Amazon (AMZN) kembali menunjukkan besarnya ambisi mereka di era kecerdasan buatan (AI). Raksasa teknologi tersebut resmi menerbitkan obligasi berdenominasi dolar Kanada senilai C$14 miliar atau sekitar US$10 miliar, menjadikannya penerbitan obligasi korporasi terbesar dalam sejarah pasar Kanada.
Nilai tersebut melampaui rekor sebelumnya yang baru saja dicetak oleh Alphabet, induk Google, pada Mei lalu dengan penerbitan obligasi senilai C$8,5 miliar. Dalam waktu kurang dari satu bulan, rekor tersebut kini berpindah tangan ke Amazon.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa perusahaan-perusahaan teknologi terbesar dunia semakin agresif mencari sumber pendanaan untuk mendukung investasi besar-besaran di bidang AI, khususnya pembangunan pusat data dan infrastruktur komputasi cloud.
AI Jadi Alasan Utama di Balik Gelombang Pendanaan
Penerbitan obligasi Amazon terdiri dari lima seri dengan jatuh tempo mulai 2029 hingga 2056. Menariknya, permintaan investor terhadap obligasi ini sangat tinggi.
Menurut laporan The Globe and Mail, total pesanan investor mencapai sekitar C$28 miliar, hampir dua kali lipat dari nilai obligasi yang ditawarkan. Tingginya minat tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap kekuatan bisnis Amazon sekaligus prospek jangka panjang sektor AI.
Fenomena ini bukan hanya terjadi pada Amazon. Sejumlah perusahaan teknologi besar atau hyperscaler seperti Google juga aktif mencari pendanaan dari pasar global untuk membiayai ekspansi infrastruktur AI yang diperkirakan membutuhkan investasi ratusan miliar hingga triliunan dolar dalam beberapa tahun ke depan.
Sebelumnya pada Maret 2026, Amazon juga berhasil mengumpulkan dana sebesar €14,5 miliar melalui pasar obligasi Eropa, yang menjadi salah satu transaksi terbesar dalam sejarah pasar obligasi korporasi euro.
Pasar Obligasi Kanada Mendadak Jadi Primadona
Keputusan Amazon memilih pasar obligasi Kanada bukan tanpa alasan. Dalam beberapa bulan terakhir, pasar yang dikenal dengan istilah “maple bonds” mengalami pertumbuhan pesat berkat biaya pinjaman yang lebih kompetitif dan tingginya permintaan investor.
Selain itu, sejak awal 2025 obligasi maple yang baru diterbitkan mulai masuk ke dalam FTSE Canada Universe Bond Index. Perubahan ini membuka akses ke basis investor yang jauh lebih besar, termasuk berbagai dana indeks yang secara otomatis membeli instrumen yang masuk ke indeks tersebut.
Berkat transaksi Alphabet dan Amazon, total penerbitan obligasi maple sepanjang 2026 telah menembus setidaknya C$33,8 miliar. Angka ini sudah melampaui rekor tahunan sebelumnya, bahkan sebelum tahun berjalan memasuki paruh kedua.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa pasar pendanaan global kini semakin berperan penting dalam mendukung perlombaan membangun infrastruktur AI. Bagi perusahaan seperti Amazon, akses terhadap modal dalam jumlah besar menjadi salah satu kunci untuk mempertahankan posisi di tengah persaingan yang semakin ketat dengan pemain teknologi lainnya.
Ingin mengikuti perkembangan perusahaan teknologi global seperti Amazon, Google, hingga Nvidia? Pantau terus News & Artikel Tips Nanovest untuk mendapatkan insight terbaru seputar saham AS, kripto, emas, dan tren investasi global. Kamu juga bisa mulai berinvestasi saham Amerika langsung dari aplikasi Nanovest.






