Snap (SNAP), induk dari Snapchat, kembali mencoba membuktikan ambisinya di pasar augmented reality (AR) melalui peluncuran Specs, kacamata AR generasi terbaru yang dirancang sebagai perangkat komputasi mandiri. Namun, respons pasar tampaknya belum sepenuhnya positif.
Saham Snap turun dalam dua sesi perdagangan setelah peluncuran produk tersebut. Investor menyoroti kombinasi harga yang tinggi, desain yang masih relatif besar, serta pertanyaan mengenai seberapa besar permintaan konsumen terhadap perangkat AR premium di tengah persaingan yang semakin ketat.
Peluncuran ini sekaligus menjadi langkah terbesar Snap dalam upaya membangun posisi di pasar perangkat wearable yang kini juga menjadi fokus perusahaan teknologi besar seperti Meta, Google, Samsung, hingga Apple.
Specs Hadir dengan Teknologi Lebih Canggih
Berbeda dengan generasi Spectacles sebelumnya yang lebih berfokus pada kamera, Specs hadir sebagai perangkat AR penuh yang dapat digunakan tanpa perangkat tambahan.
Kacamata ini dibekali layar pada kedua lensa, prosesor ganda Qualcomm Snapdragon, sistem audio terintegrasi, serta kemampuan menampilkan layar virtual berukuran besar untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja hingga menikmati hiburan.
Snap mengklaim pengguna dapat memproyeksikan layar virtual yang ukurannya setara monitor desktop hingga layar bioskop langsung melalui perangkat tersebut.
Namun seluruh kemampuan itu datang dengan harga yang tidak murah. Specs dibanderol US$2.195, jauh di atas Meta Ray-Ban Display yang saat ini dijual sekitar US$799.
Selain harga, ukuran perangkat juga menjadi sorotan. Sejumlah pengguna media sosial menilai desain Specs masih terlalu besar untuk penggunaan sehari-hari, meskipun sebagian lainnya melihat produk ini sebagai langkah awal yang wajar bagi perkembangan teknologi AR generasi berikutnya.
Investasi Besar, Pasar Menunggu Bukti Permintaan
Peluncuran Specs juga mengungkap besarnya investasi yang telah digelontorkan Snap untuk mengembangkan teknologi tersebut.
Analis Guggenheim memperkirakan perusahaan menghabiskan sekitar US$500 juta hanya dalam 12 bulan terakhir untuk pengembangan Specs. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring peluncuran komersial dan pengembangan generasi berikutnya.
Bagi investor, tantangan terbesar bukan terletak pada teknologinya, melainkan apakah pasar benar-benar siap mengadopsi perangkat AR dengan harga premium.
Snap masih mencatat kerugian bersih sebesar US$89 juta pada kuartal pertama 2026, meskipun pendapatan perusahaan tumbuh 26% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sepanjang tahun 2025, perusahaan juga membukukan kerugian bersih sekitar US$460 juta.
Kondisi tersebut membuat sebagian investor memilih bersikap hati-hati sambil menunggu bukti bahwa Specs mampu menjadi sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan.
Persaingan AR Semakin Memanas
Langkah Snap datang di saat industri AR mulai memasuki fase kompetisi yang lebih serius. Meta terus memperluas lini perangkat wearable miliknya, sementara Google dan Samsung dilaporkan tengah menyiapkan produk AR generasi baru.
Apple juga disebut masih mengembangkan kacamata AR sendiri, yang oleh banyak analis dianggap berpotensi menjadi katalis besar bagi adopsi teknologi ini secara massal.
Di sisi lain, data IDC menunjukkan pasar perangkat wearable berbasis AR dan smart glasses masih berkembang pesat. Pengiriman smart glasses tanpa layar meningkat 167% secara tahunan pada kuartal pertama 2026, sementara perangkat yang menggunakan layar tumbuh 86%.
Angka tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap kategori produk ini terus meningkat, meskipun belum jelas perusahaan mana yang pada akhirnya akan menjadi pemenang utama.
Bagi Snap, Specs mungkin belum langsung mengubah kinerja bisnis dalam waktu dekat. Namun peluncuran ini menunjukkan bahwa perusahaan tetap ingin menjadi bagian penting dari masa depan komputasi berbasis AR, sebuah pasar yang diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang.
Ingin mengikuti perkembangan saham perusahaan teknologi global seperti Snap, Meta, hingga Apple? Pantau berbagai update pasar terbaru melalui aplikasi Nanovest dan temukan insight investasi lainnya di News & Artikel Tips Nanovest.
Referensi +
- Yahoo Finance: Snap stock falls as Specs augmented reality glasses draw mixed reactions
- Yahoo Finance: Snap's $2,195 AR glasses may have cost an insane amount to develop, analyst estimates






