmi, maupun mitra yang menerima buyback emas UBS. Sebelum menjual, pastikan emas masih dalam kondisi baik dan sertifikat keasliannya tetap lengkap.
Apakah emas Antam lebih mudah dijual dibandingkan UBS?
Secara umum, emas Antam memiliki likuiditas yang lebih tinggi karena lebih dikenal luas dan didukung sertifikasi LBMA. Namun, emas UBS juga memiliki pasar yang cukup besar di Indonesia dan dapat diperjualbelikan di banyak toko emas maupun distributor resmi.
Mana yang lebih menguntungkan, emas Antam atau UBS?
Potensi keuntungan investasi tidak hanya ditentukan oleh jenis emas yang dipilih, tetapi juga dipengaruhi oleh harga beli, harga jual, serta pergerakan harga emas dunia. Oleh karena itu, baik emas Antam maupun UBS sama-sama berpotensi memberikan keuntungan jika dibeli dan dijual pada waktu yang tepat.
Apakah emas Antam dan UBS memiliki harga yang sama?
Tidak. Dengan gramasi yang sama, harga emas Antam umumnya sedikit lebih tinggi dibandingkan emas UBS. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh sertifikasi, reputasi merek, serta permintaan pasar.
Bagaimana cara memilih antara emas Antam dan UBS?
Pilih emas Antam apabila Anda mengutamakan likuiditas tinggi dan sertifikasi internasional. Sebaliknya, pilih emas UBS jika ingin memperoleh emas batangan dengan harga yang lebih kompetitif untuk kebutuhan investasi di pasar domestik.
Di mana bisa membeli emas Antam dan UBS?
Emas Antam dan UBS dapat dibeli melalui distributor resmi, toko emas terpercaya, maupun platform investasi emas digital seperti Nanovest yang bisa dicetak menjadi emas fisik Antam.
Disclaimer: Investasi emas memiliki risiko yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga pasar. Pastikan Anda memahami tujuan investasi dan profil risiko sebelum bertransaksi.
Nanovest merupakan aplikasi investasi yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Referensi +
- Gold Demand Trends: Q1 2026-World Gold Council






