Harga Bitcoin kembali mengalami tekanan setelah sempat mencatat kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini turut berdampak pada arus dana di produk spot Bitcoin ETF yang tercatat di bursa Amerika Serikat. Setelah menikmati tren inflow selama lima hari berturut-turut dengan total dana masuk hampir mencapai US$1,7 miliar, spot Bitcoin ETF kini kembali mencatat arus keluar dana atau outflow.
Berdasarkan data terbaru, spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat mengalami outflow sebesar US$277,5 juta pada Kamis waktu setempat. Ini menjadi outflow harian pertama yang terjadi sepanjang Mei 2026. Perubahan arah arus dana tersebut terjadi seiring pelemahan harga Bitcoin yang kembali turun di bawah level psikologis US$80.000 setelah sebelumnya sempat menembus US$82.000 sehari sebelumnya.
Produk Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) menjadi ETF dengan outflow terbesar pada hari itu, dengan dana keluar mencapai sekitar US$129 juta. Sementara itu, BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) juga mencatat outflow cukup besar sekitar US$98 juta. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian investor mulai mengambil sikap lebih berhati-hati di tengah volatilitas pasar kripto yang kembali meningkat.
Meski mayoritas spot Bitcoin ETF mengalami tekanan, terdapat beberapa produk yang masih mencatat arus dana positif. Salah satunya adalah Morgan Stanley Bitcoin Trust ETF (MSBT), yang berhasil membukukan inflow sekitar US$7,3 juta. Menariknya, sejak pertama kali diluncurkan pada April 2026, ETF Bitcoin milik Morgan Stanley tersebut belum pernah mengalami outflow harian sama sekali.
Hingga saat ini, MSBT diketahui telah mengumpulkan sekitar 2.920 BTC dengan nilai aset mencapai kurang lebih US$232 juta. Pertumbuhan aset yang dikelola produk tersebut juga meningkat signifikan sejak peluncuran, mencerminkan masih adanya minat investor institusional terhadap eksposur Bitcoin jangka panjang.
Selain Morgan Stanley, produk Grayscale Bitcoin Mini Trust ETF (BTC) juga masih mencatat inflow meskipun dalam jumlah yang relatif kecil. ETF ini dikenal sebagai salah satu produk spot Bitcoin ETF dengan biaya pengelolaan lebih rendah dibanding beberapa kompetitornya.
Di sisi lain, sentimen pasar kripto secara umum juga terlihat mulai melemah. Indeks Crypto Fear & Greed kembali masuk ke zona “Fear” di level 38 setelah sebelumnya sempat berada di area netral. Meski demikian, kondisi pasar saat ini masih dinilai lebih baik dibanding April lalu ketika indeks sempat berada di level yang jauh lebih rendah.
Dalam 30 hari terakhir, harga Bitcoin sendiri masih tercatat mengalami kenaikan sekitar 11%. Namun, volatilitas yang tinggi membuat investor tetap perlu mencermati pergerakan pasar dan arus dana institusional yang dapat mempengaruhi arah harga Bitcoin dalam jangka pendek.






