Bitcoin Berpotensi Menuju $110.000 di Tengah Aksi Borong Besar oleh Strategy
Pergerakan harga Bitcoin (BTC) saat ini masih berada dalam pola bear flag, sebuah sinyal teknikal yang umumnya mengindikasikan potensi penurunan lanjutan. Dalam skenario tersebut, harga BTC bahkan diproyeksikan bisa turun hingga di bawah $50.000 atau sekitar 30% dari posisi saat ini. Namun, dinamika pasar terbaru menunjukkan adanya faktor kuat yang berpotensi menggagalkan prediksi bearish tersebut.
Salah satu faktor utama datang dari aksi agresif perusahaan Strategy yang terus mengakumulasi Bitcoin dalam jumlah besar. Sejak awal Maret, Strategy tercatat telah menambah kepemilikan hingga 46.233 BTC. Angka ini jauh melampaui jumlah Bitcoin baru yang dihasilkan oleh para miner dalam periode yang sama, yaitu sekitar 16.200 BTC. Artinya, Strategy menyerap hampir tiga kali lipat dari pasokan baru yang masuk ke pasar.
Kondisi ini menciptakan tekanan suplai yang signifikan, di mana ketersediaan Bitcoin di pasar semakin terbatas. Dalam kondisi seperti ini, tekanan beli yang kuat berpotensi menahan bahkan membalikkan tren turun yang sebelumnya terbentuk dari sisi teknikal.
Aksi pembelian Strategy sebagian besar didukung oleh instrumen finansial bernama STRC, yaitu saham preferen dengan suku bunga variabel. Melalui instrumen ini, Strategy dapat menggalang dana dari pasar untuk kemudian dialokasikan ke pembelian Bitcoin. Selama harga STRC berada di sekitar atau di atas nilai nominalnya, perusahaan memiliki ruang yang cukup untuk terus melakukan akumulasi.
Data menunjukkan bahwa dalam satu minggu saja, Strategy mampu mengumpulkan lebih dari $100 juta untuk membeli Bitcoin senilai ratusan juta dolar. Bahkan dalam periode 9 hingga 13 Maret, perusahaan berhasil menghimpun sekitar $776 juta yang digunakan untuk membeli lebih dari 11.000 BTC. Menariknya, di tengah kondisi pasar saham yang melemah, Bitcoin justru mencatat kenaikan harga yang cukup signifikan.
Dari sisi teknikal, potensi pembalikan arah akan semakin kuat jika harga Bitcoin mampu menembus garis atas pola bear flag, yang saat ini berada di kisaran pertengahan $70.000. Jika level ini berhasil ditembus, maka skenario bearish akan gugur dan membuka peluang kenaikan menuju area $108.000 hingga $110.000.
Fenomena ini mengingatkan pada pergerakan Bitcoin di tahun 2018, di mana pola bearish gagal terkonfirmasi dan justru menjadi titik awal tren kenaikan besar. Dengan kombinasi antara tekanan suplai dan potensi breakout teknikal, peluang Bitcoin untuk melanjutkan tren naik semakin terbuka lebar.






