Saham CoreWeave Inc. (NASDAQ: CRWV) mencatat lonjakan tajam sebesar 26,3 persen dalam sepekan terakhir dan kembali menembus level USD 101, tertinggi dalam dua bulan, seiring meningkatnya minat investor terhadap saham-saham yang berada di jantung infrastruktur kecerdasan buatan global. Kenaikan ini terjadi di tengah arus modal yang kembali mengalir ke sektor teknologi berbasis AI, didorong oleh sinyal kuat dari industri semikonduktor bahwa permintaan chip masih berada dalam fase ekspansi agresif.
Sentimen positif tersebut dipicu oleh pengumuman Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), produsen chip terbesar di dunia dan mitra utama Nvidia, yang menyatakan akan menaikkan belanja modalnya secara signifikan pada 2026. Dalam paparan kinerja terbarunya, TSMC mengungkapkan rencana peningkatan capex sebesar 33 hingga 37 persen menjadi kisaran USD 52 miliar sampai USD 56 miliar, dibandingkan USD 38 miliar hingga USD 42 miliar pada tahun sebelumnya. Langkah ini diambil untuk memenuhi lonjakan permintaan chip dari industri kecerdasan buatan yang terus berkembang pesat.
Kebijakan ekspansi tersebut menjadi katalis penting bagi perusahaan penyedia infrastruktur data center dan layanan cloud AI seperti CoreWeave. Dengan bertambahnya pasokan chip berperforma tinggi di pasar, ruang pertumbuhan bagi operator pusat data diperkirakan semakin terbuka, terutama bagi pemain yang berfokus pada komputasi berbasis GPU untuk pelatihan dan inferensi model AI skala besar. CoreWeave sendiri tengah memperluas kapasitasnya, termasuk melalui pengembangan fasilitas data center baru di Plano, Texas, guna menangkap peluang dari ledakan kebutuhan komputasi AI.
Optimisme pasar juga diperkuat oleh kinerja keuangan TSMC yang solid sepanjang tahun lalu. Pada kuartal keempat 2025, laba bersih perusahaan melonjak 35 persen secara tahunan menjadi NT$505,7 miliar, dibandingkan NT$374,68 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan juga tumbuh 20,5 persen menjadi NT$1,046 triliun, mencerminkan kuatnya permintaan chip canggih meskipun kondisi ekonomi global masih diwarnai ketidakpastian.
Meski demikian, pandangan analis terhadap saham CoreWeave masih cenderung berhati-hati. Goldman Sachs dan DA Davidson masing-masing menetapkan target harga USD 86 dan USD 68, dengan rekomendasi “netral”, menunjukkan bahwa reli saham CRWV lebih banyak didorong oleh sentimen makro dan rotasi modal ke tema AI dibandingkan perubahan fundamental jangka pendek. Namun, pergerakan harga saham yang agresif mencerminkan keyakinan pasar bahwa investasi besar di sektor semikonduktor dan AI infrastruktur masih berada pada tahap awal, dengan potensi dampak jangka panjang yang signifikan bagi ekosistem teknologi global.






