Perusahaan treasury kripto BitMine Immersion Technologies kembali mencatatkan tonggak penting di ekosistem Ethereum setelah berhasil melampaui angka 1 juta ETH yang di-stake. Pencapaian ini terjadi usai BitMine menambahkan 86.400 ETH ke dalam mekanisme staking, yang pada saat transaksi bernilai sekitar US$268 juta. Dengan langkah tersebut, total Ethereum yang dikunci perusahaan kini mencapai lebih dari 1,08 juta ETH, menjadikannya salah satu entitas dengan posisi staking terbesar di jaringan Ethereum.
Tambahan ETH tersebut dilakukan melalui beberapa transaksi terpisah, mencerminkan pendekatan bertahap dan terukur dalam pengelolaan aset digital berskala besar. Secara keseluruhan, nilai Ethereum yang di-stake oleh BitMine kini diperkirakan mencapai sekitar US$3,3 miliar. Dengan tingkat imbal hasil staking Ethereum yang berada di kisaran 2,8% per tahun, kepemilikan ini berpotensi menghasilkan pendapatan tahunan puluhan juta dolar dalam bentuk ETH.
Staking merupakan mekanisme penting dalam jaringan blockchain berbasis proof-of-stake seperti Ethereum. Melalui proses ini, aset kripto dikunci untuk membantu menjaga keamanan dan validitas transaksi di jaringan. Sebagai imbalannya, pemilik aset atau pihak yang mendelegasikan token akan memperoleh reward secara berkala. Bagi perusahaan treasury kripto, staking tidak hanya berfungsi sebagai strategi keamanan jaringan, tetapi juga sebagai sumber arus kas pasif yang relatif stabil dibandingkan sekadar menyimpan aset tanpa utilitas tambahan.
Sejumlah analis menilai strategi BitMine ini mencerminkan pergeseran pendekatan perusahaan kripto dalam mengelola neraca keuangan mereka. Berbeda dengan Bitcoin yang tidak menghasilkan yield, Ethereum memungkinkan pemiliknya memperoleh pendapatan berkelanjutan. Dalam kondisi pasar yang penuh volatilitas, kepemilikan aset produktif seperti ETH yang di-stake dinilai dapat memberikan bantalan tambahan bagi perusahaan, terutama ketika menghadapi tekanan likuiditas atau kewajiban keuangan di masa depan.
Pencapaian BitMine ini terjadi di tengah periode yang menantang bagi banyak perusahaan treasury kripto. Dalam beberapa tahun terakhir, volatilitas ekstrem pasar aset digital telah menyebabkan sebagian perusahaan kehilangan sebagian besar nilai sahamnya dari puncak tertinggi. Saham BitMine sendiri masih tercatat jauh di bawah level tertinggi yang pernah dicapai pada 2025, mencerminkan kehati-hatian investor terhadap model bisnis perusahaan kripto berbasis treasury.
Di sisi lain, manajemen BitMine juga tengah menyiapkan langkah strategis jangka panjang. Pada awal 2026, Ketua BitMine Tom Lee mengusulkan peningkatan signifikan batas saham resmi yang dapat diterbitkan perusahaan. Menurut manajemen, langkah ini bertujuan memberikan fleksibilitas struktural, termasuk membuka ruang bagi stock split di masa depan agar harga saham tetap terjangkau bagi investor ritel.
Secara keseluruhan, keberhasilan BitMine menembus 1 juta ETH yang di-stake menjadi sinyal kuat meningkatnya peran staking Ethereum dalam strategi keuangan perusahaan kripto. Di tengah dinamika pasar yang terus berubah, pendekatan ini menunjukkan bahwa aset digital tidak hanya diposisikan sebagai instrumen spekulatif, tetapi juga sebagai sumber pendapatan berkelanjutan dalam ekosistem keuangan berbasis blockchain.






