Jul 7, 2023

Deposito

Kamus Investasi Nanovest - Istilah Deposito

Apa itu Deposito?

Menurut Zvi Bodie, ekonom dan penulis buku “Investments”, deposito adalah suatu investasi berjangka yang ditawarkan oleh bank atau lembaga keuangan lainnya dengan tingkat bunga yang ditentukan di awal. Deposito memberikan kepastian pendapatan dengan tingkat risiko yang sangat rendah.

Sementara itu, Robert Kiyosaki, penulis buku “Rich Dad, Poor Dad”, menguraikan bahwa deposito adalah bentuk investasi yang aman dan sederhana, cocok bagi mereka yang mencari kepastian dan ketenangan dalam berinvestasi.

Deposito adalah produk perbankan yang mengizinkan kamu untuk menyimpan uang dalam jangka waktu tertentu, yang biasanya ditentukan oleh bank atau lembaga keuangan lainnya. Jangka waktu ini bisa beragam, mulai dari satu bulan, tiga bulan, enam bulan, satu tahun, bahkan hingga beberapa tahun.

Dalam periode yang telah disepakati tersebut, dana yang kamu depositokan tidak dapat diambil atau ditarik. Inilah yang disebut dengan “periode lock-in” atau periode penguncian. Apabila kamu melakukan penarikan sebelum waktu jatuh tempo, biasanya akan dikenakan penalti atau denda.

Pada akhir periode deposito, atau yang biasa dikenal sebagai jatuh tempo, kamu akan menerima kembali dana pokok plus bunga deposito. Besaran bunga deposito ini telah disepakati di awal dan umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan bunga tabungan biasa.

Sebagai contoh, apabila kamu memasukkan dana sebesar 10 juta rupiah ke dalam deposito dengan suku bunga 5% per tahun, maka setelah satu tahun kamu akan menerima kembali 10 juta rupiah ditambah dengan bunga sebesar 500 ribu rupiah. Jadi, total dana yang akan kamu terima adalah 10,5 juta rupiah.

Manfaat Deposito

Deposito memiliki sejumlah manfaat yang membuatnya menjadi salah satu pilihan menarik dalam dunia investasi.

  • Kepastian Pendapatan: Dengan deposito, kamu tidak perlu khawatir tentang fluktuasi pasar keuangan. Kamu akan menerima bunga deposito yang disepakati di awal periode, tidak peduli apa yang terjadi di pasar keuangan. Dengan kata lain, deposito memberikan kamu kepastian pendapatan.
  • Keamanan: Deposito adalah investasi yang aman. Sebagai produk perbankan, deposito dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga batas tertentu. Artinya, jika bank tempat kamu menyimpan deposito mengalami masalah keuangan atau bahkan bangkrut, dana deposito kamu tetap aman hingga batas jumlah yang dijamin oleh LPS.
  • Fleksibilitas: Kamu memiliki kendali atas jangka waktu deposito. Jangka waktu deposito bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan rencana finansial kamu, mulai dari satu bulan hingga beberapa tahun.
  • Potensi Pendapatan Lebih Tinggi: Bunga deposito umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan bunga tabungan biasa. Jadi, dengan menyimpan dana dalam deposito, potensi pendapatan kamu dari bunga lebih besar.
  • Mendukung Perencanaan Keuangan: Karena deposito memiliki jangka waktu tertentu, ini bisa mendukung perencanaan keuangan kamu. Misalnya, jika kamu mempunyai tujuan finansial dalam jangka waktu satu tahun, kamu bisa memilih deposito berjangka satu tahun.

