Binance mencatat arus keluar bersih (net outflow) lebih dari US$400 juta dalam sepekan menjelang berlakunya penuh regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Uni Eropa pada 1 Juli. Meski nilainya cukup besar, data menunjukkan perpindahan dana tersebut masih relatif kecil dibandingkan total aset yang dikelola Binance.
Pergerakan ini terjadi setelah Binance menarik permohonan lisensi MiCA di Yunani dan mulai menyesuaikan layanannya bagi sebagian pengguna di kawasan Eropa.
Arus Keluar Meningkat, Tapi Belum Menunjukkan Eksodus
Berdasarkan data DefiLlama, Binance membukukan arus keluar bersih lebih dari US$400 juta selama pekan yang dimulai pada 22 Juni. Nilai tersebut hanya setara sekitar 0,3% dari total aset Binance senilai US$133,3 miliar atau sekitar 0,35% jika tidak memasukkan token BNB.
Pada hari pengumuman penarikan lisensi MiCA di Yunani, Binance sempat mencatat arus keluar harian hampir US$2 miliar. Dua hari berikutnya, arus keluar kembali mencapai lebih dari US$2,5 miliar dan US$1,4 miliar.
Meski demikian, pergerakan dana dalam skala miliaran dolar bukanlah hal yang tidak biasa bagi Binance mengingat ukuran bursa tersebut yang merupakan salah satu terbesar di dunia. Data yang tersedia juga tidak menunjukkan asal wilayah pengguna yang melakukan penarikan dana.
Bursa Kripto Mulai Berebut Pengguna Eropa
Mulai 1 Juli, penyedia layanan aset kripto yang belum mengantongi lisensi MiCA diwajibkan menghentikan sebagian besar aktivitasnya di Uni Eropa. Binance pun mulai membatasi pendaftaran pengguna baru dan beberapa layanannya di wilayah yang terdampak.
Sejumlah bursa kripto lain memanfaatkan momentum ini untuk menarik pengguna. OKX, yang telah memperoleh lisensi MiCA sejak 2025, mencatat arus masuk bersih sekitar US$285 juta selama periode yang sama.
Namun, penerima arus masuk terbesar justru adalah Bitget dan Bitfinex. Hal ini menunjukkan bahwa perpindahan dana pengguna tidak sepenuhnya mengarah ke bursa yang telah mengantongi lisensi MiCA.
Binance Tetap Fokus pada Pasar Eropa
Meski menghadapi tenggat regulasi, Binance menegaskan bahwa Uni Eropa tetap menjadi pasar strategis bagi perusahaan. Bursa tersebut menyatakan masih berkomitmen memperoleh lisensi MiCA dan terus melayani pengguna sesuai ketentuan di masing-masing negara.
Di sisi lain, analis CryptoQuant menilai dampak MiCA terhadap Binance kemungkinan tidak terlalu besar. Volume perdagangan dalam mata uang euro hanya menyumbang sekitar 1% dari total volume spot Binance, sehingga kontribusi pasar Eropa terhadap aktivitas perdagangan global perusahaan masih relatif terbatas.
Bagi investor kripto, perkembangan ini menunjukkan bahwa regulasi semakin menjadi faktor penting dalam persaingan antar bursa. Seiring industri aset digital semakin matang, kepatuhan terhadap regulasi diperkirakan akan menjadi salah satu penentu utama pertumbuhan platform kripto di masa depan.
Ikuti terus perkembangan regulasi dan pasar kripto global melalui News & Artikel Tips Nanovest, serta mulai investasi aset kripto dengan mudah di aplikasi Nanovest.
Referensi +
- CoinTelegraph: Binance posts over $400M in weekly net outflows as MiCA deadline nears






