Pasar kripto mempertahankan sebagian besar kenaikannya setelah optimisme regulasi kembali memberi dorongan bagi aset digital utama.
Bitcoin (BTC) bergerak di sekitar US$66.000 pada Rabu (22/7), setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi dalam lima minggu di atas US$66.900. Ethereum (ETH) bertahan dekat US$1.930, sementara XRP (XRP), Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) bergerak relatif stabil setelah mencatat kenaikan pada perdagangan sebelumnya.
Sentimen positif muncul seiring perkembangan terbaru Undang-Undang CLARITY di Amerika Serikat. Rancangan aturan tersebut dipandang dapat memberikan pembagian kewenangan yang lebih jelas bagi regulator sekaligus mengurangi ketidakpastian hukum yang selama ini membayangi industri kripto.
Namun, reli belum sepenuhnya terkonfirmasi. Sejumlah indikator teknikal menunjukkan Bitcoin masih harus melewati resistance besar di area US$69.000 hingga US$71.000 sebelum pasar dapat membuka ruang kenaikan yang lebih luas.
CLARITY Hidupkan Harapan Regulasi Kripto
Perkembangan terbaru CLARITY menjadi salah satu katalis utama pasar. Senator Partai Republik meluncurkan draf baru yang memasukkan paket etika bagi pejabat senior Amerika Serikat. Ketentuan tersebut akan membatasi pejabat, termasuk presiden, untuk mempromosikan atau mensponsori proyek kripto dengan imbalan finansial hingga Januari 2029.
Masalah etika sebelumnya menjadi salah satu hambatan utama pembahasan RUU tersebut karena adanya kekhawatiran mengenai hubungan bisnis kripto Presiden Donald Trump. Masuknya aturan tambahan dipandang dapat membuka jalan bagi pembahasan lebih lanjut di Kongres.
CLARITY dirancang untuk memperjelas klasifikasi aset digital dan pembagian pengawasan antara regulator pasar modal dan komoditas AS. Bagi pelaku industri, kepastian tersebut berpotensi mempermudah peluncuran produk, investasi institusional, dan pengembangan bisnis berbasis blockchain.
Grayscale menilai dampak aturan itu dapat menyerupai kehadiran ETF kripto spot yang sebelumnya membuka akses lebih luas bagi investor tradisional. Regulasi yang lebih jelas dinilai berpotensi memicu gelombang adopsi berikutnya karena perusahaan tidak lagi harus beroperasi dalam wilayah hukum yang terlalu abu-abu.
Optimisme tersebut membantu mengangkat kapitalisasi pasar kripto global ke sekitar US$2,27 triliun, naik lebih dari 1% dalam 24 jam.
ETF Kembali Catat Arus Masuk
Dukungan terhadap harga juga datang dari kembalinya arus dana ke ETF kripto spot. ETF Bitcoin spot mencatat arus masuk bersih sekitar US$203,1 juta, sementara ETF Ethereum spot memperoleh sekitar US$37,5 juta. Arus positif itu menunjukkan investor institusional mulai kembali menambah eksposur setelah pasar mengalami tekanan dalam beberapa bulan terakhir.
Aktivitas akumulasi juga terlihat pada kelompok pemilik Bitcoin besar. Data on-chain menunjukkan dompet yang memegang antara 1.000 hingga 10.000 BTC meningkatkan pembelian dengan laju tercepat dalam beberapa bulan.
Total saldo kelompok tersebut kembali mencapai sekitar 3,09 juta BTC, level yang sama seperti sebelum penurunan pada Februari, meskipun harga Bitcoin saat ini masih jauh lebih rendah dibandingkan puncaknya.
Pola tersebut dapat menunjukkan bahwa investor besar memanfaatkan harga yang lebih rendah untuk menambah kepemilikan secara bertahap. Pada saat yang sama, jumlah Bitcoin yang dikuasai pemegang jangka panjang juga berada di level tinggi, sehingga sebagian pasokan menjadi semakin tidak aktif di pasar.
Namun, pasar derivatif masih memperlihatkan kehati-hatian. Open interest Bitcoin naik lebih dari 4% menjadi di atas US$50 miliar, menandakan adanya dana baru yang masuk ke kontrak berjangka. Meski demikian, posisi trader ritel dan trader besar di Binance masih cenderung netral.
Lebih dari US$200 juta posisi berleverage dilikuidasi dalam 24 jam, dengan sekitar US$160 juta berasal dari posisi short. Angka tersebut menunjukkan sebagian kenaikan Bitcoin juga diperkuat oleh trader bearish yang terpaksa menutup posisi.
US$69.000 Menjadi Ujian Berikutnya
Meski sentimen membaik, Bitcoin belum sepenuhnya keluar dari fase pemulihan. Area sekitar US$69.340 menjadi salah satu resistance yang paling diperhatikan karena berdekatan dengan harga realisasi pemegang jangka pendek. Level ini mencerminkan rata-rata harga beli investor yang baru memasuki pasar dalam beberapa bulan terakhir.
Sejak November, beberapa rebound Bitcoin berulang kali kehilangan tenaga ketika mendekati area tersebut. Investor yang membeli pada harga lebih tinggi cenderung menggunakan pemulihan untuk menjual dan mengurangi kerugian, sehingga menciptakan tambahan pasokan di pasar.
Resistance berikutnya berada di sekitar US$70.920, berdasarkan indikator MVRV Pricing Bands. Level tersebut dinilai berpotensi memicu tekanan jual karena berdekatan dengan basis biaya agregat sejumlah kelompok investor.
Bitcoin membutuhkan penutupan yang berkelanjutan di atas area ini agar permintaan baru dapat menyerap pasokan dan mengonfirmasi kelanjutan tren pemulihan.
Sebaliknya, kegagalan menembus resistance dapat kembali membawa harga ke bawah US$62.000 untuk membentuk titik terendah yang lebih tinggi. Tekanan tersebut kemungkinan tidak hanya berasal dari faktor internal kripto, tetapi juga dari pelemahan pasar saham atau perubahan sentimen terhadap aset berisiko.
Regulasi Belum Menghapus Risiko Pasar
Perkembangan CLARITY memberi pasar alasan baru untuk optimistis, tetapi proses pembentukan regulasi masih panjang.
RUU tersebut harus melewati pembahasan politik dan berpotensi mengalami perubahan sebelum menjadi undang-undang. Perselisihan mengenai kewenangan regulator, perlindungan konsumen, stablecoin, dan aktivitas bisnis pejabat publik masih dapat memperlambat prosesnya.
Di sisi pasar, Bitcoin juga masih diperdagangkan hampir 50% di bawah puncaknya. Kenaikan menuju US$66.000 menjadi sinyal pemulihan, tetapi belum cukup untuk memastikan bahwa fase bearish telah sepenuhnya berakhir.
Investor perlu mencermati kombinasi antara perkembangan regulasi, arus ETF, aktivitas pemegang besar, dan kemampuan harga melewati resistance utama. Keempat faktor tersebut akan menentukan apakah reli Juli hanya menjadi rebound sementara atau awal dari tren kenaikan yang lebih kuat.
Pantau Bitcoin, Ethereum, XRP, dan berbagai aset digital lainnya melalui aplikasi Nanovest, serta ikuti perkembangan terbaru seputar regulasi dan pasar melalui News dan Artikel Tips Nanovest agar setiap keputusan investasi tetap berpijak pada informasi yang relevan.
Referensi +
- Benzinga: Bitcoin, Ethereum, XRP, Dogecoin Hold Ground as CLARITY Act Seen Unlocking the 'Next Wave of Adoption'