Jenis Deposito

Deposito tidak hanya datang dalam satu bentuk saja. Ada beberapa jenis deposito yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi kamu, di antaranya:

  • Deposito Berjangka: Ini adalah jenis deposito yang paling umum. Deposito berjangka memiliki periode waktu tertentu, biasanya mulai dari satu bulan, tiga bulan, enam bulan, hingga beberapa tahun. Kamu tidak dapat menarik dana sebelum jatuh tempo, dan bunga deposito berjangka dibayarkan pada akhir periode. Suku bunga biasanya ditentukan di awal dan tidak berubah selama periode deposito.
  • Deposito On Call: Berbeda dengan deposito berjangka, deposito on call memberikan fleksibilitas bagi nasabah untuk menarik dana sebelum jatuh tempo. Namun, sebagai imbalannya, bunga yang diterima biasanya lebih rendah dibandingkan dengan deposito berjangka. Deposito ini cocok bagi kamu yang ingin likuiditas tinggi namun masih mendapatkan bunga yang lebih baik dibandingkan tabungan.
  • Deposito Syariah: Bagi kamu yang ingin berinvestasi sesuai dengan prinsip syariah Islam, ada deposito syariah. Deposito ini menggunakan akad mudharabah, di mana kamu sebagai nasabah (shahibul maal) menyerahkan dana kepada bank (mudharib) untuk dikelola. Keuntungan yang didapat dari pengelolaan dana tersebut kemudian dibagi sesuai dengan nisbah atau rasio yang telah disepakati.

Cara Kerja Deposito

Deposito bekerja dengan cara yang cukup sederhana, namun juga menarik. Berikut adalah langkah-langkah dan mekanisme kerja deposito:

  • Penyetoran Dana: Langkah pertama adalah penyetoran dana. Kamu menyimpan sejumlah uang dalam jangka waktu tertentu di bank. Jumlah minimal penyetoran biasanya ditentukan oleh bank, dan berbeda-beda untuk setiap bank.
  • Penentuan Suku Bunga: Suku bunga deposito ditentukan di awal dan biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan bunga tabungan. Suku bunga ini nantinya yang akan menjadi pendapatan kamu dari deposito.
  • Periode Lock-in: Setelah dana disetor, dana tersebut masuk ke dalam periode lock-in, yaitu periode di mana dana tidak dapat ditarik. Jika kamu menarik dana sebelum jatuh tempo, biasanya akan dikenakan penalti atau denda.
  • Pemanfaatan Dana oleh Bank: Dana yang kamu depositokan tersebut kemudian digunakan oleh bank untuk berbagai kegiatan, seperti pemberian kredit kepada nasabah lainnya. Dari sini, bank mendapatkan keuntungan yang nantinya sebagian akan diberikan kepada kamu berupa bunga deposito.
  • Penarikan Dana: Saat periode deposito berakhir atau jatuh tempo, kamu bisa menarik dana pokok plus bunga yang telah disepakati. Kamu juga bisa memilih untuk memperpanjang periode deposito jika ingin.

Dengan memahami bagaimana deposito bekerja, kamu bisa memanfaatkannya sebagai bagian dari strategi investasi kamu. Meski mungkin tidak memberikan keuntungan sebesar jenis investasi lainnya seperti saham atau properti, deposito tetap menjadi pilihan yang aman dan menguntungkan bagi banyak orang.

Perbedaan Deposito dengan Tabungan

Deposito dan tabungan adalah dua produk perbankan yang berbeda. Meskipun keduanya melibatkan penyetoran uang, deposito memiliki jangka waktu tertentu dan tidak dapat ditarik sebelum jatuh tempo, sementara tabungan dapat diakses dan ditarik kapan saja.

Bunga deposito biasanya lebih tinggi dibandingkan tabungan, karena bank memanfaatkan dana deposito dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, deposito dijamin oleh LPS hingga jumlah tertentu, memberikan lapisan proteksi tambahan bagi investor.

Demikian ulasan tentang deposito, investasi yang aman dan menguntungkan. Dengan memahami kelebihan dan kekurangannya, kamu bisa membuat keputusan yang lebih tepat dalam mengatur portofolio investasi.

Deposito
by Rendy Andriyanto

0 comments


Artikel lainnya