Wall Street memasuki pekan baru dalam kondisi yang jauh dari nyaman. Reli yang sebelumnya ditopang euforia laba dan narasi AI mulai diuji oleh kombinasi risiko politik, arah baru Federal Reserve, dan gejolak geopolitik yang kembali memanas. Pergeseran sentimen ini membuat pasar bergerak dari mode optimisme ke fase selektif, di mana investor tidak lagi hanya mengejar pertumbuhan, tetapi mulai menghitung ulang risiko kebijakan dan valuasi. Di tengah fondasi laba yang masih kuat, dinamika makro dan arah kepemimpinan The Fed berpotensi menjadi penentu apakah reli saham AS mampu berlanjut atau justru memasuki periode konsolidasi yang lebih dalam.





















