Harga XRP masih berada dalam tekanan setelah mengalami pelemahan dalam beberapa pekan terakhir. Namun, sejumlah indikator teknikal mulai menunjukkan sinyal bahwa aset kripto ini berpotensi mengalami pemulihan harga dalam jangka pendek.
Salah satu sinyal yang menjadi perhatian pelaku pasar berasal dari pergerakan rata-rata harga jangka menengah dan jangka panjang. Saat ini, rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20 minggu XRP berada di sekitar US$1,40 dan mendekati EMA 200 minggu yang berada di kisaran US$1,39. Kondisi ini menciptakan pola yang dalam beberapa siklus sebelumnya sering diikuti oleh fase pemulihan harga.
Pada periode-periode terdahulu, situasi serupa pernah terjadi dan diikuti oleh kenaikan harga yang cukup signifikan. Pada 2019, XRP sempat mengalami pemulihan sekitar 20%, sementara pada 2022 kenaikannya bahkan mencapai lebih dari 80%. Jika pola historis tersebut kembali terulang, XRP berpotensi bergerak menuju area US$1,39 hingga US$1,40, atau sekitar 23%–25% lebih tinggi dibandingkan harga saat ini.
Selain itu, indikator Relative Strength Index (RSI) mingguan XRP juga berada tidak jauh dari level oversold. RSI merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan momentum pasar. Ketika RSI mendekati level 30, kondisi tersebut sering dianggap sebagai tanda bahwa tekanan jual mulai melemah dan peluang terjadinya rebound semakin besar.
Dukungan tambahan juga datang dari data pasar derivatif. Berdasarkan peta likuidasi di pasar XRP, terdapat akumulasi posisi short yang cukup besar pada area harga US$1,37 hingga US$1,40. Jika harga mulai bergerak naik, para trader yang membuka posisi short berpotensi dipaksa menutup posisi mereka dengan membeli kembali XRP. Fenomena ini dapat memicu short squeeze yang berpotensi mempercepat kenaikan harga.
Sementara itu, beberapa analis juga melihat peluang yang lebih besar dalam jangka panjang. Mereka menilai XRP masih bergerak di dalam pola ascending channel yang telah terbentuk selama bertahun-tahun. Meski masih ada kemungkinan harga mengalami koreksi terlebih dahulu sebelum menemukan titik terendah yang kuat, area support jangka panjang tersebut sebelumnya sering menjadi titik awal pergerakan bullish yang signifikan.
Apabila pola historis kembali berulang dan tren pasar kripto membaik, XRP berpotensi memasuki fase pemulihan yang lebih besar dalam beberapa tahun ke depan. Meskipun demikian, investor tetap perlu memperhatikan risiko volatilitas pasar dan melakukan analisis secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.






