Feb 21, 2024

10 Cara Memilih Saham dengan Bijak untuk Pemula

Bagi investor pemula, saham adalah salah satu jenis investasi yang menarik. Namun, sebelum memulai, pastikan mengetahui cara memilih saham yang bijak agar mendapatkan keuntungan maksimal. Investasi dalam saham dapat menjadi langkah yang potensial untuk membangun kekayaan jangka panjang. Memilih saham memerlukan kecermatan, yang tentunya tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Namun, untuk pemula, memahami cara memilih saham yang tepat bisa menjadi tantangan. Berikut adalah panduan langkah-demi-langkah untuk membantu memilih saham dengan bijak:

  1. Pahami Tujuan Investasi

Sebelum memulai pencarian saham, tentukan tujuan investasi terlebih dulu. Apakah mencari pertumbuhan kapital, pendapatan dividen, atau keseimbangan keduanya? Tujuan ini akan membimbing keputusan investasi.

Dalam proses perencanaan investasi, kamu harus memilah jangka waktu dari masing-masing tujuan finansial dan investasi karena ini dapat membantu agar tetap fokus pada investasi saham. Secara umum, investasi dibagi menjadi tiga kategori: investasi jangka pendek, menengah, dan panjang.

Kamu harus tahu berapa lama dana yang akan dibutuhkan untuk memenuhi tujuan tersebut. Jika ingin investasi saham untuk dana pensiun hari tua, sangat penting bahwa memilih saham yang memiliki fundamental yang baik dan sejarah kinerja yang baik dalam jangka waktu yang lama. Hal ini karena saham ini akan menjadi pilihan untuk mencapai tujuan finansial dalam jangka waktu yang panjang.

  1. Pelajari Dasar-dasar Keuangan dan Investasi

Familiarilah dengan konsep dasar keuangan seperti pendapatan, laba bersih, rasio utang, dan laba per saham. Ini akan memberikan landasan untuk memahami laporan keuangan perusahaan. Sebelum memilih saham untuk investasi, hal pertama yang harus dilakukan adalah mempelajari dasar-dasar investasi saham.

Kamu harus memahami semua hal tentang saham, mulai dari istilah-istilahnya, analisisnya, hingga teknik transaksinya. Ketika memahami dasar-dasar saham ini, kamu tidak akan bingung ketika mulai berinvestasi saham. 

  1. Mulai dengan Perusahaan yang Dikenal

Bagi pemula, memulai dengan berinvestasi dalam saham perusahaan yang sudah dikenal bisa menjadi pendekatan yang bijak. Pilih perusahaan besar atau merek yang sudah diketahui lebih dalam.

  1. Manfaatkan Alat Penelitian Online

Gunakan alat penelitian online seperti situs keuangan, platform broker saham, dan aplikasi investasi. Analisis fundamental dan analisis teknikal dapat membantu untuk mendapatkan wawasan tentang performa saham.

  1. Pilih Saham dengan Sejarah Pembayaran Dividen

Jika tertarik pada pendapatan dividen, pertimbangkan saham dari perusahaan yang memiliki sejarah pembayaran dividen yang konsisten. Dividen dapat memberikan arus kas tambahan untuk portofolio investasi.

Pertama, perusahaan memberikan dividen yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dividen ini diambil dari sebagian keuntungan perusahaan. Dana ini kemudian didistribusikan kepada para pemegang saham dengan persentase kepemilikan masing-masing.

Kedua, capital gain adalah keuntungan yang dihasilkan dari selisih harga saham saat penjualan lebih tinggi daripada harga saat pembelian. Dengan pengetahuan ini, Nanovest berharap para investor pemula dapat berinvestasi saham dengan bijak.

  1. Hindari Risiko Berlebihan

Hindari terlalu terpaku pada saham penny atau saham berisiko tinggi. Pilih saham dari perusahaan yang memiliki stabilitas dan tidak terlalu rentan terhadap fluktuasi harga yang ekstrem.

  1. Pahami Industri dan Tren

Pahami tren dalam industri tertentu dan pertimbangkan dampak faktor eksternal pada perusahaan. Pilih saham dari sektor yang diyakini memiliki prospek pertumbuhan.

Memantau tren pasar adalah cara terbaik untuk memilih saham untuk pemula. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, saham adalah investasi yang cukup berfluktuasi. Hal ini dapat disebabkan oleh bisnis atau bahkan faktor makro ekonomi negara.

Oleh karena itu, lebih baik untuk memantau tren saham setiap hari melalui berita dan memperbarui diri dengan belajar lebih banyak tentang metode analisis perusahaan. Penting untuk mengetahui rekomendasi untuk memilih saham terbaik untuk investasi agar dapat menghasilkan keuntungan. 

  1. Analisis Kinerja Historis

Tinjau kinerja historis saham dan bandingkan dengan indeks pasar atau pesaing. Ini dapat memberikan gambaran tentang seberapa baik saham tersebut telah tumbuh seiring waktu.

  1. Diversifikasi Portofolio

Jangan hanya mengandalkan satu saham. Diversifikasi portofolio dengan memilih saham dari berbagai sektor dan industri dapat membantu mengurangi risiko.

