Firma riset dan investasi global Jefferies kembali menegaskan pandangan bullish terhadap saham NVIDIA Corporation (NASDAQ: NVDA) di awal 2026, sambil menaikkan target harga saham perusahaan semikonduktor terbesar itu. Keputusan ini datang di tengah momentum kuat permintaan chip kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan cloud computing yang terus meningkat, yang dinilai memperpanjang keunggulan kompetitif NVIDIA di pasar global.
Dalam catatan riset yang disampaikan kepada investor pada 16 Januari 2026, Jefferies mempertahankan rekomendasi Buy (beli) untuk saham NVDA dan sekaligus meningkatkan target harga sahamnya dari sebelumnya US$250 menjadi sekitar US$275. Langkah ini mencerminkan keyakinan kuat Jefferies bahwa prospek pertumbuhan jangka menengah hingga jangka panjang NVIDIA tetap solid.
Dasar Bullish: Eksekusi Produk & Permintaan AI
Menurut Jefferies, salah satu alasan utama tetap bullish adalah kemampuan NVIDIA dalam mengeksekusi roadmap produk yang ambisius, terutama dalam lini GPU (Graphics Processing Unit) generasi terbaru yang dirancang untuk menangani aplikasi AI tingkat lanjut. Analis Jefferies mencatat bahwa NVIDIA telah mengatasi sebagian masalah inventaris produk sebelumnya, dan fokus kini beralih pada pemenuhan permintaan yang kuat dari para hyperscalers — perusahaan cloud besar yang membutuhkan kapasitas komputasi besar untuk layanan AI mereka.
Selain itu, NVIDIA telah mulai sampling chip generasi berikutnya, seperti GB300, dengan beberapa penyedia layanan cloud besar sejak awal tahun — ini dipandang sebagai sinyal bahwa perusahaan siap memenuhi kebutuhan produktivitas AI yang terus tumbuh.
Jefferies juga menggarisbawahi bahwa permintaan NVIDIA untuk proyek AI mulai menunjukkan visibilitas nyata dalam bentuk proyek dengan kapasitas lebih dari 10 gigawatt (GW) — ukuran yang menggambarkan kebutuhan energi dan komputasi besar di dunia AI dan pusat data modern.
Fundamental Kuat & Kesehatan Keuangan
Jefferies menilai NVIDIA memiliki fundamental finansial yang kuat, termasuk pertumbuhan pendapatan lebih dari 100% dalam 12 bulan terakhir dan skor kesehatan finansial yang tinggi berdasarkan beberapa metrik internal. Pertumbuhan ini didorong oleh penjualan chip data center dan akselerator AI yang meningkat drastis — segmen yang telah menjadi tulang punggung pendapatan perusahaan.
Selain itu, analis dari Jefferies menyebutkan bahwa prospek produk dan kontrak AI jangka panjang serta pangsa pasar NVIDIA yang luas memberikan landasan kuat untuk mempertahankan posisi Buy. NVIDIA bahkan dikatakan “relatif murah” di harga saat ini jika dibandingkan dengan perkiraan pendapatan dan pertumbuhan laba pada 2027 mendatang.
Reaksi Pasar Analis Lainnya
Jefferies bukan satu-satunya firma yang mempertahankan atau menaikkan pandangannya terhadap saham NVIDIA. Bank investasi besar lainnya, seperti J.P. Morgan, juga telah menegaskan kembali rekomendasi Overweight atau Buy mereka, mencatat permintaan yang kuat untuk produk data center NVIDIA sebagai salah satu pendorong utama kinerja saham.
Sementara itu, analis dari pasar modal lain juga menaikkan target harga mereka untuk NVDA, mencerminkan konsensus yang relatif bullish di antara komunitas analis. Beberapa target harga bahkan berada pada kisaran jauh lebih tinggi untuk jangka menengah, seiring optimisme berlanjut pada pertumbuhan AI dan komputasi.
Faktor Risiko dan Hambatan
Meski pandangan analis umumnya positif, beberapa risiko pasar tetap perlu diperhatikan. Tekanan regulasi terkait ekspor teknologi canggih, terutama konfigurasi chip dan persaingan geopolitik, dapat mempengaruhi pasar global semikonduktor secara signifikan. Hambatan terhadap akses pasar tertentu, seperti permintaan chip tertentu di wilayah tertentu, juga dapat memengaruhi volume penjualan NVIDIA.
Selain itu, dinamika siklus ekonomi global — termasuk pergerakan suku bunga, inflasi, dan kebijakan perdagangan — tetap menjadi faktor yang memengaruhi sentimen investor dalam jangka pendek. Investor disarankan tetap memperhatikan perkembangan laporan keuangan kuartalan NVIDIA serta konferensi panduan ke depan untuk mengevaluasi apakah tren bullish masih berlanjut.
Strategi NVIDIA di Era AI dan Cloud
NVIDIA telah mengukuhkan dirinya sebagai pemain dominan dalam pasar GPU global, dengan pangsa pasar yang sangat signifikan di segmen akselerator AI. Bahkan dalam laporan terbaru industri GPU global, perusahaan ini masih menguasai sebagian besar pasar meskipun ada sedikit penurunan persentase.
Permintaan untuk chip NVIDIA tidak hanya datang dari sektor cloud computing dan AI, tetapi juga dari pasar otomotif, gaming, dan industri lainnya yang mengadopsi kecerdasan buatan dan komputasi tingkat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa diversifikasi produk NVIDIA dapat membantu mempertahankan pertumbuhan jangka panjangnya.
Kesimpulan: Momentum Bullish NVIDIA
Dengan mempertahankan rekomendasi Buy dan menaikkan target harga, Jefferies mengirimkan sinyal bahwa NVIDIA Corporation masih memiliki ruang pertumbuhan signifikan di tengah dominasi AI dan cloud computing global. Konsensus analis yang mayoritas positif, ditambah fundamental finansial yang kuat dan prospek teknologi yang inovatif, memberi investor alasan kuat untuk terus memantau saham ini sebagai aset strategis di portofolio jangka menengah hingga panjang.






