Solana (SOL) sedang menyiapkan perubahan besar pada cara token SOL diterbitkan dan dikeluarkan dari peredaran.
Validator jaringan hampir mencapai ambang dukungan untuk proposal SGP-0003, sebuah paket tata kelola yang dapat meningkatkan jumlah SOL yang dibakar setiap hari hingga lebih dari 10 kali lipat sekaligus mempercepat penurunan inflasi tahunan.
Langkah tersebut datang pada saat harga SOL masih berada dalam tekanan. Juli, yang secara historis menjadi bulan positif bagi Solana, justru berakhir dengan pelemahan. Token tersebut juga mencatat penurunan selama 10 bulan berturut-turut, periode terpanjang sepanjang sejarahnya.
Namun, di balik pergerakan harga yang lemah, sejumlah fundamental jaringan menunjukkan perkembangan berbeda. Aktivitas tokenisasi aset dunia nyata meningkat, perdagangan ekuitas on-chain tumbuh pesat, dan Solana mulai memperoleh peran yang lebih besar dalam infrastruktur keuangan berbasis blockchain.
Kombinasi ini membuat proposal terbaru bukan hanya soal membakar token. Solana sedang mencoba membangun tokenomics yang lebih ketat di tengah pertumbuhan penggunaan jaringan yang mulai bergeser dari memecoin menuju aset keuangan yang lebih institusional.
Burn SOL Bisa Naik Lebih dari 10 Kali LipatĀ
Proposal SGP-0003 menggabungkan dua rencana peningkatan Solana yang sebelumnya dibahas secara terpisah.
Bagian pertama, SIMD-0553, akan memperkenalkan sistem biaya transaksi berbasis sumber daya. Mekanisme tersebut diperkirakan meningkatkan pembakaran SOL harian dari sekitar 650 SOL menjadi antara 7.500 hingga 9.000 SOL, bergantung pada tingkat aktivitas jaringan.
Dengan harga SOL sekitar US$74, nilai token yang dibakar dapat meningkat dari kurang lebih US$48.000 menjadi hingga sekitar US$668.000 per hari. Pembakaran token dilakukan dengan mengirimkan SOL ke alamat yang tidak dapat digunakan kembali, sehingga token tersebut secara permanen keluar dari peredaran.
Bagian kedua, SIMD-0550, akan menggandakan tingkat disinflasi tahunan Solana menjadi 30%. Perubahan ini akan mempercepat tercapainya batas bawah inflasi sebesar 1,5% dari sebelumnya diperkirakan pada 2032 menjadi sekitar 2029.
Jika kedua perubahan diterapkan, pertumbuhan suplai SOL akan melambat dari dua arah sekaligus: jumlah token baru yang diterbitkan berkurang, sementara jumlah token yang dibakar meningkat.
Secara teori, kondisi tersebut dapat membantu harga apabila permintaan terhadap SOL tetap stabil atau tumbuh. Namun, dampaknya tetap bergantung pada aktivitas jaringan dan besarnya penerbitan token baru.
Belum Otomatis Membuat SOL Deflasi
Meski pembakaran meningkat tajam, proposal tersebut belum langsung membuat SOL menjadi aset deflasi. Solana saat ini masih menerbitkan sekitar 60.000 SOL per hari, jauh lebih besar daripada estimasi pembakaran 7.500-9.000 SOL. Artinya, jumlah token yang masuk ke peredaran tetap lebih tinggi daripada token yang dimusnahkan.
Namun, selisih tersebut dapat semakin mengecil ketika disinflasi dipercepat dan aktivitas jaringan bertambah.
Proposal itu juga belum resmi diterapkan. SGP-0003 masih berada dalam fase pengumpulan dukungan validator dan harus melewati beberapa tahap tambahan sebelum masuk ke pemungutan suara formal.
Hingga Selasa, proposal telah memperoleh dukungan sekitar 63 juta SOL, setara dengan sedikit lebih dari 14,4% total aset yang di-staking. Dukungan tersebut masih kurang sekitar 3 juta SOL untuk mencapai ambang 65,16 juta SOL sebelum tenggat 18 Agustus.
Sejumlah validator dan pelaku ekosistem besar telah mendukung proposal, termasuk Helius, Jupiter, Drift, OtterSec, Staking Facilities, dan Solana Compass.