  1. Belajar dari Pengalaman dan Pembaruan Terus Menerus

Teruslah belajar dan mengikuti perkembangan pasar. Jangan ragu untuk mengevaluasi dan memperbarui portofolio berdasarkan pengalaman dan perubahan kondisi pasar.

Dengan langkah-langkah ini, kamu dapat membangun portofolio saham yang sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko pribadi masing-masing. Tetaplah berpendidikan dan selalu lakukan riset sebelum membuat keputusan investasi.

 

Pilihan Saham Amerika Terbaik Buat Pemula

Pemula sering dihadapkan pada banyak pilihan saat memasuki dunia investasi, terutama dalam investasi saham AS. Indeks saham AS mencakup banyak perusahaan terkemuka di seluruh dunia, dan trading indeks dapat membantu pemula memahami pasar saham AS. 

Pemula mungkin bingung memilih yang paling sesuai dari berbagai indeks yang tersedia. Berikut ini adalah penjelasan tentang sepuluh saham terbaik di pasar AS, termasuk kapitalisasi pasar, sejarah, dan keuntungan, serta alasan mengapa mereka dianggap terbaik:

  • APPLE Inc (AAPL)

Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $2 triliun pada awal 2021, Apple adalah salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Dari tahun 2016 hingga 2022, kapitalisasi pasar Apple meningkat sebesar 40%. Keuntungan signifikan ini menunjukkan pertumbuhan yang kuat dan konsisten, yang menarik investor. Lihat profil dan kinerja Apple Inc. (AAPL) disini.

  • Microsoft (MSFT)

Salah satu perusahaan teknologi lainnya dengan kinerja yang luar biasa adalah Microsoft. Pada akhir 2022, perusahaan melaporkan pendapatan sebesar $198 miliar dengan laba bersih sebesar $72,7 miliar, dan kinerja sahamnya meningkat tiga kali lipat dalam lima tahun terakhir. Lihat profil dan kinerja Microsoft Corporation (MSFT) disini.

  • Amazon (AMZN)

Raksasa e-commerce yang terus berkembang adalah Amazon. Setelah IPO awalnya sebesar $18, harga saham Amazon mencapai rekor tertinggi pada tahun 2021, mencapai sekitar $186 per saham. Ini menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa dan potensi keuntungan yang besar bagi investor. Lihat profil dan kinerja Amazon.com, Inc (AMZN) disini.

  • TESLA (TSLA)

Perusahaan mobil listrik yang dipimpin oleh Elon Musk mencatat harga per saham lebih dari $400 pada November 2021, dengan kapitalisasi pasar senilai $1,2 trilliun, dan melaporkan pendapatan tahunan sebesar $81,4 miliar pada tahun 2022. Lihat profil dan kinerja Tesla, Inc. (TSLA) disini.

  • Alphabet (GOOGL)

Sejak direstrukturisasi pada Agustus 2015, induk perusahaan Google terus tumbuh dengan cepat. Pada akhir April 2023, Alphabet diperdagangkan di bursa saham Nasdaq dengan harga sekitar $107 per saham.

  • NVIDIA (NVDA)

Perusahaan teknologi NVIDIA berfokus pada pengembangan chip grafis. Dengan harga awal $12 per lembar pada tahun 1999 hingga harga saat ini, saham NVIDIA sangat luar biasa. Lihat profil dan kinerja Nvidia Corp. (NVDA) disini.

  • Johnson & Johnson (JNJ)

Selama beberapa dekade terakhir, kinerja yang kuat, dividen yang stabil, dan kepercayaan investor telah membuat saham perusahaan menjadi favorit investor. Lihat profil dan kinerja Johnson & Johnson (JNJ) disini.

  • Walmart (WMT)

Dengan penjualan tahunan seratus miliar dolar, Walmart adalah perusahaan ritel terbesar di dunia. Sahamnya menawarkan dividen yang stabil dan telah menunjukkan pertumbuhan yang konsisten selama bertahun-tahun. Lihat profil dan kinerja Walmart Inc. (WMT) disini.

  • Berkshire Hathaway (BRK.A)

Perusahaan holding yang dipimpin oleh Warren Buffett memiliki banyak perusahaan dalam portofolionya. Di Bursa Saham New York (NYSE), saham Berkshire Hathaway Class A diperdagangkan dengan harga sekitar US$490.000 per lembar.

  • Meta Platforms (FB)

Salah satu perusahaan media sosial terbesar di dunia adalah Meta Platforms, yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook. Harga saham Meta Platforms mencapai rekor tertinggi sebesar $331.85 per saham. Lihat profil dan kinerja Meta Platforms Inc. (META) disini.

Saham AS di atas dianggap sebagai saham terbaik di pasar AS karena memiliki kapitalisasi pasar yang besar, sejarah pertumbuhan yang kuat, dan potensi keuntungan yang sangat besar. 

 

10 Cara Memilih Saham dengan Bijak untuk Pemula
by Kiki A. Ramadhan

0 comments


Artikel lainnya