Dunia crypto berkembang sangat cepat dan menghadirkan banyak istilah baru yang sering membingungkan, mulai dari blockchain, wallet, hingga staking dan DeFi. Memahami istilah-istilah dasar ini penting agar investor tidak salah menafsirkan informasi dan bisa mengikuti perkembangan teknologi aset digital dengan lebih mudah.
Artikel ini merangkum 100 istilah yang penting dan lengkap dalam dunia kripto dengan kategori dan penjelasan singkat. Dengan memahami daftar ini, kamu dapat membaca pasar dengan lebih percaya diri, mengenali risiko, dan memahami cara kerja ekosistem crypto secara menyeluruh.
Baca Juga: Penjelasan Lengkap Tentang Dunia Crypto Bagi Pemula
Daftar Istilah Penting Dalam Dunia Kripto
Memahami istilah yang digunakan dalam dunia kripto sangat penting agar kamu dapat mengikuti perkembangan pasar, membaca informasi dengan tepat, dan mengambil keputusan investasi yang lebih baik. Berikut adalah kumpulan istilah penting yang paling sering digunakan dalam ekosistem crypto, lengkap dengan penjelasan singkat untuk memudahkan kamu memahaminya.
A. Dasar & Konsep Blockchain
-
Blockchain — Buku besar terdistribusi yang merekam transaksi dalam blok berantai secara permanen.
-
Block — Unit yang berisi sekelompok transaksi yang dikonfirmasi dan ditambahkan ke blockchain.
-
Node — Komputer atau server yang menjalankan salinan dan aturan jaringan blockchain.
-
Mainnet — Jaringan blockchain resmi yang berfungsi untuk transaksi nyata (bukan uji).
-
Testnet — Jaringan uji coba untuk developer dan eksperimen tanpa risiko aset nyata.
-
Consensus (Konsensus) — Protokol yang digunakan node untuk mencapai kesepakatan tentang status blockchain.
-
Proof of Work (PoW) — Mekanisme konsensus berbasis pemecahan teka-teki kripto (mining).
-
Proof of Stake (PoS) — Konsensus di mana validator dipilih berdasarkan jumlah token yang mereka stake.
-
Hash — Fungsi kriptografi yang menghasilkan identitas (fingerprint) data; sensitif terhadap perubahan input.
-
Fork — Perubahan aturan protokol yang dapat menghasilkan dua jalur (hard fork) atau penyesuaian kompatibel (soft fork).
-
Finality (Finalitas) — Tingkat kepastian bahwa transaksi tidak bisa dibatalkan.
-
Throughput — Kapasitas jaringan mengolah transaksi per detik (TPS).
-
Latency — Waktu yang dibutuhkan untuk konfirmasi transaksi.
-
Immutable (Tak dapat diubah) — Sifat catatan di blockchain yang tidak bisa diubah setelah dikonfirmasi.
-
On-chain — Semua aktivitas/data yang dicatat langsung di blockchain.
-
Off-chain — Aktivitas/data yang terjadi di luar blockchain (mis. solusi agregasi).
-
Merkle Tree — Struktur data yang menggabungkan banyak hash untuk efisiensi verifikasi.
-
Gas — Unit biaya untuk menjalankan transaksi atau kontrak pintar (umum di Ethereum dan turunan).
B. Aset & Tokenomics
-
Coin — Aset native yang menjadi unit nilai pada suatu blockchain (contoh: BTC di Bitcoin).
-
Token — Aset yang dibuat di atas blockchain lain (contoh: ERC-20 di Ethereum).
-
Altcoin — Istilah umum untuk semua koin selain Bitcoin.
-
Stablecoin — Token yang dirancang untuk mempertahankan nilai stabil (mis. dipatok USD atau aset lain).
-
Utility Token — Token yang memberi akses atau fungsi di dalam platform/protokol.
-
Governance Token — Token yang memberi hak suara dalam keputusan protokol atau DAO.
-
Security Token — Token yang mewakili kepemilikan aset tradisional atau klaim ekonomis.
