Saham Palantir Technologies Inc. (NASDAQ: PLTR) kembali menjadi sorotan investor setelah seorang analis dari RBC Capital mengeluarkan peringatan keras bahwa saham perusahaan bisa terseret turun hingga ke level sekitar $50 per saham — atau lebih dari 70 % penurunan dari harga saat ini jika tren negatif berlanjut. Peringatan ini mengundang perhatian luas di pasar modal, terutama bagi investor yang mengikuti saham-saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Analisis RBC: Risiko Downside Signifikan
Dalam catatan riset yang dirilis, analis Rishi Jaluria mempertahankan rekomendasi “Underperform” untuk saham Palantir. Ia menjelaskan bahwa data internal yang dipantau timnya menunjukkan penurunan nilai kontrak data berkualitas (Qualified Contract Value/QCV) dan nilai kontrak tahunan bersih (Annual Contract Value/ACV) — dua indikator penting yang memberi gambaran tentang permintaan jangka panjang terhadap layanan perusahaan.
Jaluria juga menyoroti bahwa rasio P/E ke depan saham Palantir berada di atas 200 x, yang menjadikannya salah satu nama AI termahal di pasar saat ini. Dalam kondisi seperti ini, potensi kenaikan harga saham akan terbatas, sementara risiko penurunan jauh lebih besar jika pertumbuhan laba tidak bisa memenuhi ekspektasi tinggi pasar.
Insider Selling dan Tekanan Pasar
Selain itu, catatan analis tersebut juga mengamati bahwa sebagian besar insider (pihak dalam perusahaan) telah melakukan penjualan saham signifikan dalam enam bulan terakhir. Aktivitas semacam ini sering dipandang sebagai sinyal bahwa mereka yang paling memahami kondisi perusahaan mungkin melihat valuasi saat ini sebagai terlalu tinggi atau kurang menarik untuk dipertahankan jangka panjang.
Sentimen hati-hati ini datang di tengah tren yang lebih luas di pasar saham global di mana investor sedang mengurangi eksposur mereka pada saham teknologi berpenilaian tinggi, terutama yang berkaitan dengan AI setelah beberapa bulan rally panjang.
Pesaing Analisis: Konsensus Pasar Cukup Beragam
Walaupun RBC Capital menunjukkan pandangan bearish, tidak semua analis setuju dengan prediksi ekstrem ini. Menurut data konsensus analis Wall Street yang dikutip, opini untuk saham Palantir saat ini berada pada kategori “Hold”, dengan rata-rata target harga yang secara teori masih menawarkan potensi kenaikan sekitar 20 % dari level saat ini. Ini menunjukkan bahwa pasar masih terbelah antara keyakinan pada pertumbuhan jangka panjang dan kekhawatiran valuation yang tinggi.
Apa Artinya Bagi Investor?
Bagi investor saat ini, kabar semacam ini adalah pengingat bahwa nilai saham berfluktuasi tidak hanya karena kinerja operasional perusahaan, tetapi juga karena persepsi pasar terhadap valuasi, pertumbuhan prospek, dan bahkan perilaku internal investor besar. Selalu penting untuk melakukan riset menyeluruh dan memahami risiko sebelum memutuskan membeli, menjual, atau memegang saham seperti PLTR.
Pantau Pergerakan Aset Lebih Mudah dengan Nanovest
Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek secara real-time di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya — sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia.
Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena hanya di aplikasi ini aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.






