Harga Solana (SOL) mencatat penguatan signifikan dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan sekitar 10%, sekaligus menandai pemulihan tajam setelah sempat menyentuh titik terendah dua minggu sebelumnya. Pada perdagangan Rabu, SOL bahkan sempat mencapai level intraday di kisaran US$86, mencerminkan kembalinya minat beli di tengah membaiknya sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Kenaikan ini tidak terjadi secara terisolasi. Aktivitas di pasar derivatif ikut meningkat, terlihat dari lonjakan open interest futures SOL yang naik lebih dari 5% hingga mencapai sekitar US$5,27 miliar. Peningkatan open interest biasanya menandakan bertambahnya partisipasi pelaku pasar serta meningkatnya ekspektasi terhadap pergerakan harga lanjutan.
Secara fundamental, arus masuk dana ke produk investasi berbasis Solana, khususnya ETF spot di Amerika Serikat, turut menjadi katalis positif. Sejak 9 Februari, ETF Solana tercatat membukukan inflow bersih sekitar US$40 juta. Aliran dana ini memperkuat tekanan permintaan, apalagi ketika dikombinasikan dengan aksi akumulasi dari investor institusional maupun whale.
Dari sisi pasar yang lebih luas, reli SOL juga terjadi bersamaan dengan penguatan aset kripto utama. Bitcoin naik sekitar 5% dalam periode yang sama, sementara Ether menguat kurang lebih 8%. XRP pun mencatat kenaikan harian yang solid. Dampaknya, kapitalisasi pasar kripto global ikut terdorong naik sekitar 4% menjadi US$2,28 triliun, menandakan pemulihan risk appetite investor.
Tekanan beli juga tercermin dari likuidasi posisi short SOL yang mencapai sekitar US$15,4 juta dalam 24 jam. Likuidasi short dalam jumlah besar biasanya mempercepat kenaikan harga karena trader yang terjebak posisi jual terpaksa membeli kembali asetnya.
Secara teknikal, struktur harga SOL menunjukkan perkembangan positif. Breakout dari pola symmetrical triangle pada timeframe enam jam mengindikasikan potensi kelanjutan tren naik. Namun, untuk menjaga momentum, harga perlu bertahan di atas area moving average kunci, khususnya SMA 100 hari di sekitar US$86.
Jika breakout terkonfirmasi kuat, target pengukuran pola mengarah ke kisaran US$110, atau sekitar 28% lebih tinggi dari level saat ini. Selain itu, penutupan harian di atas EMA 20 hari di sekitar US$88 dapat membuka ruang kenaikan bertahap menuju US$95 hingga US$117.
Data distribusi harga realisasi juga menunjukkan suplai historis di atas US$85 relatif tipis. Artinya, tekanan jual dari holder lama cenderung terbatas hingga harga memasuki zona suplai berikutnya. Area resistensi besar terdekat diperkirakan berada di sekitar US$115, di mana akumulasi sebelumnya cukup signifikan.