-
Circulating Supply — Jumlah token yang saat ini beredar dan dapat diperdagangkan.
-
Total Supply — Jumlah token yang telah dibuat, termasuk yang terkunci.
-
Max Supply — Batas maksimal token yang dapat dibuat (jika ada).
-
Inflation Rate — Laju penambahan supply token dari waktu ke waktu.
-
Token Burn — Penghapusan token dari peredaran untuk mengurangi supply.
-
Minting — Proses membuat token baru.
-
Vesting — Skema pelaksanaan token bertahap untuk tim/early investors.
-
Airdrop — Distribusi token gratis ke komunitas untuk pemasaran atau desentralisasi kepemilikan.
-
Initial Coin Offering (ICO) / IDO / IEO — Metode pendanaan awal proyek dengan menjual token.
C. Trading, Pasar & Order
-
Market Cap (Kapitalisasi Pasar) — Harga token × circulating supply; ukuran nilai pasar.
-
Volume — Total jumlah perdagangan (nilai atau unit) dalam periode tertentu.
-
Liquidity (Likuiditas) — Kemudahan membeli/menjual aset tanpa memengaruhi harga signifikan.
-
Order Book — Daftar bid (beli) dan ask (jual) pada exchange.
-
Bid Price — Harga tertinggi pembeli bersedia bayar.
-
Ask Price — Harga terendah penjual bersedia jual.
-
Spread — Selisih antara bid dan ask; indikator likuiditas.
-
Limit Order — Order untuk membeli/jual pada harga tertentu atau lebih baik.
-
Market Order — Order dieksekusi segera pada harga pasar saat ini.
-
Stop-Loss — Order otomatis untuk menghentikan kerugian pada level tertentu.
-
Take Profit (TP) — Order otomatis menutup posisi saat target profit tercapai.
-
Futures / Derivatives — Kontrak untuk beli/jual aset di masa depan, biasanya dengan leverage.
-
Leverage — Pinjaman modal untuk memperbesar eksposur trading.
-
Margin — Dana yang diperlukan untuk membuka posisi leveraged.
-
Liquidation — Penutupan paksa posisi saat margin tidak cukup.
-
Spot Market — Pasar untuk transaksi aset real-time tanpa leverage kontrak.
-
Pair Trading (Trading Pair) — Pasangan aset yang diperdagangkan (mis. BTC/USDT).
-
Whale — Pelaku besar dengan modal besar yang dapat memengaruhi harga pasar.
D. Perilaku Pasar & Sentimen
-
Bullish — Sentimen/arah pasar mengharapkan kenaikan harga.
-
Bearish — Sentimen/arah pasar mengharapkan penurunan harga.
-
FOMO — Fear Of Missing Out; dorongan beli karena takut ketinggalan.
-
FUD — Fear, Uncertainty, Doubt; berita negatif yang menurunkan sentimen.
-
Pump & Dump — Skema manipulasi harga: dorong beli lalu jual besar-besaran.
-
Moon — Slang saat harga mengalami kenaikan sangat besar.
-
ATH (All-Time High) — Harga tertinggi yang pernah dicapai aset.
-
ATL (All-Time Low) — Harga terendah yang pernah dicapai aset.
-
Market Cycle — Siklus pasar (accumulation, markup, distribution, markdown).
E. Keamanan & Risiko
-
Wallet — Tempat menyimpan kunci privat dan mengelola aset kripto.
-
Private Key — Kode rahasia yang memberi kontrol penuh atas aset di wallet.
-
Public Key / Address — Alamat yang dapat dibagikan untuk menerima dana.
-
Seed Phrase (Recovery Phrase) — Rangkaian kata untuk memulihkan wallet.
-
Hot Wallet — Wallet yang terhubung ke internet (lebih praktis, lebih rentan).
-
Cold Wallet — Wallet offline (hardware atau paper) untuk keamanan lebih tinggi.
-
Multisig (Multisignature) — Dompet yang membutuhkan beberapa tanda tangan untuk transaksi.
