Pasar saham Amerika masih bergerak dalam kondisi yang cukup dinamis menjelang rilis data inflasi (CPI) AS yang menjadi perhatian utama investor minggu ini. Sebagian pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga setelah data ekonomi AS tetap menunjukkan ketahanan, sementara sejumlah ekonom memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Di saat yang sama, perkembangan konflik di Timur Tengah dan pergerakan harga energi masih menjadi faktor yang memengaruhi sentimen global.
Meski demikian, pasar tetap mendapatkan dukungan dari kuatnya fundamental perusahaan-perusahaan besar AS. Investor kini cenderung lebih selektif dengan mencari emiten yang memiliki arus kas kuat, model bisnis yang defensif, serta kemampuan mempertahankan pertumbuhan di tengah ketidakpastian ekonomi. Sektor consumer, pembayaran digital, dan perbaikan rumah menjadi beberapa area yang masih menarik perhatian pasar saat ini.
Berikut saham pilihan yang masuk radar Nanovest hari ini.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini, 10 Juni 2026
1. McDonald’s Corporation (MCD) — SPEC BUY
- Range Buy: Rp5.085.060
- Target 1: Rp5.235.856
- Target 2: Rp5.425.215
- Stop Loss: Rp4.880.525
Mengapa Menarik?
McDonald’s merupakan salah satu contoh perusahaan dengan karakteristik defensive compounder, yaitu bisnis yang mampu menghasilkan arus kas secara konsisten dalam berbagai kondisi ekonomi.
Pada 2025, perusahaan mencatat free cash flow (FCF) sekitar US$7,2 miliar yang memungkinkan manajemen terus mengembalikan nilai kepada pemegang saham melalui kombinasi dividen dan buyback. Total distribusi kepada pemegang saham mencapai sekitar US$7,1 miliar, menunjukkan kualitas bisnis yang tetap kuat meski berada dalam lingkungan ekonomi yang menantang.
Daya tarik lain dari McDonald’s adalah rekam jejak dividend growth yang telah berlangsung lebih dari lima dekade. Hal ini menjadikan MCD sebagai salah satu saham yang sering dipilih investor jangka panjang yang mencari kombinasi antara stabilitas pendapatan dan pertumbuhan nilai investasi.
Selain itu, valuasi saham saat ini masih berada di bawah rata-rata historisnya, sehingga menawarkan risk-reward yang relatif menarik untuk eksposur pada perusahaan dengan brand equity yang kuat, permintaan yang cenderung stabil, dan visibilitas pendapatan yang tinggi.
2. Visa (V) — BUY
- Range Buy: Rp5.870.727
- Target 1: Rp6.060.000
- Target 2: Rp6.227.230
- Stop Loss: Rp5.575.945
Mengapa Menarik?
Visa terus memperkuat posisinya sebagai salah satu infrastruktur pembayaran digital terbesar di dunia.
Kolaborasi terbaru dengan Valor PayTech melalui Visa Platform Connect (VPC) memperluas kemampuan Visa dalam menjangkau merchant dan perusahaan fintech secara lebih efisien. Integrasi ini membuka peluang adopsi layanan bernilai tambah seperti tokenisasi, digital wallet, dan pemrosesan pembayaran real-time yang semakin dibutuhkan dalam ekonomi digital.
Dari sisi fundamental, momentum pertumbuhan Visa masih sangat solid. Volume transaksi meningkat sekitar 9% secara tahunan menjadi sekitar 135,5 miliar transaksi. Di saat yang sama, pendapatan dan laba per saham (EPS) juga terus mencatat pertumbuhan dua digit dan melampaui ekspektasi pasar.
Kombinasi antara ekspansi jaringan, efek skala yang kuat, dan pertumbuhan pembayaran digital global membuat Visa tetap menjadi salah satu perusahaan dengan prospek pertumbuhan jangka panjang yang menarik di sektor fintech.
3. Home Depot Inc (HD) — BUY
- Range Buy: Rp5.810.160
- Target Price 1: Rp6.030.420
- Target Price 2: Rp6.205.920
- Stop Loss: Rp5.565.555
Mengapa Menarik?
Home Depot mendapat dukungan dari mulai membaiknya kondisi pasar perumahan Amerika Serikat.
Data terbaru menunjukkan penjualan rumah existing meningkat 3,2% dibanding bulan sebelumnya, melampaui ekspektasi pasar. Kondisi ini mengindikasikan adanya stabilisasi permintaan di sektor properti setelah periode tekanan akibat suku bunga tinggi.
Perbaikan aktivitas perumahan biasanya menjadi katalis positif bagi sektor home improvement karena mendorong peningkatan kebutuhan renovasi, perbaikan rumah, dan pembelian perlengkapan rumah tangga.
Momentum tersebut tercermin pada kinerja Home Depot yang mencatat pendapatan US$41,8 miliar, tumbuh 4,8% dibandingkan tahun sebelumnya, serta laba per saham yang melampaui ekspektasi analis. Manajemen juga tetap mempertahankan proyeksi kinerja untuk tahun fiskal 2026, menunjukkan keyakinan terhadap prospek bisnis ke depan.
Dengan kombinasi pemulihan siklus perumahan, permintaan yang tetap resilien, dan eksekusi operasional yang kuat, Home Depot menjadi salah satu saham yang menarik untuk dipantau sebagai penerima manfaat dari perbaikan pasar properti AS.
Ringkasan Trading Plan Hari Ini
| Saham | Rekomendasi | Harga Acuan | Target 1 | Target 2 | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|---|
| MCD | Spec Buy | Rp5.085.060 | Rp5.235.856 | Rp5.425.215 | Rp4.880.525 |
| V | Buy | Rp5.870.727 | Rp6.060.000 | Rp6.227.230 | Rp5.575.945 |
| HD | Buy | Rp5.810.160 | Rp6.030.420 | Rp6.205.920 | Rp5.565.555 |
Kesimpulan
Di tengah pasar yang masih menimbang arah suku bunga dan perkembangan geopolitik global, saham dengan fundamental kuat dan visibilitas bisnis yang tinggi menjadi semakin menarik untuk diperhatikan. McDonald’s menawarkan karakter defensif dengan arus kas yang konsisten, Visa tetap menjadi pemain utama dalam pertumbuhan pembayaran digital global, sementara Home Depot berpotensi mendapatkan manfaat dari membaiknya aktivitas pasar perumahan AS.
Ingin memantau pergerakan MCD, V, dan HD secara real-time? Kamu bisa menemukan saham-saham AS tersebut langsung di aplikasi Nanovest dan mengikuti update pasar terbaru melalui News & Artikel Nanovest.
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan bertujuan untuk edukasi serta informasi. Informasi ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, maupun jaminan keuntungan atas transaksi investasi tertentu. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.






