Pola Likuiditas Global Isyaratkan Potensi Pergerakan Besar Ethereum
Ethereum (ETH) kembali menunjukkan sinyal makroekonomi yang menarik perhatian pelaku pasar. Sejumlah analis menilai bahwa kondisi pasar saat ini memiliki kemiripan kuat dengan fase awal reli besar Ethereum pada 2021. Saat itu, ETH mencatatkan lonjakan lebih dari 200% dalam waktu kurang dari satu tahun, didorong oleh membaiknya likuiditas global dan meningkatnya selera risiko investor.
Pola yang menjadi sorotan melibatkan hubungan antara likuiditas global, indeks saham perusahaan kecil Amerika Serikat (Russell 2000), dan pergerakan harga Ethereum. Secara historis, urutan pergerakan ini kerap berulang. Ketika likuiditas global meningkat, indeks Russell 2000 biasanya menjadi salah satu yang pertama bereaksi positif. Setelah itu, Ethereum cenderung menyusul dengan jeda waktu tertentu sebelum memasuki fase penguatan yang lebih agresif.
Pada siklus 2021, Ethereum mulai mengalami reli besar sekitar empat bulan setelah Russell 2000 mengkonfirmasi breakout. Jika pola serupa kembali terjadi, maka Ethereum berpotensi memasuki fase pergerakan signifikan pada tahun 2026. Keselarasan indikator makro ini memperkuat pandangan bahwa arah jangka panjang Ethereum lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi likuiditas dibandingkan fluktuasi teknikal jangka pendek.
Selain faktor makro, dukungan struktural juga terlihat dari data on-chain. Alamat-alamat yang secara konsisten mengakumulasi Ethereum menunjukkan kenaikan realized price yang kini berada di kisaran US$2.700. Secara historis, level realized price ini sering berfungsi sebagai area dukungan kuat bagi investor jangka panjang dan jarang ditembus dalam fase koreksi yang wajar. Kedekatan antara harga pasar dengan realized price mengindikasikan bahwa aktivitas akumulasi masih berlangsung, meskipun pasar berada dalam kondisi volatil.
Dari sisi pasar saham, Russell 2000 kembali mencetak rekor tertinggi, memperkuat narasi bahwa aset berisiko mulai kembali diminati. Dalam beberapa siklus sebelumnya, kepemimpinan indeks ini sering kali diikuti oleh fase penemuan harga baru pada Ethereum. Apabila korelasi historis tersebut tetap terjaga, peluang ekspansi harga ETH dalam beberapa waktu ke depan tetap terbuka.
Secara keseluruhan, kombinasi antara membaiknya likuiditas global, penguatan Russell 2000, dan akumulasi Ethereum oleh investor jangka panjang membentuk fondasi yang relatif solid bagi ETH. Meski risiko volatilitas tetap ada, kondisi ini menunjukkan bahwa Ethereum berada pada fase penting dalam siklus pasarnya, di mana faktor fundamental dan makro kembali memainkan peran utama dalam menentukan arah pergerakan jangka menengah hingga panjang.






