Keputusan The Federal Reserve mempertahankan suku bunga seharusnya menjadi kabar yang relatif netral bagi pasar kripto. Namun, absennya petunjuk baru dari bank sentral Amerika Serikat justru membuat Bitcoin dan Ethereum kehilangan arah.
Tak lama setelah keputusan diumumkan, Bitcoin (BTC) turun sekitar 1% ke kisaran US$63.890. Ethereum (ETH) juga melemah dengan persentase serupa dan diperdagangkan sedikit di atas US$1.900.
Tekanan tersebut tidak datang dari perubahan suku bunga, melainkan dari pesan yang tersirat di balik keputusan tersebut. The Fed mempertahankan suku bunga untuk kelima kalinya berturut-turut, tetapi tiga anggota komite secara terbuka mendukung kenaikan 25 basis poin.
Bagi pasar kripto, kombinasi suku bunga tinggi, inflasi yang belum sepenuhnya terkendali, dan ketidakpastian kebijakan membuat investor enggan mengambil risiko lebih besar.
The Fed Bertahan, Tapi Tidak Memberi Arah BaruÂ
The Fed mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,50% hingga 3,75%, sesuai dengan ekspektasi pasar. Keputusan tersebut menjadi penahanan kelima berturut-turut sejak pemangkasan terakhir sebesar 25 basis poin pada Desember 2025. Sejak Kevin Warsh mengambil alih kepemimpinan The Fed, bank sentral juga semakin mengurangi panduan mengenai langkah kebijakan berikutnya.
Pertemuan kali ini tidak disertai Summary of Economic Projections maupun dot plot terbaru. Artinya, investor tidak mendapatkan proyeksi baru mengenai arah suku bunga dari para pembuat kebijakan.
Dot plot berikutnya baru akan dirilis pada pertemuan 16 September 2026. Hingga saat itu, pasar harus mengandalkan data inflasi, kondisi tenaga kerja, dan perkembangan geopolitik untuk memperkirakan langkah The Fed.
Ketidakjelasan tersebut menjadi masalah bagi aset seperti Bitcoin dan Ethereum. Kripto biasanya lebih diuntungkan ketika pasar memiliki keyakinan bahwa suku bunga akan turun dan likuiditas akan meningkat.
Sebaliknya, ketika peluang kenaikan suku bunga kembali terbuka, investor cenderung memilih aset dengan risiko lebih rendah dan imbal hasil yang lebih pasti.
Tiga Suara Hawkish Membayangi Pasar Kripto
Keputusan The Fed tidak diambil secara bulat. Presiden The Fed Cleveland Beth Hammack, Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari, dan Presiden The Fed Dallas Lorie Logan memilih menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Blok perbedaan pendapat tersebut menjadi yang paling hawkish sejak Warsh menjabat sebagai ketua. Sinyal ini menunjukkan bahwa kekhawatiran terhadap inflasi masih cukup kuat di internal bank sentral.
Pada pertemuan Juni, hampir separuh anggota FOMC juga telah memberi indikasi bahwa mereka dapat mendukung kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun.
Tekanan semakin besar karena harga energi kembali meningkat akibat konflik di Timur Tengah. Harga minyak sempat naik ke kisaran US$83 per barel menjelang keputusan The Fed, setelah ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan sekutunya kembali meningkat.
Kenaikan harga energi dapat memperlambat penurunan inflasi melalui biaya transportasi, produksi, dan distribusi. Jika tekanan harga meluas, The Fed memiliki alasan lebih kuat untuk mempertahankan suku bunga tinggi atau bahkan kembali menaikkannya.
Bagi kripto, risiko tersebut cukup penting. Suku bunga tinggi meningkatkan daya tarik obligasi dan instrumen berbunga, sementara Bitcoin dan Ethereum tidak memberikan imbal hasil tetap seperti aset tradisional.
Ethereum Memiliki Dukungan ETF, Tapi Tren Belum Berbalik
Ethereum masih menunjukkan beberapa tanda pemulihan, meski tekanan teknikal belum sepenuhnya menghilang. Sebelum keputusan The Fed, ETH sempat mencapai sekitar US$1.926, tetapi kembali turun ke kisaran US$1.890. Pergerakan tersebut terjadi setelah aset ini pulih dari level terendah 2026 yang sempat tercapai pada awal Juli.
Pemulihan Ethereum turut didukung oleh aliran dana institusional. ETF spot ETH mencatat arus masuk bersih selama tiga pekan berturut-turut, dengan total sekitar US$71,17 juta dalam tujuh hari yang berakhir pada 28 Juli.
Namun, struktur teknikal jangka menengah masih belum sepenuhnya bullish. Ethereum masih berada dalam pola death cross, ketika rata-rata harga 50 hari berada di bawah rata-rata 200 hari. Pola tersebut menunjukkan bahwa tren jangka menengah masih cenderung melemah.
Zona US$1.897-US$1.913 kini menjadi area penting yang perlu direbut kembali. Jika ETH mampu bertahan di atas wilayah tersebut, target berikutnya berada di sekitar US$1.944 dan kemudian US$1.980. Sebaliknya, jika tekanan pasar berlanjut, Ethereum berisiko kembali menguji area support US$1.874-US$1.846.
Bitcoin juga menghadapi tantangan serupa. Harga masih berada di sekitar US$64.000, sementara Fear & Greed Index berada di level 29 atau dalam kategori fear. Kondisi tersebut menunjukkan investor belum cukup percaya diri untuk mendorong harga lebih tinggi.
September Menjadi Ujian Berikutnya
Pasar kripto kini beralih menunggu pertemuan The Fed pada 16 September 2026. Pertemuan tersebut akan menjadi lebih penting karena dilengkapi proyeksi ekonomi dan dot plot terbaru. Dari sana, investor akan melihat apakah mayoritas pejabat The Fed masih mempertimbangkan kenaikan suku bunga atau mulai membuka ruang untuk kebijakan yang lebih longgar.
Hingga saat itu, pergerakan Bitcoin dan Ethereum kemungkinan akan tetap sensitif terhadap data inflasi, harga minyak, kondisi ekonomi Amerika, dan perkembangan konflik Timur Tengah.
Keputusan The Fed kali ini memang tidak mengubah suku bunga. Namun, tiga suara yang mendukung kenaikan dan absennya sinyal pemangkasan menunjukkan bahwa tekanan moneter terhadap aset berisiko belum benar-benar berakhir.
Bagi Bitcoin dan Ethereum, tantangannya bukan hanya bertahan dari volatilitas jangka pendek, tetapi juga membuktikan bahwa permintaan investor tetap kuat di tengah suku bunga tinggi dan likuiditas yang ketat.
Baca berita lainnya terkait aset Bitcoin dan Ethereum.
Pantau Momentum Kripto dengan Lebih Terarah
Pantau pergerakan Bitcoin, Ethereum, dan aset kripto lainnya melalui aplikasi Nanovest. Ikuti juga perkembangan The Fed, inflasi, serta sentimen pasar global lewat News dan Artikel Tips Nanovest agar keputusan investasimu tetap berdasarkan informasi yang relevan.
Referensi +
- Decrypt: Bitcoin, Ethereum Wobble as Fed Holds Rates Steady
- Decrypt: Ethereum Price Stalls as Fed Rate Decision Looms