-
Phishing — Upaya menipu pengguna agar menyerahkan kunci atau kredensial.
-
Rug Pull — Pendiri/proyek menarik semua likuiditas lalu kabur, merugikan investor.
-
Honeypot — Token yang bisa dibeli tapi tidak bisa dijual, jebakan bagi pembeli.
-
Scam Token — Token dibuat untuk menipu atau manipulasi.
-
Dusting Attack — Mengirim sedikit koin untuk melacak alamat dan menyingkap identitas.
-
Malicious Contract — Kontrak pintar yang menyembunyikan fungsi berbahaya.
-
51% Attack — Saat pihak menguasai >50% hashpower untuk memanipulasi blockchain PoW.
-
Penetration Testing (Audit) — Pemeriksaan keamanan smart contract oleh auditor.
F. DeFi (Decentralized Finance)
-
DeFi — Ekosistem layanan keuangan terdesentralisasi tanpa bank tradisional.
-
DEX (Decentralized Exchange) — Platform trading tanpa pihak pusat (contoh: Uniswap).
-
AMM (Automated Market Maker) — Formula (mis. x·y=k) untuk menentukan harga di DEX.
-
Liquidity Pool — Dana gabungan yang memfasilitasi perdagangan di AMM.
-
LP Token — Bukti kepemilikan atas bagian dari liquidity pool.
-
Yield Farming — Memindahkan aset ke berbagai protokol untuk mengejar hasil (yield).
-
Staking — Mengunci token untuk mendukung jaringan dan menerima reward.
-
TVL (Total Value Locked) — Total nilai aset yang terkunci di protokol DeFi.
-
Borrowing & Lending — Meminjamkan atau meminjam aset melalui protokol DeFi.
-
Collateral — Jaminan yang dikunci untuk meminjam aset.
-
Flash Loan — Pinjaman tanpa jaminan yang harus dikembalikan dalam satu transaksi blok.
-
Impermanent Loss — Potensi kerugian relatif bagi penyedia likuiditas saat harga berubah.
-
Vault / Strategy — Mekanisme otomatis untuk mengelola aset dan memaksimalkan hasil.
-
Aggregator — Layanan yang mencari rute swap atau yield terbaik antar protokol.
-
Bridge (Jembatan) — Protokol yang memindahkan aset antar blockchain.
-
Composable — Karakteristik DeFi yang memungkinkan protokol saling digabungkan (money legos).
G. NFT, Metaverse & Identitas
-
NFT (Non-Fungible Token) — Token unik yang mewakili kepemilikan item digital/unik.
-
Mint — Proses membuat NFT baru di blockchain.
-
Metadata — Data yang menjelaskan aset NFT (gambar, atribut, deskripsi).
-
Floor Price — Harga terendah sebuah koleksi NFT di pasar sekunder.
-
Royalties — Pembayaran otomatis ke kreator ketika NFT dijual kembali.
-
PFP (Profile Picture) NFT — Koleksi NFT yang dipakai sebagai avatar komunitas.
-
Whitelist — Daftar alamat yang diberi akses prioritas untuk mint atau penjualan awal.
-
Metaverse — Ruang virtual yang menggabungkan aset digital, NFT, dan interaksi pengguna.
Memahami berbagai istilah dalam dunia kripto akan membantumu mengambil keputusan yang lebih tepat dan mengurangi risiko ketika berinvestasi. Dengan memahami istilah dasar hingga konsep yang lebih teknis, kamu bisa mengikuti perkembangan pasar dengan lebih percaya diri dan tidak mudah terjebak tren sesaat.
Jika kamu ingin mulai belajar sambil mempraktikkan langsung, kamu bisa mencoba membeli aset kripto di aplikasi Nanovest. Aplikasi ini mudah digunakan, menyediakan banyak pilihan aset, dan cocok untuk pemula maupun investor yang ingin berinvestasi lebih terstruktur. Unduh Nanovest sekarang dan mulai kelola aset digitalmu dengan lebih aman dan praktis.






