Langkah baru di industri aset digital kembali tercipta setelah Grayscale resmi mengumumkan pembagian hasil staking untuk produk ETF Ethereum miliknya. Kebijakan ini menandai tonggak penting karena untuk pertama kalinya produk exchange-traded berbasis kripto spot yang terdaftar di Amerika Serikat mendistribusikan imbal hasil yang bersumber langsung dari aktivitas staking on-chain.
Investor yang memegang Grayscale Ethereum Trust ETF (ETHE) akan menerima sekitar US$0,08 per saham. Dana tersebut berasal dari hasil penjualan reward staking Ethereum dan akan dibagikan dalam bentuk tunai dolar AS. Distribusi ini dilakukan berdasarkan catatan kepemilikan investor pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya, sehingga mekanismenya tetap mengikuti standar pasar modal konvensional.
Fitur staking untuk produk Ethereum Grayscale sendiri mulai diaktifkan sejak awal Oktober. Proses staking dilakukan melalui kustodian institusional serta penyedia validator pihak ketiga, yang dirancang untuk menjaga keamanan aset sekaligus memastikan kepatuhan operasional. Dengan langkah ini, ETHE bersama Grayscale Ethereum Mini Trust ETF menjadi produk kripto spot pertama di AS yang memberikan eksposur terhadap staking Ether secara langsung.
Staking merupakan mekanisme utama dalam jaringan blockchain berbasis proof-of-stake seperti Ethereum. Dalam sistem ini, aset kripto dikunci untuk membantu memvalidasi transaksi dan menjaga keamanan jaringan, dengan imbalan berupa reward berkala. Berbeda dari staking individu, Grayscale mengonversi reward tersebut menjadi uang tunai sebelum mendistribusikannya kepada investor, sehingga lebih ramah bagi investor tradisional yang tidak ingin berurusan dengan pengelolaan aset kripto secara langsung.
Perlu dicatat, produk Grayscale beroperasi di luar kerangka Investment Company Act of 1940. Struktur ini memberikan fleksibilitas untuk melakukan staking, meski di sisi lain memiliki karakteristik perlindungan regulasi yang berbeda dibandingkan ETF saham konvensional di AS. Meski demikian, pasar merespons positif langkah ini, tercermin dari pergerakan harga ETF yang sempat menguat di awal perdagangan.
Ke depan, langkah Grayscale berpotensi menjadi preseden penting bagi industri. Sejumlah manajer aset besar lain seperti BlackRock dan Fidelity diketahui tengah mengupayakan persetujuan regulator untuk menambahkan fitur staking pada ETF Ethereum mereka. Jika disetujui, investor dapat memperoleh kombinasi antara eksposur harga Ether dan potensi pendapatan pasif dari staking dalam satu produk investasi.
Bagi investor kripto, perkembangan ini menunjukkan bagaimana ekosistem aset digital terus bertransformasi menuju struktur yang lebih matang, sekaligus membuka peluang baru untuk mengoptimalkan imbal hasil tanpa harus mengelola aset secara teknis.






