Gelombang investasi kecerdasan buatan (AI) terus mendorong permintaan terhadap komponen penting pusat data, dan Micron Technology (MU) kini menjadi salah satu penerima manfaat utamanya. Produsen chip memori tersebut resmi menandatangani perjanjian strategis dengan Anthropic, perusahaan AI di balik model Claude yang sedang bersiap melantai di bursa.
Kesepakatan ini memperkuat posisi Micron dalam rantai pasok AI global sekaligus menegaskan bahwa persaingan AI kini tidak hanya terjadi di level model dan aplikasi, tetapi juga pada infrastruktur yang menopang proses pelatihan dan inferensi model-model canggih.
Micron Pasok Memori dan Penyimpanan untuk Anthropic
Dalam pengumuman terbarunya, Micron menyatakan akan memasok produk memori dan penyimpanan untuk mendukung kebutuhan komputasi Anthropic. Selain perjanjian pasokan, Micron juga ikut berpartisipasi sebagai investor dalam putaran pendanaan Seri H Anthropic.
Kerja sama tersebut mencakup pengembangan dan optimalisasi sistem memori untuk berbagai beban kerja AI. Kedua perusahaan juga akan bekerja sama menganalisis bagaimana memori dan penyimpanan berinteraksi dengan infrastruktur AI yang lebih luas agar proses pelatihan dan penggunaan model dapat berjalan lebih efisien.
Langkah ini hadir di tengah perlombaan perusahaan AI untuk mengamankan kapasitas komputasi yang semakin mahal. Dalam beberapa bulan terakhir, Anthropic telah menjalin sejumlah kesepakatan besar dengan berbagai penyedia infrastruktur, termasuk CoreWeave, Broadcom (AVGO), dan SpaceX (SPCX), guna memastikan ketersediaan sumber daya komputasi untuk pertumbuhan jangka panjang.
Memori Menjadi Komponen Kritis dalam Era AI
Jika sebelumnya perhatian investor banyak tertuju pada GPU milik Nvidia, kini memori berbandwidth tinggi (HBM) dan teknologi penyimpanan semakin dianggap sebagai komponen yang sama pentingnya.
Model AI generatif membutuhkan kapasitas memori yang jauh lebih besar dibandingkan aplikasi komputasi tradisional. Semakin kompleks model yang dikembangkan, semakin tinggi pula kebutuhan terhadap DRAM dan solusi penyimpanan berperforma tinggi.
Kondisi tersebut membuat produsen memori seperti Micron, Samsung, dan SK Hynix menjadi pemain penting dalam ekosistem AI global. Bahkan, sejumlah analis memperkirakan permintaan DRAM untuk pusat data AI akan terus tumbuh lebih cepat dibandingkan pertumbuhan pasokan dalam beberapa tahun ke depan.
Micron sendiri menyebut telah mulai menggunakan model Claude secara internal untuk mendukung berbagai fungsi bisnis, mulai dari pengembangan perangkat lunak, manufaktur, hingga operasional perusahaan.
Saham Micron Cetak Rekor Baru
Optimisme terhadap prospek bisnis AI mendorong saham Micron melonjak lebih dari 6% dan mencetak rekor tertinggi baru menjelang laporan pendapatan perusahaan yang akan dirilis minggu ini.
Kenaikan tersebut memperpanjang reli kuat saham Micron sepanjang tahun 2026. Investor melihat perusahaan berada di posisi yang sangat strategis untuk memanfaatkan ledakan permintaan memori AI, terutama di tengah ekspansi pusat data yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi besar.
Di sisi lain, Anthropic juga terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama industri AI. Perusahaan tersebut mengajukan IPO secara rahasia awal bulan ini setelah menyelesaikan pendanaan Seri H yang memberikan valuasi mendekati US$1 triliun.
Bagi investor, kerja sama Micron dan Anthropic menjadi contoh bagaimana pertumbuhan AI kini semakin bergantung pada seluruh rantai infrastruktur, mulai dari chip, memori, penyimpanan data, hingga kapasitas pusat data. Selama permintaan AI terus meningkat, perusahaan-perusahaan yang berada di lapisan infrastruktur berpotensi menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dari tren tersebut.
Pantau perkembangan saham teknologi global, AI, dan semikonduktor langsung melalui aplikasi Nanovest. Dapatkan juga update pasar serta insight investasi terbaru setiap hari melalui News & Artikel Tips Nanovest untuk membantu Anda mengambil keputusan investasi yang lebih terinformasi.
Referensi +
- Yahoo Finance: Micron, Anthropic sign AI infrastructure supply agreement






