Memasuki pekan pertama Januari 2026, pasar kripto dibuka dengan kombinasi katalis global yang jarang terjadi: eskalasi kebijakan Amerika Serikat terhadap Venezuela dan suntikan likuiditas jumbo dari Federal Reserve senilai USD 74,6 miliar. Dua faktor ini menjadi latar utama reli Bitcoin yang menembus area USD 91.000, sekaligus menguji kembali sensitivitas pasar kripto terhadap dinamika geopolitik dan kebijakan moneter. Di tengah volatilitas global yang meningkat, arus dana institusional melalui spot ETF, pergerakan altcoin utama, serta sinyal teknikal mulai membentuk narasi baru mengenai arah pasar kripto sepanjang 2026 apakah reli ini sekadar reaksi jangka pendek, atau awal dari fase bullish yang lebih struktural.






















