Anthropic Buka Fitur Memori Gratis untuk Claude, Tantang ChatGPT
Perusahaan teknologi kecerdasan buatan, Anthropic PBC, resmi menghadirkan fitur memori untuk seluruh pengguna chatbot AI mereka, Claude, termasuk pada paket gratis. Sebelumnya, fitur ini hanya dapat diakses oleh pelanggan berbayar. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Anthropic untuk mempertahankan lonjakan pengguna baru yang dalam beberapa hari terakhir disebut menciptakan permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dengan fitur memori ini, Claude kini mampu mengingat konteks percakapan lintas sesi. Artinya, pengguna tidak perlu lagi mengulang informasi yang sama setiap kali memulai percakapan baru. Pengalaman ini membuat interaksi terasa lebih personal dan efisien, sekaligus meningkatkan daya saing Claude di tengah ketatnya persaingan pasar chatbot AI global.
Fitur serupa sebenarnya sudah lebih dulu tersedia di ChatGPT, chatbot milik OpenAI, bahkan untuk pengguna gratis. Menyadari hal tersebut, Anthropic tidak hanya membuka akses fitur memori, tetapi juga mempermudah proses migrasi pengguna dari platform lain. Kini, pengguna dapat dengan mudah memindahkan riwayat percakapan dari chatbot seperti ChatGPT ke Claude melalui metode salin dan tempel yang sederhana. Strategi ini dinilai sebagai upaya agresif untuk menarik pengguna dari kompetitor.
Di tengah inovasi tersebut, Anthropic juga menghadapi tantangan dari sisi kebijakan pemerintah Amerika Serikat. Perusahaan ini sebelumnya terlibat perbedaan pandangan dengan Departemen Pertahanan AS terkait potensi penggunaan teknologi AI untuk pengawasan massal dan pengembangan sistem senjata otonom. Situasi tersebut memuncak ketika pemerintah AS memutuskan untuk menghapus Claude dari sistem lembaga pemerintah, sementara Pentagon menyebut Anthropic sebagai risiko dalam rantai pasokan.
Meski mendapat tekanan, kinerja produk konsumen Anthropic justru menunjukkan pertumbuhan signifikan. Perusahaan mengungkapkan bahwa jumlah pengguna aktif gratis meningkat lebih dari 60%, sementara angka pendaftaran harian melonjak hingga empat kali lipat sejak Januari.
Di sisi lain, OpenAI mengumumkan rencana penerapan model AI mereka di jaringan rahasia Departemen Pertahanan AS. Keputusan ini memicu reaksi beragam dari komunitas pengguna, termasuk seruan boikot terhadap ChatGPT.
Lonjakan minat terhadap Claude bahkan sempat menyebabkan gangguan layanan selama beberapa jam akibat tingginya trafik pengguna. Namun, masalah tersebut berhasil diselesaikan dalam waktu singkat.
Persaingan antara Anthropic dan OpenAI menunjukkan bahwa inovasi fitur, kebijakan distribusi, serta dinamika geopolitik kini menjadi faktor penting dalam perkembangan industri AI global.






