Bitcoin (BTC) kembali mendekati level US$65.000 pada perdagangan Senin (20/7), tetapi belum mampu mempertahankan pergerakan di atas resistance tersebut.
Pergerakan ini terjadi ketika pasar global menghadapi kombinasi tekanan geopolitik, kenaikan harga minyak, dan aksi jual besar-besaran saham teknologi oleh investor institusi. Meski demikian, Bitcoin relatif bertahan dan terus membentuk titik terendah yang lebih tinggi selama beberapa pekan terakhir.
Kondisi tersebut membuat sebagian trader menilai peluang penembusan masih terbuka. Jika US$65.000 berhasil dilewati secara meyakinkan, Bitcoin berpotensi bergerak menuju area US$67.000 hingga mendekati US$70.000.
Saham Teknologi Hadapi Penjualan Institusional
Selera investor terhadap aset berisiko masih dibayangi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang terus menekan sentimen pasar.
Harga minyak bertahan di atas US$80 per barel karena Selat Hormuz masih tertutup di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara. Kondisi ini menambah kekhawatiran terhadap pasokan energi dan potensi kenaikan inflasi global.
Tekanan terhadap pasar juga datang dari sektor teknologi. Berdasarkan data Goldman Sachs yang dikutip The Kobeissi Letter, hedge fund telah menjual saham teknologi informasi selama enam dari delapan pekan terakhir.
Total penjualan selama periode delapan pekan tersebut disebut menjadi yang terbesar dalam setidaknya sepuluh tahun. Aksi ini menunjukkan bahwa investor institusi mulai mengurangi eksposur terhadap sektor teknologi setelah reli panjang yang sebelumnya didorong oleh tema artificial intelligence.
Meski tekanan jual meningkat, indeks S&P 500 dan Nasdaq masih sempat bergerak sedikit lebih tinggi. Sementara itu, Dow Jones melemah sekitar 0,3%, mencerminkan pergerakan pasar yang masih berhati-hati.
US$65.000 Masih Jadi Tembok Utama Bitcoin
Di pasar kripto, Bitcoin beberapa kali mencoba menembus level US$65.000, tetapi selalu kehilangan momentum setelah mendekati area tersebut.
Resistance ini telah membatasi pergerakan BTC sepanjang Juli. Setiap kenaikan menuju level tersebut cenderung diikuti aksi ambil untung dan tekanan jual jangka pendek.
Namun, struktur harga Bitcoin mulai menunjukkan sinyal yang lebih konstruktif. BTC membentuk serangkaian titik terendah yang lebih tinggi selama sekitar tiga pekan terakhir, menandakan bahwa pembeli masih masuk setiap kali harga mengalami koreksi.
Semakin lama Bitcoin mampu bertahan di dekat US$65.000 tanpa mengalami penurunan tajam, semakin besar kemungkinan resistance tersebut akhirnya ditembus.
Apabila BTC berhasil bergerak di atas US$67.000, sejumlah trader menilai struktur pasar bullish akan kembali terbentuk. Area tersebut menjadi penting karena dapat mengonfirmasi perubahan tren dari fase konsolidasi menuju kenaikan yang lebih kuat.
Target US$70.000 Mulai Kembali Dibahas
Sejumlah analis melihat area US$67.500-US$69.000 sebagai target kenaikan berikutnya dalam beberapa pekan mendatang.
Kisaran tersebut berada tepat di bawah level psikologis US$70.000, yang kemungkinan menjadi resistance besar selanjutnya apabila Bitcoin berhasil keluar dari pergerakan datar saat ini.
Meski demikian, pasar masih berada dalam periode perdagangan musim panas yang biasanya memiliki volume lebih rendah. Kondisi tersebut dapat membuat pergerakan harga cenderung lambat dan mudah berubah arah ketika muncul berita besar.
Dalam skenario yang lebih bullish, Bitcoin berpotensi menuju level yang lebih tinggi pada Agustus. Namun, proyeksi tersebut masih bergantung pada kemampuan BTC mempertahankan support, menembus US$65.000, serta menghadapi tekanan dari suku bunga, harga minyak, dan sentimen pasar global.
Untuk saat ini, area US$65.000 tetap menjadi level penentu. Penembusan yang disertai volume kuat dapat membuka jalan menuju US$67.000-US$70.000, sementara kegagalan kembali dapat membawa Bitcoin melanjutkan konsolidasi.
Baca berita lainnya terkait aset Bitcoin di halaman ini.
Mau ikut memantau peluang dari Bitcoin, aset kripto, dan saham Amerika dalam satu aplikasi? Temukan pilihan investasinya di aplikasi Nanovest, lalu ikuti perkembangan terbaru melalui News dan Artikel Tips Nanovest agar kamu tidak melewatkan perubahan penting di pasar.
Referensi +
- CoinTelegraph: Bitcoin price hits $65K wall as stocks battle ‘record’ institutional tech sell-off






