Pasar kripto kembali mengalami tekanan besar setelah harga Bitcoin (BTC) turun hingga menyentuh level sekitar US$65.000. Penurunan ini memicu gelombang likuidasi besar-besaran di pasar derivatif, dengan total posisi yang terhapus mencapai lebih dari US$1,8 miliar dalam waktu singkat.
Berdasarkan data pasar, Bitcoin sempat turun ke kisaran US$65.362, menjadi level terendah sejak akhir Maret. Koreksi tersebut membuat harga BTC telah turun sekitar 21% dari puncak lokal sebelumnya di area US$82.800. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi pergerakan pasar dalam jangka pendek.
Sebagian besar likuidasi berasal dari posisi long atau trader yang bertaruh harga akan naik. Nilai likuidasi posisi long tercatat mencapai sekitar US$1,58 miliar, dengan Bitcoin menyumbang sekitar US$774 juta dari total tersebut. Ethereum (ETH) juga mengalami tekanan serupa dengan likuidasi posisi long lebih dari US$440 juta.
Secara keseluruhan, baik posisi long maupun short yang terlikuidasi mencapai sekitar US$1,83 miliar. Angka ini menjadi salah satu peristiwa likuidasi terbesar dalam beberapa bulan terakhir dan mencerminkan tingginya volatilitas yang sedang terjadi di pasar aset digital.
Di sisi lain, sejumlah analis menyoroti meningkatnya jumlah Bitcoin yang tersimpan di bursa kripto. Pasokan BTC di Binance dilaporkan mencapai sekitar 659.000 BTC, level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Peningkatan saldo Bitcoin di bursa sering dianggap sebagai sinyal bahwa sebagian investor bersiap melakukan penjualan, sehingga berpotensi menambah tekanan terhadap harga.
Masuknya lebih banyak Bitcoin ke bursa juga dapat meningkatkan volatilitas pasar apabila tren tersebut berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. Kondisi ini semakin diperkuat oleh sentimen ketakutan yang saat ini masih mendominasi pelaku pasar.
Setelah penurunan tajam tersebut, perhatian investor kini tertuju pada area support penting berikutnya. Beberapa analis menilai area US$65.000 hingga US$66.000 masih dapat menjadi zona pantulan jangka pendek. Namun, level US$60.000 dianggap sebagai batas psikologis dan teknikal yang sangat krusial bagi Bitcoin.
Apabila level US$60.000 berhasil dipertahankan, peluang pemulihan harga masih terbuka. Sebaliknya, jika tekanan jual berlanjut dan harga turun di bawah area tersebut, Bitcoin berpotensi memasuki fase tren turun yang lebih dalam.
Di tengah volatilitas yang tinggi, investor disarankan untuk tetap menerapkan manajemen risiko yang baik dan menghindari keputusan investasi yang didasarkan pada emosi sesaat.






