Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan penguatan setelah berhasil menembus level $72.000 pada Selasa. Kenaikan ini didorong oleh sinyal positif dari data order book dan pasar derivatif yang menunjukkan kembalinya minat beli dari investor. Meski demikian, tantangan utama bagi para bull saat ini adalah menjaga harga tetap stabil di atas area psikologis $70.000, yang sebelumnya sering menjadi titik krusial dalam pergerakan BTC.
Dalam beberapa hari terakhir, permintaan di pasar spot terlihat semakin kuat. Bitcoin mampu bertahan di atas $71.300, menandakan adanya peningkatan akumulasi dari investor. Hal ini tercermin dari metrik net volume delta 30 hari, yang kini berbalik positif di bursa besar seperti Binance dan Coinbase setelah sebelumnya didominasi tekanan jual sepanjang Februari. Data ini mengindikasikan bahwa aktivitas pembelian mulai melampaui penjualan, sebuah sinyal awal dari potensi tren naik yang lebih kuat.
Di Binance, rata-rata net volume 30 hari tercatat mencapai sekitar $43,2 juta, sementara Coinbase berada di kisaran $13,88 juta. Perubahan ini menunjukkan adanya pergeseran perilaku yang cukup signifikan di antara pelaku pasar, terutama di dua bursa kripto terbesar dunia. Tidak hanya di pasar spot, data derivatif juga memperkuat sentimen positif tersebut. Cumulative Volume Delta (CVD) di Binance meningkat menjadi $5,6 miliar, naik tajam dalam bulan April. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas pembelian agresif, terutama setelah harga Bitcoin sempat turun di bawah $65.000 pada akhir Maret.
Menariknya, level $72.000 kini kembali menjadi area kunci yang menentukan arah pergerakan jangka pendek Bitcoin. Sejak awal Februari, level ini kerap berfungsi sebagai resistance yang sulit ditembus. Pada percobaan sebelumnya di bulan Maret, reli harga selalu diikuti aksi jual besar-besaran dari investor jangka pendek, dengan total penjualan mencapai puluhan ribu BTC.
Namun, kondisi saat ini menunjukkan dinamika yang berbeda. Saat harga kembali mendekati $72.000, tekanan jual dari investor jangka pendek justru jauh lebih rendah, hanya sekitar 3.000 BTC. Hal ini mengindikasikan berkurangnya dorongan untuk melepas aset di level harga saat ini, sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap potensi kenaikan lanjutan.
Selain itu, metrik profitabilitas juga mulai membaik. Rata-rata keuntungan dan kerugian terealisasi dalam tujuh hari terakhir masih berada di zona negatif, namun telah pulih signifikan dibandingkan posisi terendah pada Februari. Perbaikan ini menunjukkan bahwa tekanan jual akibat kerugian mulai mereda.
Secara keseluruhan, kombinasi antara meningkatnya permintaan, berkurangnya tekanan jual, dan perbaikan profitabilitas menciptakan kondisi pasar yang lebih seimbang. Jika tren ini berlanjut dan pembeli mampu mempertahankan area $70.000–$72.000 dalam beberapa hari ke depan, peluang Bitcoin untuk melanjutkan tren bullish akan semakin terbuka.






