Bitcoin (BTC) kembali menjadi perhatian setelah Strategy, perusahaan perbendaharaan aset digital yang dipimpin Michael Saylor, menjual 3.588 Bitcoin senilai sekitar US$216 juta. Penjualan tersebut dilakukan untuk mendanai pembayaran dividen saham preferen dan memperkuat posisi kas perusahaan.
Meski terdengar negatif bagi sentimen pasar, dampaknya terhadap harga Bitcoin relatif terbatas. BTC sempat turun ke sekitar US$61.300 setelah kabar tersebut muncul, tetapi kemudian pulih ke kisaran US$62.000-US$63.000. Reaksi ini menunjukkan bahwa pasar mulai menilai penjualan Strategy bukan sebagai tanda pelepasan besar-besaran, melainkan bagian dari manajemen likuiditas perusahaan.
Strategy Masih Jadi Penyeimbang Pasar Bitcoin
Menurut analis Bernstein, Strategy tetap menjadi salah satu kekuatan penyeimbang penting di pasar Bitcoin. Sepanjang 2026, arus keluar dari ETF Bitcoin spot mencapai sekitar US$5,5 miliar, sementara sejumlah penambang Bitcoin AS juga menjadi penjual bersih karena mulai beralih ke bisnis pusat data AI.
Di tengah tekanan tersebut, Strategy masih tercatat sebagai pembeli bersih Bitcoin secara keseluruhan. Perusahaan kini memegang sekitar 843.775 BTC, setara sekitar 4% dari total pasokan Bitcoin. Bernstein menilai posisi ini membantu membuat pasar bearish Bitcoin saat ini terasa lebih ringan dibandingkan siklus penurunan kripto sebelumnya.
Meski Strategy baru saja menjual sebagian kecil kepemilikannya, perusahaan masih memiliki cadangan kas sekitar US$2,55 miliar. Bernstein juga memperkirakan likuiditas tersebut cukup untuk menutup kewajiban dividen dan bunga selama sekitar 17 bulan, sehingga risiko penjualan paksa dalam waktu dekat dinilai relatif rendah.
Investor Masih Menunggu Sinyal Arus Masuk Baru
Dari sisi pasar, tekanan terhadap Bitcoin belum sepenuhnya hilang. BTC masih turun sekitar 54% dari rekor tertingginya di sekitar US$125.000 pada Oktober, sementara sentimen investor masih dibebani oleh arus keluar ETF, potensi kenaikan suku bunga The Fed, dan peralihan modal ke sektor AI.
Namun, ada beberapa sinyal yang mulai membaik. ETF Bitcoin spot AS mencatat arus masuk bersih sekitar US$223 juta pada Jumat, setelah sebelumnya mengalami 10 hari arus keluar berturut-turut. Di pasar derivatif, tingkat pendanaan kontrak perpetual Bitcoin juga kembali positif, menandakan tekanan bearish mulai mereda.
Selain itu, data on-chain menunjukkan transfer Bitcoin dari pemegang jangka panjang ke bursa menurun, dari sekitar 8.040 BTC per hari menjadi 4.130 BTC per hari. Hal ini dapat menjadi indikasi bahwa tekanan jual dari investor jangka panjang mulai melemah.
Untuk saat ini, level US$60.000 masih menjadi area penting bagi Bitcoin. Jika arus masuk ETF berlanjut dan tekanan jual semakin mereda, peluang pemulihan menuju US$65.000 bisa kembali terbuka. Namun, selama sentimen makro dan kekhawatiran terhadap Strategy masih membayangi pasar, investor kemungkinan tetap berhati-hati.
Pantau terus update pasar kripto dan saham global melalui News dan Artikel Tips Nanovest, lalu temukan peluang investasinya langsung di aplikasi Nanovest.
Referensi +
- Yahoo Finance: Michael Saylor's Strategy may have saved bitcoin from a bigger sell-off: 'A balancing force in the market'
- CoinTelegraph: Bitcoin recovers from Strategy's BTC sale, funding rates hit 9%: Are bulls back?
- CoinTelegraph: Strategy sells 3,588 Bitcoin for $216M to fund dividends, keeps $2.55B reserve intact






