World Liberty Financial, perusahaan kripto yang mendapat dukungan dari keluarga Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kembali menjadi sorotan setelah mengumumkan langkah strategis terbarunya di sektor perbankan. Anak usaha perusahaan tersebut secara resmi telah mengajukan permohonan kepada regulator perbankan Amerika Serikat untuk mendirikan sebuah national trust bank yang berfokus pada operasional stablecoin.
Langkah ini mencerminkan percepatan integrasi industri kripto ke dalam sistem keuangan tradisional yang teregulasi. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah perusahaan aset digital besar juga telah memperoleh persetujuan awal dari otoritas perbankan federal untuk mendirikan bank jenis serupa. Tren ini menunjukkan bahwa regulator mulai membuka ruang lebih luas bagi inovasi kripto, selama tetap berada dalam kerangka pengawasan yang jelas.
Permohonan pendirian bank tersebut diajukan oleh WLTC Holdings melalui skema “de novo” kepada Office of the Comptroller of the Currency (OCC). Jika disetujui, bank ini akan memiliki kewenangan untuk menerbitkan serta menyediakan layanan kustodi bagi USD1, stablecoin yang dipatok terhadap dolar AS dan diluncurkan oleh World Liberty Financial pada tahun sebelumnya.
Saat ini, sektor perbankan kripto di Amerika Serikat masih tergolong terbatas. Anchorage Digital menjadi satu-satunya perusahaan aset digital yang telah mengantongi izin sebagai national trust bank. Secara keseluruhan, OCC mengawasi sekitar 60 bank dengan status serupa, sehingga persetujuan baru di sektor ini dinilai cukup selektif dan ketat.
World Liberty Financial mengklaim bahwa USD1 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sejak peluncurannya. Dalam kurun waktu satu tahun, stablecoin tersebut telah mencapai nilai peredaran lebih dari US$3,3 miliar. Capaian ini menandakan tingginya minat pasar terhadap stablecoin, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan akan aset kripto yang relatif stabil di tengah volatilitas pasar.
Trust bank yang diajukan nantinya akan menyediakan layanan utama berupa penerbitan dan penukaran stablecoin, serta kustodi aset digital untuk klien institusional maupun pengguna lainnya. Selain itu, perusahaan berencana menghadirkan layanan konversi antara dolar AS dan USD1 tanpa biaya pada fase awal operasional, yang berpotensi meningkatkan daya tarik bagi pengguna.
Dari sisi regulasi, World Liberty Financial menegaskan bahwa struktur bank tersebut akan disesuaikan dengan ketentuan GENIUS Act, undang-undang baru yang menetapkan kerangka regulasi federal khusus untuk stablecoin di Amerika Serikat. Regulasi ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pelaku industri.
Hingga saat ini, OCC belum memberikan pernyataan resmi terkait pengajuan tersebut. Namun, jika disetujui, langkah ini dapat menjadi tonggak penting dalam perkembangan industri stablecoin dan memperkuat posisi kripto sebagai bagian dari sistem keuangan global yang semakin terintegrasi.