Jika ambang dukungan tercapai, proposal akan masuk ke tahap diskusi sebelum dilakukan voting resmi. Dengan demikian, pasar masih harus mempertimbangkan risiko perubahan desain, penundaan, atau kegagalan memperoleh persetujuan akhir.
Harga Tertekan, Fundamental Justru Membaik
Proposal tokenomics tersebut muncul setelah periode yang sulit bagi SOL. Solana memulai Juli di sekitar US$73,53 dan menutup bulan dengan penurunan sekitar 1%. Hasil ini memutus pola lima tahun ketika Juli biasanya menghasilkan kenaikan, dengan median performa historis mencapai sekitar 17,3%.
Pelemahan tersebut juga memperpanjang penurunan SOL menjadi 10 bulan berturut-turut. Tekanan tidak hanya berasal dari kondisi makro seperti suku bunga tinggi dan konflik Timur Tengah. Aktivitas memecoin, yang sebelumnya menjadi salah satu penggerak utama pengguna dan likuiditas di Solana, turut menurun drastis.
Runtuhnya memecoin resmi Trump pada awal 2025 juga meninggalkan kerugian bagi banyak pengguna baru. Di sisi lain, Pump.fun (PUMP) menghadapi gugatan class action terkait dugaan praktik yang merugikan investor.
Namun, sejumlah indikator lain menunjukkan bahwa penggunaan jaringan mulai bergeser. Solana menangani sekitar 96% perdagangan ekuitas on-chain pada kuartal kedua 2026. Volume saham tokenisasi di jaringan tersebut mencapai sekitar US$4,8 miliar, meningkat tajam dibandingkan US$775 juta sepanjang paruh kedua 2025.
Total aset dunia nyata atau real-world assets yang ditokenisasi di Solana juga meningkat lebih dari dua kali lipat. Perkembangan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan jaringan mulai ditopang oleh aktivitas yang berbeda dari siklus memecoin. Solana semakin digunakan untuk tokenisasi saham, dana, dan instrumen keuangan yang membutuhkan transaksi cepat serta biaya rendah.
Tokenomics Baru Masih Membutuhkan Permintaan
Perubahan suplai dapat membantu memperbaiki dinamika pasar SOL, tetapi pembakaran token saja belum cukup untuk membalik tren harga. Dampak terbesar baru akan terlihat jika penggunaan jaringan terus meningkat. Aktivitas yang lebih tinggi akan menghasilkan lebih banyak biaya transaksi, yang kemudian meningkatkan jumlah SOL yang dibakar.
Dengan kata lain, keberhasilan proposal bergantung pada dua hal yang harus berjalan bersamaan: penerbitan token baru harus menurun dan permintaan terhadap jaringan harus bertambah.
Perkembangan tokenisasi aset dunia nyata memberi Solana katalis yang lebih berkelanjutan dibanding volatilitas memecoin. Namun, pertumbuhan tersebut masih perlu diterjemahkan menjadi biaya jaringan, permintaan SOL, dan aktivitas pengguna yang konsisten.
Sentimen pasar terhadap token ini juga masih berhati-hati. SOL diperdagangkan jauh di bawah rekor tertinggi US$293, sedangkan pasar prediksi Myriad memberikan probabilitas sekitar 70% bahwa harganya dapat turun ke US$40 sebelum pulih ke US$160.
Proposal SGP-0003 setidaknya menunjukkan bahwa komunitas Solana mulai menanggapi persoalan suplai secara lebih serius. Jika disetujui, jaringan akan memiliki tingkat pembakaran lebih tinggi dan inflasi yang melambat lebih cepat.
Namun, ujian sebenarnya bukan hanya berapa banyak SOL yang dapat dibakar. Pasar akan menilai apakah Solana mampu mempertahankan pertumbuhan tokenisasi, menarik aktivitas ekonomi baru, dan mengubah penggunaan tersebut menjadi permintaan yang berkelanjutan terhadap tokennya.
Baca berita lainnya terkait aset Solana di halaman ini.
Pantau Pergerakan Solana dan Aset Kripto
Ikuti pergerakan Solana dan aset kripto lainnya melalui aplikasi Nanovest. Dapatkan juga update terbaru mengenai token burn, tata kelola blockchain, dan tren aset on-chain lewat News serta Artikel Tips Nanovest.
Referensi +
- Decrypt: Solana Proposal Would Increase Daily SOL Burns More Than 10-Fold
- The Motley Fool: Solana Just Had a Disappointing Month. Is It Still a Buy?






