Saham CoreWeave Inc. (NASDAQ: CRWV) mencatat lonjakan tajam pada perdagangan terbaru setelah perusahaan infrastruktur cloud berbasis kecerdasan buatan tersebut memperoleh dukungan pendanaan bernilai miliaran dolar dari Nvidia Corp. Saham CRWV melonjak 10,73 persen dan ditutup di level USD 108,86 per saham, memperpanjang reli menjadi tiga hari berturut-turut. Kenaikan ini mencerminkan respons positif pasar terhadap masuknya Nvidia sebagai investor strategis, yang dinilai mampu mengubah posisi CoreWeave dalam peta persaingan infrastruktur AI global.
Nvidia secara resmi mengumumkan akuisisi saham biasa CoreWeave senilai USD 2 miliar dengan harga USD 87,20 per saham. Investasi tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan tinggi Nvidia terhadap model bisnis, tim manajemen, serta strategi pertumbuhan CoreWeave sebagai penyedia cloud yang dibangun secara khusus di atas ekosistem komputasi Nvidia. Langkah ini juga mempertegas peran Nvidia bukan hanya sebagai pemasok chip, tetapi sebagai arsitek utama rantai nilai industri kecerdasan buatan.
Dana segar dari Nvidia akan digunakan CoreWeave untuk mempercepat pengembangan lebih dari 5 gigawatt fasilitas komputasi AI hingga 2030. Fasilitas yang sering disebut sebagai AI factory ini dirancang untuk mendukung pelatihan dan inferensi model kecerdasan buatan berskala besar, seiring melonjaknya permintaan global terhadap kapasitas komputasi berperforma tinggi. Ekspansi ini menempatkan CoreWeave pada posisi strategis di tengah keterbatasan infrastruktur AI yang saat ini dihadapi banyak perusahaan teknologi.
Selain investasi ekuitas, Nvidia dan CoreWeave juga memperluas kolaborasi teknologi dengan membangun lebih banyak AI factory yang dikembangkan dan dioperasikan menggunakan platform accelerated computing milik Nvidia. CoreWeave akan memanfaatkan berbagai generasi teknologi Nvidia, termasuk platform Blackwell, Rubin, Vera CPU, serta sistem penyimpanan dan jaringan BlueField. Integrasi ini diharapkan mampu menekan biaya komputasi sekaligus meningkatkan efisiensi dan skalabilitas layanan AI.
Kolaborasi tersebut juga mencakup dukungan finansial Nvidia dalam mempercepat akuisisi lahan, pasokan listrik, dan infrastruktur dasar lainnya yang dibutuhkan untuk pembangunan pusat data AI. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan keterbatasan lokasi strategis untuk data center, dukungan ini dinilai menjadi keunggulan kompetitif penting bagi CoreWeave dibandingkan para pesaingnya.
Chairman dan CEO CoreWeave, Michael Intrator, menyatakan bahwa sejak awal kerja sama dengan Nvidia didasarkan pada keyakinan bahwa keberhasilan AI hanya dapat dicapai jika perangkat lunak, infrastruktur, dan operasional dirancang secara terintegrasi. Ia menegaskan bahwa Nvidia merupakan platform komputasi paling dominan di seluruh siklus AI, mulai dari tahap pra-pelatihan hingga pasca-pelatihan, dan arsitektur Blackwell menawarkan biaya inferensi yang paling efisien di pasar saat ini.
Lonjakan saham CoreWeave mencerminkan meningkatnya perhatian investor terhadap perusahaan-perusahaan yang berperan sebagai tulang punggung infrastruktur AI, bukan hanya pengembang aplikasi atau model. Meski demikian, pasar juga menyadari bahwa tidak semua saham AI akan memberikan imbal hasil optimal, mengingat valuasi sektor ini telah meningkat signifikan. Masuknya Nvidia sebagai investor strategis memberikan validasi kuat terhadap prospek CoreWeave, sekaligus menempatkan perusahaan ini sebagai salah satu pemain kunci dalam ekosistem kecerdasan buatan global ke depan.






