Bukan lagi soal siapa yang memiliki AI paling canggih, tetapi siapa yang mampu memanfaatkannya untuk menghasilkan bisnis yang lebih efisien. Itulah narasi baru yang mulai berkembang di Wall Street setelah musim laporan keuangan terbaru menunjukkan bahwa investor kini semakin memperhatikan dampak nyata AI terhadap produktivitas perusahaan, bukan sekadar besarnya belanja modal teknologi. Perusahaan yang mampu mempercepat riset, menekan biaya operasional, atau meningkatkan margin melalui AI mulai mendapat perhatian lebih besar dibanding perusahaan yang hanya menawarkan narasi pertumbuhan.
Perubahan fokus tersebut muncul di tengah pasar yang masih mencerna hasil kinerja emiten teknologi besar dan bersiap menghadapi rilis data inflasi PCE Amerika Serikat, indikator inflasi yang menjadi acuan utama Federal Reserve. Di sisi lain, penguatan saham-saham semikonduktor setelah laporan keuangan Micron kembali menegaskan bahwa siklus investasi AI masih berlanjut. Namun, investor kini semakin selektif dalam menentukan perusahaan mana yang benar-benar berpotensi mengubah investasi AI menjadi pertumbuhan pendapatan dan laba yang berkelanjutan.
Dalam lingkungan seperti ini, perusahaan yang mampu menggabungkan inovasi teknologi, efisiensi operasional, dan fundamental yang kuat memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan pertumbuhan jangka panjang.
Berikut saham pilihan yang masuk radar Nanovest hari ini.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini, 26 Juni 2026
1. Thermo Fisher Scientific Inc (TMO) —BUY
- Range Buy: Rp8.985.535
- Target Price 1: Rp9.820.325
- Target Price 2: Rp10.623.315
- Stop Loss: Rp7.675.950
Mengapa Menarik?
Thermo Fisher Scientific terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri life sciences melalui kombinasi inovasi teknologi dan ekspansi strategis. Pada kuartal pertama, perusahaan membukukan pendapatan sekitar US$11,01 miliar dengan pertumbuhan laba per saham yang tetap konsisten, sehingga mendorong manajemen menaikkan proyeksi kinerja untuk sepanjang tahun. Langkah tersebut menunjukkan kepercayaan perusahaan terhadap permintaan jangka panjang di sektor biofarmasi dan riset ilmiah.
Salah satu katalis utama datang dari pemanfaatan AI dalam solusi biofarmasi. Thermo Fisher mengembangkan perangkat lunak berbasis AI dan instrumen analitik yang membantu mempercepat penelitian, meningkatkan akurasi analisis, serta mendukung efisiensi proses pengembangan obat. Kolaborasi dengan NVIDIA dan akuisisi Clario juga memperluas kapabilitas perusahaan di bidang data penelitian klinis dan layanan biofarmasi.
Dengan kombinasi inovasi, ekspansi strategis, dan permintaan yang terus meningkat di sektor kesehatan, Thermo Fisher memiliki fondasi yang kuat untuk mempertahankan pertumbuhan jangka panjang.
2. Abbott Laboratories (ABT) —BUY
- Range Buy: Rp1.655.488
- Target Price 1: Rp1.750.950
- Target Price 2: Rp1.850.950
- Stop Loss: Rp1.525.865
Mengapa Menarik?
Abbott Laboratories tetap menunjukkan ketahanan bisnis yang solid meskipun pergerakan sahamnya sempat mengalami tekanan dalam jangka pendek. Diversifikasi bisnis yang luas membuat perusahaan tetap mampu menghasilkan pertumbuhan dari berbagai lini produk, terutama perangkat kesehatan dan farmasi.
Produk Continuous Glucose Monitoring (CGM) FreeStyle Libre masih menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama dengan penjualan mencapai sekitar US$2,08 miliar atau naik 13,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, divisi farmasi yang berfokus pada pasar berkembang juga mencatat pertumbuhan sekitar 9%, didukung oleh permintaan yang terus meningkat di kawasan Amerika Latin dan Asia Pasifik.
Penurunan valuasi membuat profil risk-reward Abbott menjadi semakin menarik. Sebagai Dividend Aristocrat dengan rekam jejak lebih dari lima dekade menaikkan dividen, Abbott menawarkan kombinasi defensif, inovasi produk, dan arus kas yang stabil, menjadikannya pilihan yang menarik bagi investor jangka panjang.
3. International Business Machines Corporation (IBM) —SPEC. BUY
- Range Buy: Rp4.540.650
- Target Price 1: Rp5.175.685
- Target Price 2: Rp5.575.625
- Stop Loss: Rp3.815.275
Mengapa Menarik?
IBM terus memperkuat transformasinya sebagai perusahaan teknologi yang berfokus pada AI, hybrid cloud, dan komputasi masa depan. Salah satu perkembangan terbaru yang menarik perhatian pasar adalah pengenalan teknologi chip 0,7 nanometer yang berpotensi meningkatkan kinerja hingga 50% sekaligus mengurangi konsumsi energi sekitar 70% dibandingkan generasi sebelumnya.
Inovasi tersebut memperkuat optimisme investor terhadap prospek jangka panjang IBM, terutama setelah sejumlah analis menaikkan target harga saham perusahaan. Di sisi fundamental, IBM juga menunjukkan peningkatan profitabilitas yang signifikan dengan lonjakan laba lebih dari 90% dan pertumbuhan arus kas bebas yang terus membaik.
Selain mengembangkan platform watsonx untuk AI enterprise, IBM juga memperluas kolaborasi dengan NVIDIA serta terus berinvestasi di bidang komputasi kuantum. Strategi ini memperlihatkan bahwa IBM tidak hanya memanfaatkan momentum AI saat ini, tetapi juga membangun fondasi teknologi yang berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan pada dekade berikutnya.
Ringkasan Rekomendasi Saham Hari Ini
| Saham | Rekomendasi | Harga Acuan | Target Price 1 | Target Price 2 | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|---|
| TMO | Buy | Rp8.985.535 | Rp9.820.325 | Rp10.623.315 | Rp7.675.950 |
| ABT | Buy | Rp1.655.488 | Rp1.750.950 | Rp1.850.950 | Rp1.525.865 |
| IBM | Spec. Buy | Rp4.540.650 | Rp5.175.685 | Rp5.575.625 | Rp3.815.275 |
Kesimpulan
Perhatian investor kini mulai bergeser dari perusahaan yang sekadar berbicara tentang AI menuju perusahaan yang mampu mengubah teknologi tersebut menjadi peningkatan produktivitas dan pertumbuhan bisnis. Thermo Fisher Scientific memanfaatkan AI untuk mempercepat inovasi di sektor life sciences, Abbott Laboratories terus memperkuat posisinya melalui inovasi perangkat kesehatan dan ekspansi global, sementara IBM memperlihatkan bagaimana transformasi AI dan hybrid cloud mulai menghasilkan peningkatan profitabilitas yang nyata.
Ingin memantau pergerakan TMO, ABT, dan IBM secara real-time? Kamu bisa menemukan saham-saham AS tersebut langsung di aplikasi Nanovest dan mengikuti update pasar terbaru melalui News & Artikel Nanovest.
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan bertujuan untuk edukasi serta informasi. Informasi ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, maupun jaminan keuntungan atas transaksi investasi tertentu. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.






