Bitmine Immersion Technologies kembali menambah kepemilikan Ethereum (ETH) dalam jumlah besar. Perusahaan tersebut mengumumkan telah mengakumulasi hampir 127.000 ETH dalam sepekan terakhir, sehingga total kepemilikannya kini mencapai 5,54 juta ETH atau sekitar 4,59% dari total pasokan Ethereum yang beredar.
Pencapaian ini membuat Bitmine semakin dekat dengan target ambisius yang mereka sebut sebagai strategi “5% Alchemy”, yaitu menguasai 5% dari seluruh pasokan Ethereum global. Dengan posisi saat ini, perusahaan telah mencapai sekitar 92% dari target tersebut.
Langkah agresif ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang masih bergejolak, di mana harga ETH justru mengalami tekanan sepanjang tahun 2026.
Bitmine Jadi Pemegang Ethereum Terbesar di Kalangan Perusahaan Publik
Berdasarkan data CoinGecko, Bitmine saat ini menjadi perusahaan treasury Ethereum terbesar di dunia. Kepemilikannya mencapai lebih dari enam kali lipat dibandingkan SharpLink yang berada di posisi kedua dengan sekitar 868.699 ETH.
Selain ETH, Bitmine juga memiliki 204 Bitcoin serta sekitar US$247 juta dalam bentuk kas dan investasi lainnya. Dengan kapitalisasi pasar sekitar US$9,6 miliar, perusahaan ini semakin memosisikan diri sebagai salah satu institusi dengan eksposur terbesar terhadap Ethereum.
Mayoritas kepemilikan ETH tersebut juga tidak hanya disimpan. Sekitar 4,72 juta ETH atau 85% dari total aset Ethereum Bitmine saat ini telah di-staking melalui jaringan validator perusahaan.
Melalui strategi tersebut, Bitmine memperkirakan dapat menghasilkan pendapatan staking tahunan sekitar US$230 juta. Angka itu berpotensi meningkat hingga US$270 juta apabila seluruh kepemilikan ETH berhasil dioptimalkan melalui mitra staking mereka.
Taruhan Besar pada Masa Depan Ethereum
Ketua Bitmine, Tom Lee, menilai perkembangan teknologi kecerdasan buatan dapat menjadi katalis baru bagi blockchain publik seperti Ethereum.
Menurut perusahaan, kebutuhan akan infrastruktur digital yang terbuka dan dapat diverifikasi berpotensi meningkat seiring berkembangnya penggunaan AI. Dalam skenario tersebut, Ethereum dipandang memiliki posisi strategis sebagai jaringan blockchain yang terdesentralisasi dan dapat diandalkan.
Pandangan ini menjadi salah satu alasan mengapa Bitmine terus meningkatkan eksposurnya terhadap Ethereum meskipun pasar kripto secara keseluruhan sedang mengalami pelemahan. Kapitalisasi pasar kripto global saat ini berada di sekitar US$2,19 triliun, turun dari US$2,69 triliun pada awal Mei lalu.
Kabar akumulasi terbaru tersebut turut mendorong saham Bitmine naik lebih dari 6%. Namun secara year-to-date, saham perusahaan masih tercatat turun sekitar 38%.
Harga ETH Masih Tertinggal di Tengah Akumulasi Besar
Menariknya, akumulasi agresif Bitmine belum mampu mengangkat harga Ethereum secara signifikan.
Data CoinGecko menunjukkan ETH masih turun lebih dari 43% sejak awal tahun. Harga Ethereum yang sempat berada di atas US$3.000 pada Januari kini diperdagangkan di kisaran US$1.685.
Di saat Bitmine terus menambah kepemilikan, beberapa pelaku besar justru mengurangi eksposur mereka. Ethereum Foundation tercatat telah menjual total 25.000 ETH sepanjang tahun ini melalui sejumlah transaksi over-the-counter (OTC).
Sejumlah investor lama Ethereum juga mulai mempertanyakan hubungan antara pertumbuhan ekosistem Ethereum dan performa token ETH itu sendiri. Meskipun aktivitas jaringan terus berkembang, sebagian nilai ekonomi kini dinilai lebih banyak mengalir ke solusi layer-2 dan berbagai aplikasi yang dibangun di atas Ethereum.
Meski demikian, langkah Bitmine menunjukkan bahwa masih ada institusi yang melihat Ethereum sebagai aset strategis jangka panjang. Jika target kepemilikan 5% pasokan Ethereum berhasil tercapai, Bitmine akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam ekosistem Ethereum global.
Sumber: CoinTelegraph, CoinGecko
Ingin mengikuti perkembangan Ethereum, Bitcoin, dan aset kripto lainnya? Pantau terus News & Artikel Tips Nanovest untuk mendapatkan informasi pasar terbaru. Kamu juga bisa mulai investasi aset kripto, saham AS, dan emas digital dengan mudah melalui aplikasi Nanovest.






