Reli Wall Street mulai menunjukkan wajah yang berbeda. Jika beberapa bulan terakhir kenaikan indeks lebih banyak ditopang oleh segelintir saham teknologi berkapitalisasi besar, kini semakin banyak sektor yang ikut berpartisipasi dalam penguatan pasar. Fenomena ini dikenal sebagai broadening market rally, ketika kenaikan pasar mulai menyebar ke perusahaan-perusahaan dengan fundamental kuat di luar kelompok saham AI favorit investor. Sentimen tersebut didukung oleh meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah tercapainya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, yang membantu menurunkan harga minyak dan mendorong minat investor terhadap aset berisiko.
Perubahan dinamika tersebut membuat investor mulai kembali memperhatikan sektor-sektor yang sebelumnya kurang menjadi sorotan. Emiten di bidang ritel, kesehatan, dan perumahan kini mendapatkan perhatian lebih besar karena dinilai menawarkan kombinasi pertumbuhan yang stabil, arus kas yang sehat, serta valuasi yang relatif lebih menarik dibanding sebagian saham teknologi yang telah mengalami reli signifikan. Sejumlah analis juga melihat bahwa pelebaran reli seperti ini umumnya menjadi tanda pasar yang lebih sehat karena tidak lagi bergantung pada segelintir perusahaan berkapitalisasi besar saja.
Dalam kondisi seperti ini, perusahaan yang memiliki fundamental kuat, posisi pasar yang mapan, serta kemampuan mempertahankan pertumbuhan di tengah berbagai siklus ekonomi menjadi semakin menarik untuk dipantau.
Berikut saham pilihan yang masuk radar Nanovest hari ini.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini, 25 Juni 2026
1. Home Depot (HD) —SPEC. BUY
- Range Buy: Rp6.022.330
- Target Price 1: Rp6.602.380
- Target Price 2: Rp6.950.410
- Stop Loss: Rp5.635.210
Mengapa Menarik?
Home Depot menunjukkan momentum yang semakin kuat seiring membaiknya sentimen terhadap sektor perumahan Amerika Serikat. Saham perusahaan naik lebih dari 5% dalam beberapa waktu terakhir, didukung optimisme bahwa aktivitas pembangunan dan renovasi rumah mulai kembali meningkat.
Di sisi fundamental, Home Depot terus menunjukkan kualitas bisnis yang solid. Arus kas bebas meningkat secara signifikan, memberikan ruang bagi perusahaan untuk tetap berinvestasi dalam ekspansi sekaligus mempertahankan komitmen pengembalian modal kepada pemegang saham.
Transformasi digital juga menjadi salah satu pendorong pertumbuhan. Penjualan melalui kanal digital tumbuh lebih dari 10%, mencerminkan keberhasilan strategi omnichannel yang mengintegrasikan pengalaman belanja online dan toko fisik. Pendekatan ini membantu Home Depot mempertahankan daya saing di tengah perubahan perilaku konsumen.
Selain itu, rekam jejak pembayaran dividen selama 157 kuartal berturut-turut semakin memperkuat posisi Home Depot sebagai salah satu saham defensif berkualitas yang mampu memberikan kombinasi stabilitas dan pertumbuhan jangka panjang.
2. Costco Wholesale Corporation (COST) —BUY
- Range Buy: Rp17.118.892
- Target Price 1: Rp17.676.075
- Target Price 2: Rp18.195.155
- Stop Loss: Rp16.473.735
Mengapa Menarik?
Costco terus membuktikan bahwa model bisnis berbasis keanggotaan masih menjadi salah satu keunggulan kompetitif terbesarnya. Tingkat perpanjangan keanggotaan yang mencapai sekitar 92% menunjukkan loyalitas pelanggan yang tetap tinggi meskipun kondisi ekonomi masih berfluktuasi.
Kinerja operasional perusahaan juga tetap impresif. Costco membukukan laba per saham sebesar US$4,93 dari pendapatan sekitar US$70,53 miliar, sementara penjualan sebanding (comparable sales) tumbuh hampir 10%, mencerminkan permintaan konsumen yang tetap kuat.
Sorotan lainnya datang dari bisnis digital. Penjualan e-commerce melonjak sekitar 37%, menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam mengembangkan pengalaman belanja omnichannel dan memperluas sumber pertumbuhan di luar jaringan gudang fisik.
Walaupun valuasi Costco relatif premium dibandingkan sebagian pesaingnya, banyak investor melihat premi tersebut sebagai cerminan kualitas bisnis, kekuatan merek, dan prospek pertumbuhan jangka panjang yang tetap solid.
3. Johnson & Johnson (JNJ) —BUY
- Range Buy: Rp4.265.920
- Target Price 1: Rp4.550.530
- Target Price 2: Rp4.815.295
- Stop Loss: Rp3.820.812
Mengapa Menarik?
Johnson & Johnson terus memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan kesehatan terbesar di dunia melalui fokus yang semakin besar pada terapi onkologi dan inovasi farmasi.
Kepercayaan investor terhadap prospek perusahaan tercermin dari kenaikan harga saham sekitar 15% sejak awal tahun. Momentum tersebut didukung oleh fundamental yang tetap kuat serta strategi bisnis yang konsisten dalam mengembangkan pipeline produk baru.
Dari sisi profitabilitas, Johnson & Johnson mempertahankan margin kotor sekitar 67,82% dan margin operasi sebesar 26,39%, menunjukkan efisiensi operasional yang tetap tinggi. Perusahaan juga kembali meningkatkan dividen tahunannya, memperpanjang rekam jejak menjadi 64 tahun berturut-turut menaikkan dividen, sebuah pencapaian yang hanya dimiliki sedikit perusahaan di pasar saham Amerika.
Meskipun masih menghadapi tantangan seperti siklus paten dan proses persetujuan regulasi, posisi kuat di bidang onkologi, diversifikasi bisnis, dan kemampuan menghasilkan arus kas yang konsisten membuat Johnson & Johnson tetap menjadi pilihan menarik bagi investor jangka panjang.
Ringkasan Rekomendasi Saham Hari Ini
Kesimpulan
Pelebaran reli pasar menunjukkan bahwa peluang investasi kini tidak lagi hanya terkonsentrasi pada saham-saham teknologi. Home Depot menawarkan eksposur terhadap pemulihan sektor perumahan dan transformasi digital ritel, Costco tetap menarik berkat loyalitas pelanggan dan pertumbuhan bisnis yang konsisten, sementara Johnson & Johnson menghadirkan kombinasi stabilitas, profitabilitas, dan inovasi di sektor kesehatan.
Ingin memantau pergerakan HD, COST, dan JNJ secara real-time? Kamu bisa menemukan saham-saham AS tersebut langsung di aplikasi Nanovest dan mengikuti update pasar terbaru melalui News & Artikel Nanovest.
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan bertujuan untuk edukasi serta informasi. Informasi ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, maupun jaminan keuntungan atas transaksi investasi tertentu. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.






