Saham-saham semikonduktor kembali menjadi pusat perhatian Wall Street setelah mengalami koreksi tajam sepanjang Juli.
Indeks semikonduktor PHLX melonjak lebih dari 6% pada perdagangan Selasa dan membantu mendorong S&P 500 ke level tertinggi baru. Kenaikan tersebut dipimpin oleh saham-saham memori, penyimpanan, dan infrastruktur AI seperti Marvell Technology (MRVL), Sandisk (SNDK), SK Hynix, Micron (MU), Advanced Micro Devices (AMD), hingga Intel (INTC).
Reli ini menunjukkan bahwa investor mulai kembali masuk ke sektor yang sebelumnya tertekan oleh kekhawatiran investasi berlebihan dan persaingan AI dari China. Namun, pasar belum sepenuhnya melupakan risiko yang membuat saham chip turun lebih dari 20% dari puncaknya bulan lalu.
Permintaan AI memang masih tinggi. Tantangannya kini adalah apakah produsen chip mampu memenuhi kebutuhan tersebut sambil menjaga pertumbuhan pendapatan, margin, dan pengembalian investasi.
Marvell dan Saham Memori Pimpin Kenaikan
Marvell Technology menjadi salah satu saham dengan kenaikan terbesar setelah melonjak sekitar 14%.
Perusahaan membuka Flash Memory Summit 2026 dengan memperkenalkan sejumlah produk memori dan penyimpanan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi AI. Fokus utamanya berada pada inferensi berbasis agen, ketika model AI harus menjalankan banyak tahapan, mengakses data, menggunakan alat, dan memproses informasi secara berulang.
Aktivitas tersebut membutuhkan kapasitas memori serta penyimpanan yang jauh lebih besar dibanding penggunaan AI sederhana. Kondisi ini membuka peluang bagi perusahaan yang memasok chip memori, pengendali penyimpanan, jaringan, dan perangkat keras pusat data.
Sandisk melonjak lebih dari 10%, sedangkan Micron dan SK Hynix masing-masing menguat sekitar 8%. Broadcom naik lebih dari 6%, sementara Nvidia juga bergerak positif.
Reli saham memori menjadi sinyal bahwa investor mulai melihat peluang AI tidak hanya pada GPU. Ketika pusat data semakin besar dan model semakin kompleks, kebutuhan terhadap memori bandwidth tinggi, penyimpanan cepat, dan jaringan juga meningkat.
Perubahan ini membuat rantai nilai AI menjadi lebih luas. Pemenangnya tidak lagi hanya produsen akselerator, tetapi juga perusahaan yang menyediakan komponen pendukung agar sistem dapat bekerja dalam skala besar.
Intel dan AMD Ikut Menikmati Pemulihan
Intel memimpin kelompok chip besar dengan kenaikan lebih dari 10% setelah sahamnya turun sekitar 24% pada bulan sebelumnya.
Perusahaan sebelumnya melaporkan pendapatan sebesar US$16,13 miliar, sementara penjualan dari bisnis Data Center and AI tumbuh 59% dibanding tahun lalu. Intel juga memperkirakan pendapatan kuartal ketiga berada di kisaran US$15,8 miliar hingga US$16,8 miliar.
Kenaikan tersebut menunjukkan investor mulai memberikan ruang bagi Intel untuk membuktikan pemulihan bisnis pusat data dan strateginya bersaing di pasar AI.
AMD juga naik sekitar 7% menjelang laporan keuangan kuartalannya. Pendapatan pusat data AMD tumbuh 57% secara tahunan pada kuartal sebelumnya, didorong meningkatnya permintaan akselerator AI dan CPU server.
Namun, earnings AMD menjadi salah satu ujian terbesar bagi reli sektor chip. Perusahaan dikenal sering memberikan panduan yang mendekati ekspektasi pasar, tetapi sahamnya tetap dapat bergerak tajam setelah laporan dirilis.
Investor akan mencermati pertumbuhan bisnis pusat data, permintaan GPU Instinct, perkembangan sistem Helios, serta kemampuan AMD merebut pangsa pasar dari Nvidia.
Hasil yang kuat dapat memperpanjang reli semikonduktor. Sebaliknya, panduan yang kurang meyakinkan berisiko menghidupkan kembali kekhawatiran bahwa ekspektasi terhadap AI sudah terlalu tinggi.
Permintaan AI Kuat, Risiko Capex Belum Hilang
Saham semikonduktor masih menjadi salah satu pusat perdagangan AI pada 2026.
Namun, sektor ini mengalami penurunan tajam pada Juli setelah investor mulai mempertanyakan besarnya belanja modal perusahaan hyperscaler seperti Amazon (AMZN), Microsoft (MSFT), Alphabet (GOOGL), Meta (META), dan SpaceX (SPCX).
Semakin besar pembangunan pusat data, semakin tinggi permintaan terhadap chip. Namun, pasar juga khawatir bahwa pasokan bisa tumbuh lebih cepat daripada monetisasi layanan AI.
Jika perusahaan teknologi tidak mampu menghasilkan pendapatan yang sebanding dengan belanja infrastrukturnya, pemesanan chip dan perangkat keras dapat melambat pada tahun-tahun berikutnya.
Tekanan lain datang dari China. Model AI berbiaya rendah menunjukkan bahwa performa yang kompetitif tidak selalu membutuhkan infrastruktur paling mahal. Perkembangan tersebut dapat mendorong perusahaan mencari sistem yang lebih efisien dan menekan permintaan terhadap perangkat keras premium.
Meski begitu, hasil terbaru dari Microsoft, Amazon, dan Palantir (PLTR) memberi sinyal bahwa sebagian investasi AI mulai menghasilkan pendapatan nyata. Pertumbuhan cloud, kontrak komersial, dan bisnis chip internal membantu memulihkan keyakinan investor terhadap tema tersebut.
Reli terbaru memperlihatkan bahwa pasar belum meninggalkan AI. Investor hanya menjadi lebih selektif dalam menentukan perusahaan yang mampu mengubah permintaan teknologi menjadi pertumbuhan laba.
Earnings Menjadi Penentu Arah Berikutnya
Kenaikan saham chip pada awal Agustus datang setelah salah satu koreksi momentum terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Pemulihan ini dapat berlanjut jika laporan AMD, Sandisk, Western Digital, dan Nvidia menunjukkan bahwa permintaan pusat data, memori, dan akselerator tetap kuat.
Investor juga akan memperhatikan persediaan, harga jual, kapasitas produksi, dan panduan belanja pelanggan. Data tersebut akan membantu menjawab apakah reli sekarang merupakan awal tren baru atau sekadar pemulihan setelah penurunan tajam.
Untuk saat ini, saham semikonduktor kembali memimpin pasar dan membantu membawa S&P 500 ke level tertinggi. Namun, standar Wall Street juga semakin tinggi. Produsen chip tidak hanya harus menunjukkan bahwa permintaan AI masih besar, tetapi juga bahwa permintaan tersebut dapat bertahan dan menghasilkan pertumbuhan yang menguntungkan.
Pantau Saham Chip dan Tren AI
Ikuti pergerakan AMD, Nvidia, Intel, Micron, dan saham teknologi Amerika lainnya melalui aplikasi Nanovest. Dapatkan juga update terbaru mengenai earnings, semikonduktor, dan perkembangan AI lewat News serta Artikel Tips Nanovest.
Referensi +
- Yahoo Finance: Marvell, Sandisk, SK Hynix lead semiconductor stock rally as S&P 500 trades at record highs
- GuruFocus: Intel, AMD Lead Powerful Chip Stocks Rally on AI Optimism






