Token HYPE mencuri perhatian pasar kripto setelah mencatatkan kenaikan harga signifikan pada awal pekan. Lonjakan ini terjadi menyusul pernyataan resmi dari tim HyperCore, pengembang infrastruktur utama jaringan layer-1 Hyperliquid, yang menyatakan dukungan terhadap proposal HIP-4. Proposal tersebut bertujuan memperluas kapabilitas Hyperliquid ke sektor pasar prediksi, salah satu segmen yang tengah berkembang pesat dalam industri aset digital.
Jika terealisasi, integrasi HIP-4 akan memungkinkan Hyperliquid menghadirkan kontrak yang sepenuhnya dijamin (fully collateralized). Melalui skema ini, pengguna dapat memperdagangkan kontrak berbasis hasil suatu peristiwa, seperti pemilu politik, pertandingan olahraga, maupun berbagai kejadian lain yang memiliki outcome terukur. Langkah ini menandai ekspansi strategis Hyperliquid dari sekadar platform perpetual futures terdesentralisasi menuju ekosistem keuangan on-chain yang lebih beragam.
Dalam pernyataannya di media sosial, tim Hyperliquid menjelaskan bahwa dukungan terhadap HIP-4 dilatarbelakangi oleh tingginya permintaan komunitas. Banyak pengguna menginginkan instrumen perdagangan dengan karakteristik mirip opsi, tetapi dengan risiko yang lebih terkontrol. HIP-4 dirancang untuk memenuhi kebutuhan tersebut sekaligus membuka ruang inovasi bagi pengembang lain untuk membangun aplikasi baru di atas jaringan Hyperliquid.
Salah satu fitur utama dari HIP-4 adalah mekanisme hasil perdagangan yang menyerupai slip taruhan dengan batas keuntungan yang jelas. Kontrak akan diselesaikan dalam rentang nilai tertentu tanpa melibatkan leverage. Dengan demikian, pengguna tidak perlu menghadapi risiko likuidasi maupun margin call, yang kerap menjadi tantangan dalam perdagangan derivatif kripto.
Meski demikian, Hyperliquid menegaskan bahwa fitur ini masih berada dalam tahap pengembangan awal. Saat ini, perdagangan berbasis hasil baru tersedia di jaringan uji coba (testnet). Jika nantinya diluncurkan secara penuh, pasar utama akan menggunakan stablecoin native Hyperliquid, yakni Hyperliquid USDH (USDH), sebagai denominasi transaksi.
Respons pasar terhadap kabar ini terbilang sangat positif. Harga token HYPE melonjak hampir 20% dalam satu hari, memperpanjang tren kenaikan yang telah berlangsung selama sebulan terakhir. Kinerja ini terbilang menonjol, terutama ketika pasar kripto global justru menunjukkan tekanan dan koreksi harga.
Lebih jauh, integrasi pasar prediksi dengan perdagangan perpetual futures mencerminkan konvergensi dua use case kripto yang paling aktif dalam dua tahun terakhir. Baik derivatif on-chain maupun pasar prediksi berbasis blockchain kini secara konsisten mencatat volume transaksi harian yang besar. Meskipun volume perdagangan perpetual futures sempat melandai dari level puncaknya, aktivitas pasar tetap berada jauh di atas rata-rata historis, menandakan minat yang masih kuat dari para pelaku pasar.
Bagi investor, perkembangan ini menjadi sinyal bahwa inovasi produk dan ekspansi use case masih menjadi katalis penting dalam menentukan daya tarik sebuah ekosistem kripto ke depan.






